17 Book(s) Related to caroline schmidt writer

Tuan Walker, Bos Pelindungku

Tuan Walker, Bos Pelindungku

1k Dilihat · Sedang Berlangsung · Caroline moraes
Emily Harsa, mahasiswi Administrasi Bisnis yang keras kepala dan nggak mau kalah sama keadaan, merasa hidupnya akhirnya kasih celah ketika sahabatnya, Ema, berhasil nyelipin namanya buat magang di salah satu perusahaan paling berpengaruh dan disegani di Jakarta.

Emily datang di hari pertama dengan kemeja putih yang disetrika rapi, map berisi berkas, dan jantung yang berdebar campur antara gugup dan nekat. Kantor itu dingin, wangi kopi dan pendingin ruangan, lantainya mengilap, orang-orang berjalan cepat seolah semua punya arah yang lebih penting daripada dirinya.

Ema menyambutnya di lobi, wajahnya sumringah, rambutnya diikat asal.

“Lo beneran datang,” bisik Ema, nyenggol lengannya.

“Ya iyalah. Gue udah mau lulus, Ma. Ini kesempatan gue,” jawab Emily, berusaha terdengar santai padahal telapak tangannya basah.

Ema menuntunnya melewati pintu kaca menuju lantai atas, memperkenalkan dia pada beberapa orang HR, memberi tahu aturan-aturan dasar yang terdengar seperti mantra wajib: jangan telat, jangan banyak tanya di rapat, catat semua, dan satu hal yang diulang dua kali.

“Yang paling penting,” Ema menatapnya serius, “jangan bikin masalah sama Pak Noah.”

Emily mengernyit. “Siapa Pak Noah?”

Ema menarik napas, seolah menyebut nama itu saja bisa memanggil badai.

“Noah Wicaksana. CEO-nya. Umurnya tiga puluh empat. Dingin. Galak. Paling nggak suka orang lemot. Kalau dia udah ngomong, semua orang diam.”

Emily menelan ludah. “Oke.”

Namun semua peringatan itu ternyata nggak cukup mempersiapkan dirinya.

Pertama kali Emily melihat Noah Wicaksana bukan saat dikenalkan resmi, bukan di ruang rapat, tapi di koridor yang panjang, di antara pintu-pintu kaca buram dan suara langkah sepatu yang tajam. Ia berjalan sendirian, setelan jasnya jatuh pas di badan, wajahnya tegas, mata gelapnya seperti bisa menilai orang dalam sekali pandang.

Orang-orang yang dilewatinya otomatis menepi, menunduk, atau buru-buru menutup percakapan.

Noah berhenti tepat di depan Emily—seolah ia sengaja memilihnya dari keramaian. Tatapannya turun ke ID card magang yang masih menggantung kaku di leher Emily.

“Anak baru?” suaranya datar, rendah, tanpa basa-basi.

Emily berusaha tersenyum. “Iya, Pak. Saya Emily. Baru mulai hari ini.”

Noah mengangguk tipis, nyaris bukan anggukan.

“Jangan bikin saya buang waktu,” ucapnya, lalu berjalan lagi.

Kalimat itu menempel di kepala Emily lebih lama daripada yang seharusnya. Bukan cuma karena dinginnya, tapi karena cara Noah menatapnya—seperti ada sesuatu yang dia catat, sesuatu yang Emily sendiri belum paham.

Hari-hari pertama berjalan cepat. Emily mengerjakan tugas-tugas yang diberi Ema dan tim administrasi: merapikan data, menyusun laporan, menyiapkan bahan rapat, hal-hal yang terasa remeh tapi menuntut ketelitian. Ia belajar membaca ritme kantor itu: jam delapan orang sudah menyalakan laptop, jam sepuluh rapat-rapat kecil dimulai, jam makan siang cepat, dan sore menjelang malam masih banyak lampu yang menyala.

Sampai suatu siang, telepon meja Ema berdering. Ema mengangkat, mendengarkan, lalu matanya membesar sebelum menutup sambungan.

“Kenapa?” tanya Emily.

Ema menelan ludah. “Pak Noah minta lo.”

Emily tertawa kecil, refleks menolak kenyataan. “Bercanda, ya?”

Ema menggeleng. “Serius. Dia bilang, ‘Suruh anak magang yang baru itu ke ruangan saya. Sekarang.’”

Sekarang.

Emily berdiri, merapikan bajunya lagi, dan melangkah menuju lantai eksekutif dengan langkah yang terasa lebih berat dari biasanya. Lorongnya lebih sunyi, karpetnya lebih tebal, dan pintu ruang CEO berdiri seperti batas yang seharusnya tidak dilewati sembarangan.

Sekretarisnya mempersilakan masuk.

