3 Book(s) Related to wang sweat

Wangi Lembut dan Batu Giok

Wangi Lembut dan Batu Giok

972 Dilihat · Sedang Berlangsung · Evelyn Harper
Ketika Lin Weiwei baru saja menikah dan masuk ke dalam rumah, Wang Kaishan sudah mulai tertarik padanya.
Malam itu, ketika dia bangun untuk pergi ke kamar mandi, dia tidak sengaja melihat Lin Weiwei di ranjang dengan penampilan yang memukau.
Dia berusaha mati-matian untuk mengendalikan diri, tetapi tidak disangka Lin Weiwei justru dengan sengaja menggoda di depannya.
Tabib Ilmu Bela Diri

Tabib Ilmu Bela Diri

470 Dilihat · Sedang Berlangsung · Xander Wang
Seorang ahli bela diri dan pengobatan, di era modern ini, menghidupkan kembali kebudayaan dan seni tradisional. Awalnya dia ingin hidup tenang dan sederhana, tapi masalah terus berdatangan. Ada wanita cantik yang tertarik padanya, ada orang jahat yang mengganggunya, dan ada orang baik yang tertindas. Apa yang harus dia lakukan?

Merangkul wanita cantik, menghajar orang jahat, menyelamatkan orang baik, hidup dengan penuh kebahagiaan, sepertinya lebih menarik daripada sekadar hidup bermakna!
Cinta yang Bersemi Lagi: Kesempatan Kedua

Cinta yang Bersemi Lagi: Kesempatan Kedua

751 Dilihat · Sedang Berlangsung · Sweet
Selama tiga tahun, aku tak lebih dari sekadar istri pajangan yang tak dianggap. Sementara suamiku, Bima sang konglomerat, menghujani perempuan simpanannya dengan kemewahan bernilai puluhan miliar rupiah, aku hanya bisa menyaksikan keluargaku didorong ke jurang kehancuran.

Dengan hati hancur, kutinggalkan surat cerai yang telah kutandatangani dan melarikan diri. Namun, mimpi buruk yang sesungguhnya baru menghantamku di sebuah rumah sakit di luar negeri: dokter menyatakan putri yang baru saja kulahirkan meninggal dunia. Saat itu juga, duniaku runtuh dan gelap gulita.

Enam tahun kemudian, aku kembali. Bukan lagi sebagai ibu rumah tangga yang lemah dan menyedihkan, melainkan sebagai seorang pakar medis jenius bertaraf internasional, didampingi oleh dua putra kembarku yang luar biasa cerdas.

Lalu, kenyataan yang memuakkan itu pun terungkap. Putriku ternyata tidak mati. Dia diculik, dikurung di balik tembok tinggi Mansion keluarga Wibowo, dan disiksa oleh simpanan Bima hingga menderita autisme. Kini, perempuan gila itu bermaksud menyingkirkanku selamanya, sementara Bima tiba-tiba saja mati-matian berusaha menjeratku agar tetap berada di sisinya, mengemis sebuah kesempatan kedua.

Tapi kali ini, aku tidak akan lari. Atas tahun-tahun yang terampas, siksaan yang diderita putriku, dan kehancuran keluargaku—aku akan memastikan kalian membayar semuanya. Berkali-kali lipat.
1