9 Book(s) Related to vivian ku

Takluk pada CEO-ku

Takluk pada CEO-ku

1.4k Dilihat · Sedang Berlangsung · Esliee I. Wisdon 🌶
[...] "Dengar baik-baik kata-kataku... Kalau kamu mau pantat cantikmu ini ditandai oleh jariku, kamu harus hormat dan hanya bilang 'ya, Pak'."
Tangannya yang lain akhirnya kembali ke pantatku, tapi tidak seperti yang kuinginkan.
"Aku tidak akan mengulanginya... kamu mengerti?" Pak Pollock bertanya, tapi dia mencengkeram leherku, dan aku tidak bisa menjawabnya.
Dia mencuri napasku, dan yang bisa kulakukan hanyalah mengangguk tak berdaya, mendengarkan desahannya.
"Apa yang baru saja kukatakan?" Dia mencengkeram lebih erat, membuatku terengah-engah. "Hah?"
"Y- Ya, Pak." Suaraku keluar tercekik sementara aku menggesekkan diriku ke tonjolan di celananya, membuat rantai penjepit meregang dan mencubit klitorku lebih keras.
"Gadis baik." [...]

Di siang hari, Victoria adalah seorang manajer sukses yang dikenal sebagai Wanita Besi. Di malam hari, dia adalah seorang submisif yang terkenal di dunia BDSM karena tidak suka tunduk.

Dengan pensiunnya bosnya, Victoria yakin dia akan dipromosikan. Namun, ketika keponakannya ditunjuk sebagai CEO baru, mimpinya hancur, dan dia terpaksa bekerja langsung di bawah perintah pria sombong yang tak tertahankan ini...

Victoria tidak menyangka bahwa bos barunya juga memiliki identitas lain... Seorang Dom yang dikenal karena mengajarkan cara menjadi submisif yang sempurna, dan tidak masalah menunjukkan sisi kinky-nya — tidak seperti dia, yang menyimpan rahasia ini rapat-rapat...

Setidaknya, itulah yang dia lakukan selama ini... sampai Abraham Pollock datang ke dalam hidupnya dan membalikkan kedua dunianya.

KHUSUS PEMBACA +18 • BDSM
Mencintai Sugar Daddy-ku

Mencintai Sugar Daddy-ku

1.1k Dilihat · Sedang Berlangsung · Oguike Queeneth
Aku berumur dua puluh tahun, dia empat puluh, tapi aku tergila-gila pada pria yang dua kali usiaku.

"Kamu basah sekali untukku, Sayang." Jeffrey berbisik.
"Biarkan Daddy membuatmu merasa lebih baik," aku merengek, melengkungkan punggungku ke dinding sambil mencoba mendorong pinggulku ke jari-jarinya.
Dia mulai memainkan jarinya lebih cepat dan pikiranku kacau.
"Sebut namaku." Dia bergumam.
"J... Jeffrey," kataku, dia tiba-tiba mendorong pinggulnya ke arahku, menarik kepalanya ke belakang untuk menatapku.
"Itu bukan namaku." Dia menggeram, matanya penuh nafsu dan napasnya berat di pipiku.
"Daddy." Aku mengerang.
Terikat Pada Paman Tiri Mafia-ku

Terikat Pada Paman Tiri Mafia-ku

908 Dilihat · Sedang Berlangsung · Ruth Poe
Alya sejak dulu selalu jadi anak yang seolah tak terlihat—nggak diinginkan, nggak dicintai, dan terus-menerus tenggelam di bawah bayang-bayang kakaknya yang serba sempurna. Tapi begitu dia bertemu mereka, semuanya berubah.

Matteo, Enzo, dan Dante Moretti kaya, berpengaruh, dan berbahaya dalam cara yang bikin susah nolak. Tatapan mereka menempel padanya seakan-akan dia milik mereka. Sentuhan mereka jatuh begitu saja, seperti mereka sama sekali nggak bisa menahan diri. Dan saat mereka memutuskan mereka menginginkannya, kata tidak bukan jawaban.

Alya tahu itu salah. Secara teknis, mereka om tiri. Orang-orang juga suka berbisik—katanya mereka penjahat. Dan cara mereka “main” terlalu keras, terlalu liar. Tapi ketika Alya ada di pelukan mereka, ketika bisikan-bisikan kotor itu merayap di telinganya dan mereka memaksanya memohon untuk ditambah lagi… dunia di luar jadi nggak ada artinya.

Tapi mencintai mereka selalu ada harganya. Rahasia dari masa lalu Alya siap menyeretnya jatuh, dan musuh-musuh keluarga Moretti sudah menunggu celah untuk menjadikannya senjata. Alya terjepit di antara bahaya dan hasrat, tapi ada satu hal yang dia tahu pasti—dia memang nggak pernah ditakdirkan selamat dari mereka.