Di dalam, Noah duduk di balik meja besar, layar laptop menyala, beberapa berkas terbuka. Ia bahkan tidak langsung menatap Emily.

“Duduk,” katanya singkat.

Emily duduk di kursi depan meja, punggungnya tegak, berusaha tidak terlihat terlalu kecil.

Noah akhirnya mengangkat kepala. “Saya baca ringkasan laporan yang kamu susun tadi pagi.”

Emily menahan napas. “Ada yang salah, Pak?”

“Salah tidak,” jawab Noah. “Tapi bisa lebih rapi. Dan kamu cepat.”

Itu bukan pujian, tapi terasa seperti pintu yang sedikit terbuka.

“Saya butuh kamu bantu saya untuk beberapa hal. Mulai hari ini, beberapa tugasmu akan langsung dari saya.”

Emily tertegun. “Saya… anak magang, Pak.”

“Justru,” kata Noah, suaranya tetap datar. “Saya butuh orang yang nggak banyak drama dan bisa kerja. Kamu bisa?”

Emily mengangguk, meski tenggorokannya kering. “Saya bisa, Pak.”

Noah menyandarkan badan, menatapnya lebih lama.

“Bagus. Jangan bikin saya menyesal.”

Sejak hari itu, nama Emily mulai lebih sering disebut dalam pesan singkat sekretaris, dalam instruksi tiba-tiba, dalam permintaan rapat dadakan. Ia dipanggil ke ruangan CEO untuk merapikan materi presentasi, mengecek angka, menyiapkan catatan ringkas yang harus selesai sebelum malam.

Semakin sering mereka bertemu, semakin jelas bahwa dingin Noah bukan sekadar gaya. Ia tegas sampai ke detail yang melelahkan, suaranya nyaris tidak pernah naik, tapi setiap kata punya bobot yang membuat orang ingin patuh. Ia jarang tersenyum, jarang menyebut “tolong”, namun tidak pernah berbicara tanpa tujuan.

Emily mencoba melihatnya sebagai atasan—hanya atasan.

Tapi ada sesuatu yang sulit diabaikan: tatapan Noah yang sering tertahan sedikit lebih lama, keheningan di antara perintah dan jawaban, ruang kosong yang seolah dipenuhi sesuatu yang tidak bisa disebut.

Di luar kantor, Emily sering pulang larut. Ema menunggunya di pantry, menatapnya dengan campuran iri dan khawatir.

“Dia ngapain sih sama lo?” tanya Ema suatu malam.

Emily menyandarkan kepala ke lemari, lelah. “Kerja. Ya kerja.”

“Kerja kok tiap hari dipanggil terus. Hati-hati, Mil.”

Emily ingin menertawakan itu. Tapi justru karena ia tahu Ema tidak suka mengada-ada, kata-kata itu menancap.

Ada hari ketika Noah menegurnya karena salah memasukkan satu angka kecil. Emily merasa wajahnya panas, malu bercampur kesal. Namun setelah semua orang keluar dari ruangan rapat, Noah memanggilnya lagi.

“Kamu takut sama saya?” tanya Noah tiba-tiba.

Emily menatapnya, bingung. “Saya… menghormati Bapak.”

Noah menghela napas pelan, seolah jawaban itu tidak memuaskannya. “Kalau kamu mau bertahan di sini, jangan cuma mengandalkan takut. Pahami apa yang kamu kerjakan.”

Emily mengangguk, tapi mata Noah seperti menyimpan sesuatu—kelelahan yang disembunyikan, tekanan yang tidak pernah diceritakan, kesepian yang dibungkus disiplin.

Untuk pertama kalinya, Emily melihat celah di balik dinding itu. Dan celah itu membuatnya semakin sulit menjaga jarak.

Hari-hari bergulir, dan ketegangan yang awalnya cuma seperti listrik kecil berubah menjadi sesuatu yang mengganggu: muncul di cara Emily memperhatikan langkah Noah dari kejauhan, di cara ia menahan napas ketika Noah berdiri terlalu dekat untuk menunjukkan satu poin di layar, di cara Noah mengucapkan namanya tanpa nada, tapi tetap terdengar seperti panggilan.

Hubungan mereka masih profesional di permukaan. Tidak ada sentuhan, tidak ada kalimat manis. Tapi ada rahasia yang tumbuh di sela-sela kalimat singkat, dalam tatapan yang tidak selesai, dalam keinginan yang sama-sama ditahan sampai menjadi beban.

Dan ketika suatu malam Noah memintanya tinggal lebih lama—hanya mereka berdua di ruangan besar yang sunyi, lampu kota berkelap-kelip di balik jendela—Emily sadar ada batas yang semakin tipis.

Noah berdiri di dekat jendela, dasinya sudah dilepas, lengan kemejanya digulung. Wajahnya tampak lebih manusiawi tanpa formalitas itu, tapi justru lebih berbahaya.

