7 Book(s) Related to warrior cats forest

Bapak Forbes

Bapak Forbes

1.1k Dilihat · Sedang Berlangsung · Mary D. Sant
"Menunduklah. Aku ingin melihat pantatmu saat aku menyetubuhimu."

Ya ampun! Kata-katanya membuatku terangsang sekaligus kesal. Dia masih sama seperti dulu, brengsek yang arogan dan bossy, selalu ingin segalanya sesuai keinginannya.

"Kenapa aku harus melakukan itu?" tanyaku, merasakan kakiku mulai lemas.

"Maaf kalau aku membuatmu berpikir kamu punya pilihan," katanya sebelum menarik rambutku dan mendorong tubuhku, memaksaku menunduk dan meletakkan tanganku di atas meja kerjanya.

Astaga. Itu membuatku tersenyum, dan membuatku semakin basah. Bryce Forbes jauh lebih kasar daripada yang kubayangkan.



Anneliese Starling bisa menggunakan setiap sinonim untuk kata kekejaman dalam kamus untuk menggambarkan bos brengseknya, dan itu masih belum cukup. Bryce Forbes adalah lambang kekejaman, tapi sayangnya juga lambang hasrat yang tak tertahankan.

Sementara ketegangan antara Anne dan Bryce mencapai tingkat yang tak terkendali, Anneliese harus berjuang untuk menahan godaan dan harus membuat pilihan sulit, antara mengikuti ambisi profesionalnya atau menyerah pada hasrat terdalamnya, karena batas antara kantor dan kamar hampir sepenuhnya hilang.

Bryce tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan untuk mengeluarkannya dari pikirannya. Untuk waktu yang lama, Anneliese Starling hanyalah gadis yang bekerja dengan ayahnya, dan kesayangan keluarganya. Tapi sayangnya bagi Bryce, dia telah menjadi wanita yang tak tergantikan dan provokatif yang bisa membuatnya gila. Bryce tidak tahu berapa lama lagi dia bisa menahan diri untuk tidak menyentuhnya.

Terlibat dalam permainan berbahaya, di mana bisnis dan kenikmatan terlarang saling terkait, Anne dan Bryce menghadapi garis tipis antara profesional dan pribadi, di mana setiap tatapan yang dipertukarkan, setiap provokasi, adalah undangan untuk menjelajahi wilayah berbahaya dan tak dikenal.
Raja Alfa untuk Putri yang Tak Diinginkan

Raja Alfa untuk Putri yang Tak Diinginkan

454 Dilihat · Sedang Berlangsung · Cass
Pintu di belakangku terbuka. Adrian, Alpha di sini, tersenyum—tatapannya tertuju pada laki-laki yang kini berdiri di hadapan kami berdua—tapi senyum itu runtuh seketika begitu matanya jatuh padaku. Kaget dan jijik memenuhi sorotnya.

“Yang Mulia Raja Alpha Rhys.” Adrian berusaha menutupi rasa muaknya. “Saya mohon maaf. Pelayan bodoh ini tidak menyadari kalau kita akan bertemu di sini.”

Aku mengangguk pelan, serendah mungkin. Jadi ini Raja Alpha. Tak ada hal baik yang bakal terjadi karena aku tersandung masuk ke tempat seperti ini.

Adrian mencengkeram bahuku kasar dan mulai menarikku pergi. “Dia akan pergi sekarang.”

“Dia bisa bicara untuk dirinya sendiri.” Aura Raja Alpha membuat kami berdua membeku. “Siapa namamu, Nak?”


Selama hidupnya, Grace tumbuh di dalam kawanan yang tak pernah menganggapnya berharga—dan memanfaatkannya dengan segala cara yang bisa mereka pikirkan. Ayahnya, Alpha pada masa itu, membiarkan semuanya terjadi, sampai pada akhirnya malah mengurungnya.

Ketika ayahnya mati, bukannya membaik, keadaan justru makin buruk. Saudari tirinya dan suami saudari tirinya mengubah hidupnya jadi neraka yang tak putus-putus. Grace tak pernah melihat jalan keluar; ia tak punya serigala, dan ia memilih jadi bisu—karena diam selalu terasa lebih aman daripada membuka mulut. Tapi ia tidak selemah yang ia kira.

