Semua bab of Cinta Terburu-buru Sang CEO
- 1. Bab [1] Isi Utama
- 2. Bab [2] Ancaman yang Terang-terangan
- 3. Bab [3] Kak Fajar Aku Suka Kamu
- 4. Bab [4] Penghinaan Anna Fajar
- 5. Bab [5] Kunjungan Adat Usai Menikah
- 6. Bab [6] Musuh dalam Cinta Bertemu, Semakin Membara
- 7. Bab [7] Dia Anak Haram!
- 8. Bab [8] Tuan Muda Ketiga Fajar Tolong Jaga Harga Diri
- 9. Bab [9] Tidak Membuat Masalah Tidak Akan Mati
- 10. Bab [10] Suamiku, Aku Diculik!
- 11. Bab [11] Kelembutannya
- 12. Bab [12] Kusuma Fajar Kembali
- 13. Bab [13] Orang Terkenal yang Ternama
- 14. Bab [14] Anak-anak
- 15. Bab [15] Dia Sudah Bertunangan
- 16. Bab [16] Kembalinya Sari Hartono
- 17. Bab [17] Dia adalah Wanita Saya
- 18. Bab [18] Permaisuri dan Permainan Tahta
- 19. Bab [19] Tong Cuka Nyonya Fajar
- 20. Bab [20] Pria dan Wanita dalam Pacaran
- 21. Bab [21] Berniat Buruk
- 22. Bab [22] Dewa Tampan, Di Mana Moralmu!
- 23. Bab [23] Saya Sangat Bangga, Tidak Terbiasa Menoleh Kebelakang
- 24. Bab [24] Aduh, Terjebak!
- 25. Bab [25] Dia Tidak Memiliki Ingatan Sebelum Usia Enam Tahun
- 26. Bab [26] Bunga Kecil Tumbuh Dewasa
- 27. Bab [27] Dia dan Pacar Pertama
- 28. Bab [28] Lucas Fajar, Apakah Kamu Tidak Menginginkanku Lagi?
- 29. Bab [29] Mabuk dan Salah Pengakuan
- 30. Bab [30] Jangan Sentuh Aku, Kotor!
- 31. Bab [31] Harga Pengkhianatan terhadapku
- 32. Bab [32] Pilih Dia atau Aku, Dua Pilihan
- 33. Bab [33] Aku dan Kusuma Fajar Tidak Bersalah
- 34. Bab [34] Nyonya Muda Melarikan Diri dari Rumah
- 35. Bab [35] Pulang Bersamaku
- 36. Bab [36] Sengaja Menjaga Jarak
- 37. Bab [37] Pertarungan Ciuman
- 38. Bab [38] Sayang, Kita Tidak Bercerai!
- 39. Bab [39] Serangan Gelombang Musuh Cinta
- 40. Bab [40] Saingan Cinta Terlalu Sombong
- 41. Bab [41] Krisna Richard
- 42. Bab [42] Enam Bulan yang Paling Menakutkan
- 43. Bab [43] Tidak Bisa Melupakan Lucas Fajar Bunuh Saja Dia
- 44. Bab [44] Lima Juta untuk Membeli Nyawa Sisi Yunita
- 45. Bab [45] Berhenti, Ada Bom di Depan!
- 46. Bab [46] Hidup atau Mati Tidak Diketahui
- 47. Bab [47] Rahasia yang Tidak Bisa Diungkapkan
- 48. Bab [48] Meracuni, Awal Konspirasi
- 49. Bab [49] Mimpi Buruk yang Menakutkan
- 50. Bab [50] Aku Percaya Padamu
- 51. Bab [51] Aku Tahu Siapa Kamu!
- 52. Bab [52] Namamu adalah Safira Wicaksono
- 53. Bab [53] Kabut Tebal dalam Dendam
- 54. Bab [54] Kekacauan di Konferensi Pers
- 55. Bab [55] Mendekati
- 56. Bab [56] Sisi Yunita, Aku Tidak Akan Melepaskanmu!
- 57. Bab [57] Dia Gila
- 58. Bab [58] Rasa Ingin Tahu Membunuh Kucing
- 59. Bab [59] Rahasia (1)
- 60. Bab [60] Rahasia (2)
- 61. Bab [61] Semoga Kamu dan Sisi Yunita Bahagia
- 62. Bab [62] Pasangan Grup Fajar Bertengkar
- 63. Bab [63] Hubungan Antara Usia dan Kesenjangan Generasi
- 64. Bab [64] Pamer Kemesraan, Cepat Mati
- 65. Bab [65] Apakah Dia Suka Andi?
- 66. Bab [66] Strategi Mendekati Pria dengan Penuh Percaya Diri
- 67. Bab [67] Tingkat Tertinggi dari Ketebalan Wajah
- 68. Bab [68] Kamu Mungkin Hamil!
- 69. Bab [69] Benar-Benar Hamil
- 70. Bab [70] Kebohongan Suami
- 71. Bab [71] Apakah Kamu dan Lucas Fajar Akan Bercerai?