“Kamu capek?” tanya Noah tanpa menoleh.

“Sedikit, Pak,” jawab Emily jujur.

Noah tertawa kecil, pendek, suara yang jarang keluar dari dirinya. “Kamu selalu sopan. Bahkan saat kamu ingin kabur.”

Emily terdiam. Kata-kata itu terlalu tepat.

Noah menoleh, kali ini menatapnya langsung. “Emily… kamu harus paham. Di kantor ini ada aturan. Ada batas.”

Emily merasa dadanya sesak. “Saya tahu.”

“Tapi kadang,” lanjut Noah, suaranya lebih rendah, lebih pelan, “orang tetap melewati batas itu.”

Keheningan turun seperti kain tebal. Emily bisa mendengar detak jam dinding, suara napasnya sendiri, dan sesuatu yang terasa terlalu jujur di mata Noah.

Perasaan yang selama ini disembunyikan—ditutup dengan tugas, dengan disiplin, dengan kalimat-kalimat singkat—mulai muncul ke permukaan. Dan ketika itu terjadi, tak ada lagi tempat aman untuk berpura-pura.

Di titik itu, mereka dihadapkan pada pilihan yang sama-sama tajam: patuh pada aturan yang menjaga semuanya tetap rapi, atau mengambil risiko untuk sesuatu yang bisa mengubah hidup mereka selamanya.
Putri Raja Alpha

Putri Raja Alpha

1.3k Dilihat · Sedang Berlangsung · Caroline Above Story
Dia adalah raja alfa, pujaanku, pelindungku. Dan dia 20 tahun lebih tua dariku.
**
"Berapa umurmu?"
"D-Dua puluh," aku menggigit bibir bawahku, tergagap dalam kebohongan. "Aku sudah dewasa."
Aku gemetar tapi memalingkan kepala, membiarkan dia menggesekkan hidungnya di leherku dan menghirup aroma tubuhku. Aku tidak tahu apa yang dia cium dariku. Apakah dia bisa mencium kebohonganku?
Aku tetap diam. Dia bergerak sedikit, seolah-olah mundur, dan aku langsung melingkarkan tanganku di lehernya, menahannya.
"Tolong, Raja Alfa," kataku. Suaraku bergetar meskipun aku mencoba terdengar menggoda. "Aku... yakin bisa memuaskanmu."
"Tahu nggak apa yang terjadi kalau kamu bohong sama Raja Alfa, gadis kecil?"
Dia tahu. Aku seharusnya tahu bahwa dia akan tahu aku bukan dua puluh tahun.
"Kamu kelihatan begitu sengaja, tapi aku nggak tertarik dengan tawaranmu. Gimana kalau kita main game?"
"G-Gimana?"
Dia menyipitkan mata dan memberiku senyum lambat yang kejam.
"Kalau kamu menang, aku akan memberimu perlindungan."
Mataku melebar dengan secercah harapan.
"Tapi kalau kamu kalah...."
Hamil dan Ditolak oleh Alpha Pasanganku

Hamil dan Ditolak oleh Alpha Pasanganku

1k Dilihat · Sedang Berlangsung · Caroline Above Story
Aku adalah serigala Volana, target dari Kejahatan. Darahku bisa memberikan kehidupan abadi.
Ayahku mengurungku sejak aku berusia 10 tahun. Dia membunuh serigalaku dan mencoba memperkosaku.

Tidak ada serigala. Tidak ada pasangan. Tidak ada harapan.
Sampai Bastien menawariku untuk menjadi pasangan kontraknya.

Ketika kontrak 3 tahun berakhir, aku hamil.
Namun, dia akan menolakku.


"Aku akan menjadi seorang ibu!" Aku menghela napas dengan ketidakpercayaan yang penuh kebahagiaan.

Aku tidak sabar untuk memberitahu Bastien.

Aku sudah tersenyum seperti orang bodoh sejak meninggalkan kantor dokter dan berlatih menyampaikan kabar ini saat mengemudi.

Kupu-kupu berterbangan cepat di perutku saat aku menaiki tangga, tubuhku bergetar dengan antisipasi.

Namun senyum bahagia itu hilang dari wajahku begitu aku masuk.

Bastien sudah ada di sana, menungguku. Dia duduk sendirian di ruang tamu yang gelap, segelas cairan berwarna amber di genggaman tangannya yang besar dan kerutan serius mendominasi wajah tampannya.