Saat Raja Alpha Rhys datang berkunjung dengan harapan menemukan calon pendamping, hidup Grace berubah total. Semua yang ia pahami selama ini ternyata tidak seperti kelihatannya, dan kini ia mulai mengurai kusut yang ditinggalkan untuknya. Dengan bantuan sang Raja Alpha, ia perlahan menemukan dirinya sendiri, sepotong demi sepotong.

Tapi apakah ia cuma bidak dalam permainan sang Raja? Sudah ada orang lain sebelum dirinya. Benarkah dia yang selama ini ditunggu Rhys? Mampukah ia bertahan dari kekacauan yang membelitnya—atau ia akan hancur sebelum sempat menemukan jawaban yang menantinya?

Ia sudah terlanjur masuk terlalu dalam. Dan kalau ia jatuh, mungkin ia akan ikut menyeret Raja Alpha bersamanya...
Obat untuk Sang Miliarder

Obat untuk Sang Miliarder

240 Dilihat · Sedang Berlangsung · Leah Flores
“Lo tau nggak? Muka lo kalau lagi main catur tuh kayak orang mau ngebunuh,” gue ketawa kecil, sambil ngejepit rajanya. “Skakmat.”

Di detik itu juga, gue nangkep kilat kaget di matanya—lalu sesuatu yang gelap, pekat, yang gue sendiri nggak bisa nebak artinya.

Dia berdiri mendadak. Badannya yang tinggi bikin napas gue serasa ketahan, bayangannya jatuh menutup gue. “Nggak ada yang menang di permainan gue, Nona Valencia. Nggak ada.”


Oliver Kang, dua puluh delapan tahun, pengusaha muda tajir yang namanya disebut-sebut orang seolah uang punya bau sendiri. Di balik sikapnya yang dingin dan rapi kayak baja, dia nyimpen rahasia yang nggak bisa dia beli atau suap: kondisi langka yang bikin sentuhan manusia jadi siksaan. Kulit orang lain, bahkan cuma kena sekilas, bisa memantik nyeri yang merambat cepat, bikin tubuhnya menolak. Akhirnya dia hidup sendirian di tengah kemewahan, dikelilingi orang tapi nggak pernah benar-benar disentuh siapa pun.

Dunia yang dia susun dengan perhitungan milimeter itu retak pada satu malam—malam ketika dia memergoki Dallas Valencia sedang nyelonong di rumah besarnya, berusaha ngambil sesuatu yang bukan miliknya.

Kesepakatannya sederhana, tanpa ruang tawar: kerja jadi ART di rumahnya atau berurusan sama polisi.

Tapi semuanya berubah waktu Oliver nemuin sesuatu yang mustahil. Sentuhan Dallas—yang seharusnya bikin dia meringis, menarik diri, kesakitan—nggak memicu reaksi apa pun. Nggak ada nyeri. Nggak ada panas. Nggak ada tubuhnya yang menjerit minta lepas. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, dinding yang dia bangun rapi mulai rapuh.

Dallas Valencia nggak pernah berencana jadi ART pribadi miliarder paling dingin di kota. Rekeningnya kosong, dompetnya tipis, dan harga dirinya keras kepala. Dia nerima ultimatum itu dengan gigi terkatup, berniat bertahan dari arogansinya sampai dia bisa kabur dan balik ngatur hidupnya sendiri. Yang nggak pernah dia bayangin: dia justru jadi satu-satunya orang yang bisa nyentuh Oliver tanpa bikin pria itu tersiksa—jadi semacam penawar untuk penyakit yang udah ngurung Oliver seumur hidup.