- 72. Bab [72] Alibinya
- 73. Bab [73] Dia Kalah, Kalah oleh Cinta
- 74. Bab [74] Ingin Bercerai Membuat Lucas Fajar Kembali
- 75. Bab [75] Dalam Matanya, Aku Hanya Alat
- 76. Bab [76] Anna Fajar Salah Paham
- 77. Bab [77] Kasih Sayang
- 78. Bab [78] Konsekuensi Melawannya
- 79. Bab [79] Sisi Yunita dan Anak-anak Tidak Bisa Tinggal!
- 80. Bab [80] Senyumanmu Membuatku Mual
- 81. Bab [81] Saya dan Lucas Fajar Akan Bercerai
- 82. Bab [82] Kematian Paman Ketiga
- 83. Bab [83] Berlutut Memohon kepada Kusuma Fajar
- 84. Bab [84] Apa yang Kau Inginkan, Nyawamu!
- 85. Bab [85] Dia dan Sari Hartono Harus Memilih Satu
- 86. Bab [86] Lolos dari Kematian
- 87. Bab [87] Sisi Yunita Bermasalah
- 88. Bab [88] Katakan, Anak Itu Milik Siapa!
- 89. Bab [89] Jika Dia Mati, Aku Akan Menghancurkan Keluarga Fajar!
- 90. Bab [90] Kusuma Fajar Mati?
- 91. Bab [91] Pernyataan Cintanya yang Mendalam
- 92. Bab [92] Mimpimu adalah Menjadi Nyonya Richard
- 93. Bab [93] Lucas Fajar VS Krisna Richard
- 94. Bab [94] Ingin Bercerai, Mimpi!
- 95. Bab [95] Berpisah dengan Baik-baik
- 96. Bab [96] Bagaimana Caranya Agar Kamu Mau Bercerai?
- 97. Bab [97] Mengancamnya dengan Kematian
- 98. Bab [98] Lucas Fajar, Mari Kita Berdamai!
- 99. Bab [99] Sisi Yunita Dikenakan Surat Perintah Penangkapan
- 100. Bab [100] Anaknya Hilang
- 101. Bab [101] Kelakuannya yang Aneh Membuat Sari Hartono Senang
- 102. Bab [102] Diracuni!
- 103. Bab [103] Pemandangan di Depan Mata Membuatnya Sakit Hati
- 104. Bab [104] Kamu Tidak Berguna Lagi, Cerai
- 105. Bab [105] Kontrak Selesai, Langsung Berikan Surat Cerai
- 106. Bab [106] Kencan Sebelum Perceraian
- 107. Bab [107] Sepupu Diana Lestari
- 108. Bab [108] Kekejaman Diana Lestari
- 109. Bab [109] Akibat Serius Setelah Presiden Marah
- 110. Bab [110] Pria Gila yang Paling Menakutkan
- 111. Bab [111] Pak Fajar Cemburu
- 112. Bab [112] Apakah Kamu Sedang Menyampaikan Wasiat?
- 113. Bab [113] Manis Terakhir
- 114. Bab [114] Perseteruan Saudara
- 115. Bab [115] Anak Lahir di Dekat
- 116. Bab [116] Anak Tidak Bisa Diselamatkan
- 117. Bab [117] Sisi Yunita, Aku Menunggumu Kembali
- 118. Bab [118] Saya Ingin Bercerai dengan Sisi Yunita
- 119. Bab [119] Aku Pernah Mencintai Lucas Fajar
- 120. Bab [120] Kembalinya Sisi Yunita
- 121. Bab [121] Apakah Lucas Fajar Ayahku?
- 122. Bab [122] Pak Fajar, Halo
- 123. Bab [123] Hanya Bisa Menjadi Hubungan Atasan-Bawahan
- 124. Bab [124] Mari Kita Menjadi Ayah dan Anak yang Bahagia!
- 125. Bab [125] Mengapa Kamu Bercerai dengan Lucas Fajar
- 126. Bab [126] Berharap Ibu Mengalami Petualangan Romantis Selama Perjalanan Bisnis
- 127. Bab [127] Profesional Menjebak Selama Seratus Tahun
- 128. Bab [128] Sisi Yunita Kamu Tidak Tahu Malu
- 129. Bab [129] Kerendahan Hati Sari Hartono
- 130. Bab [130] Musuh Tiba-tiba Menyerang
- 131. Bab [131] Bima Wibowo
- 132. Bab [132] Sisi Yunita Dicurigai
- 133. Bab [133] Pak Fajar Membimbing Adegan Ciuman Secara Langsung?
- 134. Bab [134] Apakah Yunita dan Lucas Fajar Bertengkar?
- 135. Bab [135] Diberi Obat!
- 136. Bab [136] 100 Juta Rupiah, Membeli Malammu!
- 137. Bab [137] Mami, Siapa yang Menanam Stroberi Kecilmu Ini?
- 138. Bab [138] Pertemuan Ayah dan Anak
- 139. Bab [139] Apakah Pak Fajar Ingin Menyalahgunakan Kekuasaan Terhadap Saya?
- 140. Bab [140] Aturan Tidak Tertulis, Mengapa Tidak?