Akhirnya dia berbicara, "Besok aku akan meminta ayahku untuk memulai upacara penolakan kita."
Alpha Dom dan Pengganti Manusianya

Alpha Dom dan Pengganti Manusianya

971 Dilihat · Sedang Berlangsung · Caroline Above Story
Setelah bertahun-tahun berjuang melawan ketidaksuburan dan dikhianati oleh kekasihnya, Ella akhirnya memutuskan untuk memiliki bayi sendiri. Namun, semuanya menjadi kacau ketika dia diinseminasi dengan sperma miliarder yang menakutkan, Dominic Sinclair. Tiba-tiba hidupnya terbalik ketika kekeliruan itu terungkap -- terutama karena Sinclair bukan hanya miliarder biasa, dia juga seorang werewolf yang sedang berkampanye untuk menjadi Raja Alpha! Dia tidak akan membiarkan sembarang orang memiliki anaknya, bisakah Ella meyakinkannya untuk membiarkannya tetap dalam kehidupan anaknya? Dan kenapa dia selalu menatapnya seperti dia adalah makanan berikutnya?! Dia tidak mungkin tertarik pada manusia, kan?
Pengganti Tak Sengaja untuk Alpha

Pengganti Tak Sengaja untuk Alpha

2.1k Dilihat · Sedang Berlangsung · Caroline Above Story
Setelah bertahun-tahun berjuang melawan ketidaksuburan dan dikhianati oleh kekasihnya, Ella akhirnya memutuskan untuk memiliki bayi sendiri. Namun, semuanya menjadi kacau ketika dia diinseminasi dengan sperma miliarder yang menakutkan, Dominic Sinclair. Tiba-tiba hidupnya terbalik ketika kesalahan itu terungkap -- terutama karena Sinclair bukan hanya miliarder biasa, dia juga seorang werewolf yang sedang berkampanye untuk menjadi Raja Alpha! Dia tidak akan membiarkan sembarang orang memiliki anaknya, bisakah Ella meyakinkannya untuk membiarkannya tetap dalam kehidupan anaknya? Dan kenapa dia selalu menatap Ella seperti dia adalah makanan berikutnya?! Dia tidak mungkin tertarik pada manusia, kan?
Menolak Pasangan Alfa Saya

Menolak Pasangan Alfa Saya

788 Dilihat · Sedang Berlangsung · Caroline Above Story
"Siapa kamu?" Aku terbangun dengan kaget, merasa bingung dan sakit di seluruh tubuh.
Sebuah tubuh pria yang berat terbaring di sampingku—kami berdua telanjang kecuali selimut yang menutupi tubuh kami.

Rasa malu membuat kulitku memerah terang. Aku mencari ingatan tentang malam sebelumnya, mencoba mengingat bagaimana aku bisa sampai di sini sambil berusaha membungkus tubuhku dengan selimut. Aku berhenti ketika menyadari aku akan meninggalkan pasangan tidurku benar-benar telanjang.

Kulitku terasa terlalu panas dan terlalu ketat saat aku mencoba mencari cara untuk keluar dari situasi ini.
Aku tidak terbiasa berada di sekitar pria telanjang meskipun aku adalah seorang werewolf. Kami peduli tentang kesopanan tidak peduli apa yang dipikirkan manusia!

Aku ingat diriku berkata berulang kali, "Aku pasanganmu!"

Aku perlahan-lahan turun dari tempat tidur untuk mencari pakaian. Aku berusaha sepelan mungkin agar tidak membangunkan orang asing itu.

Aku tidak mengambil selimut untuk menjaga kesopanannya, malah mengorbankan kesopananku sendiri: aku lebih baik ketahuan telanjang daripada harus menghadapi pria telanjang yang jelas-jelas telah aku goda dengan segala kehalusan seekor anjing betina yang sedang birahi!

Aromanya ada di seluruh tubuhku, di seluruh ruangan sebenarnya. Kaya dan maskulin, setiap kali aku bernapas aku merasa seolah-olah dikelilingi oleh hutan dengan sentuhan kayu dan rempah hangat yang tidak bisa aku namai. Aku ingin merangkak kembali ke tempat tidur di sampingnya dan tidak pernah pergi.

Serigalaku, Rayne, menggerutu di kepalaku, "Kita tidak boleh pergi! Dia adalah pasangan kita!"
Mantan Luna-nya Adalah Dokter Terkenal

Mantan Luna-nya Adalah Dokter Terkenal

922 Dilihat · Sedang Berlangsung · Caroline Above Story
Aria hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa, seorang yatim piatu yang kemudian menjadi Luna.
Pada hari peringatan pernikahannya dengan suaminya, sang raja alpha,
Raja alpha melelang kalung favoritnya dengan harga tinggi...
Dia sangat bersemangat menunggu kedatangannya, tetapi hanya untuk melihatnya memasangkan kalung itu pada wanita lain.
Ternyata ini bukan hanya hari peringatan mereka, tetapi juga hari cinta pertamanya bercerai...