“Apa yang lo lakuin ke gue?” suatu malam dia menjebak gue di antara tubuhnya dan dinding, suaranya rendah, serak, bikin bulu kuduk gue berdiri. “Kenapa cuma lo?”
Cerita Saya dan Bibi Kecil

Cerita Saya dan Bibi Kecil

349 Dilihat · Sedang Berlangsung · Elias Frost
Saya punya seorang bibi kecil, dia enam tahun lebih tua dari saya, dia adalah adik tiri ayah saya.
Dia sangat cantik.
Suatu kali, karena kejadian tak terduga, saya tinggal di rumah bibi kecil.
Tanpa sengaja, saya menemukan rahasianya...
Istri Kontrak: Pernikahan Penuh Dendam

Istri Kontrak: Pernikahan Penuh Dendam

702 Dilihat · Sedang Berlangsung · Cherie Frost
“Kamu suruh aku berhenti, aku berhenti,” bisiknya di dekat telingaku. “Tapi kalau kamu nggak...”

Dia nggak meneruskan. Dia juga nggak perlu.

Aku nggak menyuruhnya berhenti.

Sebaliknya, jemariku mencengkeram kemejanya, meremas kain itu seolah itu satu-satunya pegangan yang bikin aku tetap waras. Ada sesuatu di dalam dirinya yang akhirnya putus—sesuatu yang sudah terlalu lama dia tahan. Bibirnya menemukan bibirku dalam ciuman yang sama sekali bukan lembut, melainkan lapar, putus asa.

Aku terengah ke dalam ciumannya, tangannya meluncur naik, menangkup rahangku, menahanku seperti dia takut aku bakal lenyap begitu saja.

“Kamu bikin gue gila,” hembusnya di bibirku, lalu bibirnya turun menyusuri leherku. “Gue nggak bisa kehilangan lo, Alya. Bukan lo.”

Kepalaku terdongak, bunyi pelan lolos dari bibirku saat jemarinya menghafal lekuk pinggangku. Amarahku lumer di bawah keputusasaannya.

“Rangga...” bisikku, lebih seperti permohonan daripada penolakan.

Tangannya menangkap tanganku, jemari kami bertaut rapat. “Gue bakal balikin dia. Gue sumpah. Cuma... jangan menjauh dari gue. Tolong.”

Kata tolong itu—pelan, serak, nyaris remuk—menghancurkanku lebih dari apa pun.


Alya nggak pernah membayangkan dia akan menikahi laki-laki yang diam-diam sudah dia cintai bertahun-tahun, dengan cara seperti ini.

Saat kakaknya, Bima, terancam hukuman dua puluh lima tahun penjara karena penggelapan dana dalam jumlah besar, Rangga Wijaya—konglomerat bisnis yang terkenal kejam—menawarkan sebuah kesepakatan: menikah dengannya sebagai ganti kebebasan sang kakak.

Ini bukan lamaran dongeng, melainkan balas dendam yang disusun rapi. Karena di hati Rangga, Alya adalah biang keladi yang telah membunuh adiknya, Citra. Dia ingin Alya membayar harganya—menebusnya dengan seumur hidup penderitaan.
Pelatih Kecantikan

Pelatih Kecantikan

703 Dilihat · Sedang Berlangsung · Julian Frost
Setelah lulus dari universitas, Chu Fei tinggal di Wuhan, Jiangcheng, selama lebih dari setengah tahun. Akhirnya, dia memutuskan untuk pergi ke Shenzhen.

Keputusan ini bukan karena alasan yang rumit atau berbelit-belit, tapi simpel saja, karena dia miskin dan tak punya banyak pilihan!

Sama-sama baru lulus setengah tahun, Chu Fei sekarang hanya mendapatkan gaji kurang dari dua juta rupiah per bulan, hidupnya pas-pasan. Tapi pacarnya, Li Ran, bisa mendapatkan lebih dari empat juta per bulan. Dan baru-baru ini, dia menerima bonus akhir tahun sebesar lima belas juta! Kalau dihitung-hitung, penghasilannya hampir mencapai tujuh belas atau delapan belas juta per bulan, sepuluh kali lipat dari gaji Chu Fei!

Itulah bedanya.
Kebangkitan Abadi di Kota

Kebangkitan Abadi di Kota

917 Dilihat · Sedang Berlangsung · Aria Frost
Zhang Haoran, seorang ahli spiritual, gagal menghadapi petir kekacauan dan terlahir kembali ke masa SMA.

Menguasai ilmu pengobatan, menguasai ilmu sihir, dan kemampuan melihat tembus pandang untuk merayu gadis, bermain-main di kota tanpa hambatan.
1