3 tahun setelah perceraian,
Beberapa orang mengatakan mantan istri rumah tangganya adalah dokter paling terkenal di dunia, tetapi dia menolak untuk mempercayainya.
"Tuhan. Akhirnya, ya?"
Mantan istri Luna-nya akhirnya menjawab telepon.
"Apakah kamu mencari Ibu?"
seorang gadis kecil di ujung sana berkata.
Kutukan Sang Alpha: Musuh di Dalam

Kutukan Sang Alpha: Musuh di Dalam

280 Dilihat · Sedang Berlangsung · Best Writes
Peringatan! Konten Dewasa!

Cuplikan

"Kamu milikku, Sheila. Hanya aku yang mampu membuatmu merasa seperti ini. Rintihanmu dan tubuhmu milikku. Jiwamu dan tubuhmu semuanya milikku!"


Alpha Killian Reid, Alpha yang paling ditakuti di seluruh Utara, kaya, berkuasa, dan sangat ditakuti di dunia supernatural, adalah iri dari semua kawanan lainnya. Dia dianggap memiliki segalanya... kekuasaan, ketenaran, kekayaan, dan berkah dari dewi bulan, sedikit yang diketahui oleh para pesaingnya bahwa dia berada di bawah kutukan, yang telah disimpan sebagai rahasia selama bertahun-tahun, dan hanya yang memiliki anugerah dari dewi bulan yang bisa mengangkat kutukan itu.

Sheila, putri dari Alpha Lucius yang merupakan musuh bebuyutan Killian, tumbuh dengan begitu banyak kebencian, penghinaan, dan perlakuan buruk dari ayahnya. Dia adalah pasangan takdir dari Alpha Killian.

Dia menolak untuk menolaknya, namun dia membencinya dan memperlakukannya dengan buruk, karena dia jatuh cinta dengan wanita lain, Thea. Tapi salah satu dari dua wanita ini adalah obat untuk kutukannya, sementara yang lain adalah musuh dalam selimut. Bagaimana dia akan mengetahuinya? Mari kita temukan dalam kisah yang mendebarkan ini, penuh dengan ketegangan, romansa panas, dan pengkhianatan.
Hubungan Darah

Hubungan Darah

637 Dilihat · Sedang Berlangsung · Sylvia Writes
Aku merasakan denyutan mendesak di antara kedua kakiku, dan aku mengangkat pinggulku mengundang saat kelembapan mulai muncul di sana. Aku menggigit bibirku membayangkan Aleksandr menyelipkan lidahnya yang panjang dan dingin ke dalam vaginaku yang panas dan basah, menjelajahi lipatan merah muda yang ketat saat dia memuaskanku. Putingku mengeras di bawah kain sutra gaun malam saat panas mengalir melalui tubuhku, dorongan kebutuhan primitif. Tapi saat aku mengerang menyebut namanya dalam momen nafsuku, aku merasakan tangan dingin dan kuat mencengkeram leherku, menekanku ke tempat tidur.

Mata birunya yang dingin berkilauan dengan kejam di bawah cahaya api yang hampir padam dari perapian saat dia menampakkan taringnya beberapa inci dari wajahku, bibirnya terbuka dalam senyuman lebar.

“Sudah waktunya untuk hukumanmu, pelacur kecil,” dia menggeram.


Ketika Arianna Eaves yang berusia delapan belas tahun bertemu dengan saudara laki-laki tiri barunya yang berusia tiga puluh lima tahun, dia langsung tertarik padanya meskipun usianya hampir dua kali lipat. Sedikit yang dia tahu, Aleksandr bukanlah pria biasa - dan perbedaan usia mereka jauh lebih buruk daripada yang pernah dia bayangkan.

Di siang hari, Aleksandr Vasiliev adalah playboy miliarder yang terkenal arogan dan sangat tampan. Di malam hari, dia adalah vampir berusia tujuh ratus tahun, seorang ahli dalam kenikmatan dan rasa sakit. Begitu dia melihat anak tiri seksi saudaranya, dia menginginkannya lebih dari apa pun di dunia, dan dia akan melakukan apa saja untuk memilikinya.

Masuklah ke dunia yang dikuasai oleh makhluk-makhluk malam, di mana hasrat terlarang yang kotor dan fantasi erotis dilepaskan dalam kisah panas yang membara tentang nafsu dan kerinduan yang akan membuatmu terengah-engah dan menginginkan lebih.

Peringatan: Buku ini mengandung konten erotis, bahasa kotor, dan sangat, sangat nakal. Ini adalah roman erotis dan mengandung BDSM berat. Ceritanya dimulai dengan lambat lalu menjadi sangat panas dan kotor saat segalanya memanas ;) Nikmati!
Obsesi Terlarang

Obsesi Terlarang

580 Dilihat · Sedang Berlangsung · Rita Writes
“Katakan kamu mau aku.” bisikku di dekat telinganya.

“Enggak.” Suaranya nyaris tak terdengar.

“Enggak, ya? Kalau gitu bilang, Camilla… kenapa kamu becek banget gara-gara gue?”


Camilla Torres sama sekali nggak pengin merayakan ulang tahunnya yang ke-21 dengan dugem.

Dia nggak pengin teman-temannya mendandaninya dengan baju yang kelewat terbuka.

Dia nggak pengin diculik dan diseret masuk ke dunia mafia.

Dan yang paling parah, dia nggak pengin menarik perhatian Álvaro Castillo, bos mafia Italia.

Tapi hidup nggak pernah nurut sama keinginan orang. Kadang, yang dikasih justru kebalikannya.
Bulan Purnama yang Kejam

Bulan Purnama yang Kejam

985 Dilihat · Sedang Berlangsung · Evelyn Winter
【Penyerang Manipulatif VS Korban yang Malang, Penyerang Kuat Korban Lemah, Saudara Kandung, Lebih Tua】
Karena sebuah kasus pembunuhan dan berbagai kepentingan di baliknya, dia telah dikejar selama 14 tahun. Di depan ibu tirinya, dia menyiksa adik kandungnya yang berusia 14 tahun, lalu membawanya ke Pulau Cahaya Bulan, memulai pelatihan paksa...
Ayah Sahabat Terbaikku

Ayah Sahabat Terbaikku

984 Dilihat · Sedang Berlangsung · P.L Waites
Elona, yang berusia delapan belas tahun, sedang berada di ambang babak baru dalam hidupnya—tahun terakhirnya di SMA. Dia memiliki impian untuk menjadi model. Namun, di balik penampilan percaya dirinya, ada rahasia yang ia simpan—perasaan suka pada seseorang yang tak terduga—Pak Crane, ayah dari sahabatnya.

Tiga tahun lalu, setelah kehilangan istrinya secara tragis, Pak Crane, seorang pria yang sangat tampan, kini menjadi seorang miliarder pekerja keras, simbol kesuksesan dan rasa sakit yang tak terucapkan. Dunianya bersinggungan dengan Elona melalui sahabatnya, jalan yang mereka tinggali, dan persahabatannya dengan ayah Elona.

Suatu hari yang menentukan, sebuah kesalahan kecil mengubah segalanya. Elona secara tidak sengaja mengirimkan serangkaian foto yang agak terbuka kepada Pak Crane, yang seharusnya dikirimkan kepada sahabatnya. Saat dia duduk di meja rapat, Pak Crane menerima gambar-gambar tak terduga tersebut. Pandangannya tertahan di layar, dia harus membuat pilihan.

Apakah dia akan menghadapi pesan yang tidak disengaja itu, mempertaruhkan persahabatan yang rapuh dan mungkin membangkitkan emosi yang tak terduga?

Ataukah dia akan bergulat dengan keinginannya sendiri dalam diam, mencari cara untuk menavigasi wilayah yang belum terpetakan ini tanpa mengganggu kehidupan di sekitarnya?
Penebusan Lia

Penebusan Lia

1.1k Dilihat · Sedang Berlangsung · Veronica White
Amelia yatim piatu sejak kecil—seorang pengubah wujud serigala yang nasibnya jatuh ke tangan seorang alfa yang keras, dingin, dan tak kenal belas kasih. Ia dipaksa tumbuh di bawah aturan besi, menelan pahitnya kekerasan dan penghinaan yang tak pantas diterima siapa pun. Saat usianya dewasa, Amelia tetap terkurung di dalam kawanan itu, hidupnya digantungkan pada mood sang alfa, seolah ia tak lebih dari milik yang bisa diinjak kapan saja.

Sampai suatu malam, segalanya berubah.

Seorang alfa dari kawanan perbatasan datang berkunjung—dan begitu tatapan mereka bertemu, sesuatu di dalam diri Amelia seperti tersentak. Ikatan itu mengunci dengan keras, tanpa ampun, seperti takdir yang menepuk bahu mereka berdua dan berkata: inilah. Panasnya datang seketika ketika bond itu terpasang, naluri serigala di bawah kulitnya meraung, menuntut, mengenali. Pria itu adalah pasangan takdirnya.

Untuk pertama kalinya, Amelia berani berharap. Berani membayangkan hidup yang wajar, aman, jauh dari tangan yang selalu menyakitinya.

Alfa itu—Landon Ironclaw dari Kawanan Noble Claw—membawanya pergi. Merenggut Amelia dari cengkeraman alfa lamanya dan menyeretnya menuju masa depan yang katanya akan menjadi miliknya: kawanan baru, tempat di mana ia akan menjadi luna. Tempat yang seharusnya berarti perlindungan, rumah, dan martabat.

Tapi tidak ada yang sesederhana itu.

Karena di dunia para pengubah wujud, takdir kadang bukan jawaban doa—melainkan pintu menuju kegelapan lain yang belum sempat kau bayangkan. Amelia harus bertanya pada dirinya sendiri: apakah Landon Ironclaw benar-benar penyelamatnya, atau justru satu lagi tikungan tak masuk akal yang harus ia tanggung? Yang harus ia lalui. Yang harus ia taklukkan, demi menemukan penebusan yang selama ini terasa mustahil.

Masuklah ke dalam romansa kelam pasangan takdir di antara para serigala. Akan ada rahasia yang disembunyikan rapat, drama yang menggigit, dan luka yang menganga—karena tidak semua hal terlihat seperti yang tampak di permukaan. Di kisah ini, takdir bisa mengkhianati, dan cinta bisa menjadi medan perang.

Tropes:

Pasangan takdir dengan pengkhianatan
Tokoh utama perempuan yang terluka tapi tetap ceplas-ceplos
Romansa pengubah wujud serigala
Pasangan yang ditolak
Alfa brengsek
Kesempatan kedua untuk pasangan
Dari musuh jadi kekasih
Antagonis
Masa heat dan heat darurat
Pemasangan ikatan
Penandaan/pengklaiman/knotting
Adegan dewasa 18+
Cuma satu ranjang
“Siapa yang ngelakuin ini ke kamu?”
“Sentuh dia, mati lo.”
Slow burn
Perang dan kekerasan
Depresi dan trauma
Tinggal Bersama Alpha

Tinggal Bersama Alpha

1.3k Dilihat · Sedang Berlangsung · Domunique White
"Apa yang mau kamu lakukan?" tanyaku gugup. Sial, aku basah karena dia begitu dekat denganku.

Dia menyeringai dan berkata, "menjilatmu dari atas sampai bawah."

Sebelum aku bisa merespons, dia mengangkatku, menempatkanku di atas meja, menyelip di antara kakiku, dan mulai mencium serta menjilatku.

Lidahnya mencapai leherku dan aku menggigil. Aku semakin basah dari sebelumnya.

Tubuhku semakin panas, akal sehatku hilang, dan aku menggerakkan bagian bawah tubuhku lebih dekat ke arahnya.

Memberi isyarat padanya bahwa aku ingin jarinya di dalam diriku. Dan dia melakukan hal itu, dia menyelipkan satu jari ke dalam diriku. Saat aku tenggelam dalam kenikmatan, dia menyelipkan jari lainnya ke dalam diriku.

"AHHHH...LEBIH KERAS," tenggelam dalam kenikmatan, aku hampir memohon lebih.


Setelah bercerai, Cleo berjanji pada dirinya sendiri bahwa dia selesai dengan pria. Dan karena sejarahnya, dia bertekad untuk menjauh dari shifter juga. Dia tidak ingin hubungan atau persahabatan dengan pria atau shifter.

Namun, sahabatnya Jazz kebetulan berpasangan dengan seorang shifter. Seorang shifter yang merupakan Beta dari kawanan yang paling ditakuti di Amerika. Entah kenapa, Cleo tertarik pada saudara dari pasangan sahabatnya. Seperti takdir, terjadi kebakaran. Membuat Jazz dan Cleo harus tinggal bersama Alpha dan Beta.

Valenzano menginginkan pasangannya selama bertahun-tahun. Suatu hari dia bertemu dengan pasangannya yang adalah manusia. Seorang manusia yang memiliki masa lalu buruk dengan shifter. Agar tidak menakut-nakuti dia, West dan sahabatnya Jazz merahasiakan bahwa Cleo adalah pasangan Valenzano.

Apakah Cleo akan bersedia menjadi pasangan Valenzano?
Baca cerita panas ini untuk menemukan jawabannya.

Pembaca diharapkan berhati-hati karena buku ini mengandung konten seksual yang kuat, bahasa kasar, dan kekerasan.
Di Antara Empat Alpha

Di Antara Empat Alpha

1.9k Dilihat · Sedang Berlangsung · K. K. Winter
"Aku ingin bermain sebuah permainan. Dengan tangan dan kaki terikat - kamu tidak bisa terburu-buru, memaksa, atau menghentikan apapun.

Sekarang. Tutup matamu." Perintah sang Alpha. Seth menggigil mendengar kata-katanya.

Untuk beberapa saat, ruangan menjadi hening.
Yang bisa Seth dengar hanyalah napasnya yang cepat.
Dia masih merasa bersemangat tapi juga takut.

"Luciano, tolong," dia merintih,

"Ya, sayang?"

"Berhenti, aku ingin merasakanmu. Godaan ini membunuhku."

"Itu bukan caranya."
Pria itu meletakkan tangannya di pantatnya dan menempatkannya di atas lututnya.

"Kamu minta satu kali lagi. Pantatmu akan dipukul sampai merah."

🌶🐺🌶🐺🌶🐺🌶🐺

Seth punya satu aturan - tidak ada Alpha: Alpha yang posesif, dominan, dan teritorial bisa mematahkan dan membengkokkan diri mereka sendiri, tapi mereka tidak pernah bisa berakhir di tempat tidurnya, atau menyeretnya ke tempat tidur mereka.

Sampai hari permainan seremonial Alpha tiba: yang harus dia lakukan hanyalah melayani tamu dan lari sejauh mungkin setiap kali dia mendapat kesempatan.

Seth tidak menyangka bertemu dengan seorang Alpha sehari sebelum meninggalkan kota baru, juga tidak menyangka menghadapi yang lain yang mencoba menunjukkan minatnya - bukan hanya satu, dua, atau tiga, tapi empat Alpha laki-laki.

Tidak ada satupun dari mereka yang mau menyerah atau mundur. Para pria itu ingin mengklaimnya, dan tidak ada yang akan berhenti sampai wanita itu menjadi miliknya atau milik mereka.

Peringatan: Ini adalah buku harem terbalik yang mengandung BANYAK konten dewasa dan tema sensitif. (Kinks/ BDSM/ bahasa kasar dll.) Sangat disarankan hanya untuk pembaca dewasa. !!! 18+ !!!
Seri Alpha yang Tak Diinginkan (Koleksi Lengkap)

Seri Alpha yang Tak Diinginkan (Koleksi Lengkap)

1.1k Dilihat · Sedang Berlangsung · K. K. Winter
"Lakukan! Perkosa aku!" Dia berteriak sekuat tenaga, menantang sisi buas dalam dirinya.

Dia tertawa, tulus, keras.
"Kamu nggak tahu apa yang kamu lakukan padaku, kan, sayang?" dia bertanya sambil meraih sabuknya.

"Gerakan menggigit bibir kecilmu itu, yang kamu lakukan setiap kali melihatku - itu membuatku gila.

Getaran yang menjalar di tubuhmu saat aku memukulmu - membuatku sangat terangsang, aku harus menahan diri agar tidak menekan tubuhmu ke dinding dan menyetubuhimu di lorong.

Dan sekarang, aroma tubuhmu, itu benar-benar mengundangku. Aku bisa mencium gairahmu dari jauh, aromanya membuat mulutku berair dan sisi buasku menjadi gila.

Dan tubuhmu - ya ampun Dewi Bulan - tubuhmu itu sungguh ilahi. Tanpa ragu, aku bisa memujanya dan menikmatinya hari demi hari, dan tidak akan pernah bosan."

***Evangeline adalah seorang gadis manusia sederhana, lahir dan dibesarkan di kota yang didominasi oleh shifter. Suatu hari dia ditangkap oleh sekelompok shifter dan hampir diperkosa, tetapi dia diselamatkan oleh seorang pria bertopeng.

Keraguan tentang identitas pria asing itu dan ketakutan terhadap shifter tetap ada di benaknya sampai malam permainan kawin manusia ketika dia ditangkap oleh penyelamatnya. Pria yang tidak pernah melepas topengnya, seorang shifter yang kuat - Eros.

***HARAP DICATAT: Ini adalah koleksi seri lengkap untuk The Unwanted Alpha Series oleh K. K. Winter. Ini termasuk dan . Buku-buku terpisah dari seri ini tersedia di halaman penulis.
Milik Sang Binatang

Milik Sang Binatang

1k Dilihat · Sedang Berlangsung · K. K. Winter
Masa depannya sudah ditentukan; dalam tiga bulan, dia akan menjadi Alpha perempuan pertama dalam garis keturunannya.

Hidup terasa seperti mimpi sampai suatu hari, semuanya berubah menjadi mimpi buruk. Hari itu, Aife mengetahui bahwa makhluk buas yang sering diceritakan oleh para tetua untuk menakuti anak-anak bukanlah sekadar imajinasi belaka.

Dia muncul dari bayang-bayang untuk membuktikan bahwa dia nyata: kawanan mereka diserang, para pejuang jatuh di kakinya, dan dia dipaksa membuat pilihan yang akan menghancurkan kenyataannya. “Dia. Berikan dia padaku dan aku akan membiarkan yang lainnya hidup. Berikan dia dengan sukarela atau aku akan mengambilnya setelah aku selesai membantai sisa anggota kawananmu.”

Untuk menyelamatkan mereka, Aife setuju untuk pergi dengan pria yang membantai kawanannya. Sedikit yang dia tahu bahwa hidupnya akan berada di bawah belas kasihannya sejak saat dia melemparkan Aife ke atas bahunya. Dalam hitungan jam, Aife kehilangan gelar sebagai calon Alpha dan menjadi milik makhluk buas itu.
1