Dia ditakdirkan jadi milik mereka.
Oops, Sugar Baby-ku Seorang Miliarder

Oops, Sugar Baby-ku Seorang Miliarder

404 Dilihat · Sedang Berlangsung · Sophia
Pada hari pernikahannya, suaminya kabur dengan wanita lain.
Malam itu, dia membawa pulang seorang pemuda tampan!
Siapa yang butuh pria di zaman sekarang?
Tiga tahun kemudian, pemuda itu berubah menjadi CEO yang berkuasa.
Tunggu, kamu, seorang miliarder, menghabiskan uang cewek ini setiap hari?
Jatuh Cinta pada Paman Tiri Mafia-ku

Jatuh Cinta pada Paman Tiri Mafia-ku

902 Dilihat · Sedang Berlangsung · Red Vixen
Sofia sempat mengira kematian ibunya adalah pemicu yang akan mengakhiri hidupnya. Namun justru itulah pemicu yang menyeretnya kembali ke titik awal—ke masa ketika ia benar-benar hidup.

Menjadi yatim piatu di usia sembilan belas dan tak punya pilihan selain menumpang di rumah paman tiri yang bahkan tak pernah ia kenal, hidup Sofia mendadak seperti naik turun komidi putar. Yang menunggunya bukan sosok paman tiri seperti yang ia bayangkan—dingin, tua, dan menjengkelkan—melainkan seorang pria tiga puluh enam tahun yang terlalu rupawan untuk disebut “paman” tanpa membuat lidahnya kelu.

Ia nyaris siap menyerahkan semuanya begitu saja—hatinya, tubuhnya, keperawanannya, bahkan hidupnya—asal pria itu mau melihatnya.

Sejauh apa Sofia akan melangkah untuk membuktikan dirinya? Dan apa yang akan terjadi saat ia tanpa sengaja mengorek rahasia-rahasia yang seharusnya tetap terkubur, tak pernah sekalipun menyentuh terang?
Terikat dengan Ayah Lycan Raja Mantan Ku

Terikat dengan Ayah Lycan Raja Mantan Ku

932 Dilihat · Sedang Berlangsung · Aurora Starling
"She-Alpha pertama yang bercerai karena suaminya selingkuh, hampir saja tidur dengan ayah mantan suaminya, Raja Lycan! Bisa lebih dramatis lagi?"

Dunia Grace terbalik ketika pasangan hidupnya memilih wanita lain, menghancurkan ikatan mereka dan menandainya sebagai She-Alpha pertama yang bercerai dalam sejarah manusia serigala. Sekarang, dia harus menghadapi kehidupan lajang yang penuh tantangan, hampir terjerumus ke pelukan ayah mantan suaminya yang tampan dan misterius, Raja Lycan, pada ulang tahunnya yang ke-30!

Bayangkan ini: makan siang santai bersama Raja Lycan yang tiba-tiba terganggu oleh mantan suaminya yang menghina sambil memamerkan pasangan barunya. Kata-kata sinisnya masih terngiang, "Kita tidak akan kembali bersama meskipun kamu memohon pada ayahku untuk bicara denganku."

Siap-siap untuk perjalanan yang liar saat Raja Lycan, dengan tatapan tajam dan marah, membalas, "Nak. Temui ibumu." Intrik. Drama. Gairah. Perjalanan Grace memiliki semuanya. Bisakah dia bangkit dari cobaan ini dan menemukan jalannya menuju cinta dan penerimaan dalam saga mendebarkan tentang seorang wanita yang mendefinisikan kembali takdirnya?
Dijual oleh Alfa-ku, Dibeli oleh Pasanganku

Dijual oleh Alfa-ku, Dibeli oleh Pasanganku

437 Dilihat · Sedang Berlangsung · Kika_Nava
“Kita pengin lihat toketnya si perawan!” teriak mereka.

Tangan-tangan kasar menarik bajuku, merobeknya begitu saja sampai tubuhku tinggal tertutup bra dan celana dalam. Ruangan itu meledak oleh tawa. Aku jadi bahan tontonan, dan aku nggak bisa ngapa-ngapain.

Mulutku kelu.

“Pantatnya kayaknya bagus juga…” kata seorang lelaki.

Dia mengangkat tubuhku, menegakkan punggungku di atas meja, lalu memaksa kedua tanganku ke belakang. Setelah itu dia membalikkan posisiku, menarik rokku ke atas, memperlihatkan pantatku begitu saja di depan semua orang.

Aku tersentak, napasku tercekat. Aku berusaha meronta, tapi telapak tangannya menghantam pantatku keras.

“Gimana kalau mulai dari satu setengah juta? Tambah lagi, kalian bisa cek sendiri dia masih perawan apa nggak…” ujarnya sambil menahan tubuhku, seolah aku cuma barang dagangan.

“Satu setengah juta!” seru seseorang.

Ada tangan lain yang menggesek pahaku. Kaki-kakiku dipaksa terbuka.

Tapi tiba-tiba sebuah suara mengguntur menembus keributan, membuat udara serasa membeku.

“Tujuh puluh lima juta… Lepasin tangan sialan kalian dari dia.”

Suara itu—berat, dingin, penuh kuasa—suara seorang Alfa. Seketika semua orang terdiam.

“Perawan tuli itu… terjual untuk Alfa di sana, tujuh puluh lima juta!”


Kawanan itu selalu membenci Mila karena dia nggak punya serigala.

Calon Alfa kawanan—pasangannya sendiri—langsung menolaknya, tanpa ragu, seolah Mila cuma aib yang harus disingkirkan.

Namun, tak lama setelah Mila berhasil kabur, dia diculik. Di situlah dia sadar: pasangannya telah menjualnya pada mafia perdagangan manusia.

Di tempat itu, Mila bertemu pasangan keduanya… lelaki yang membelinya. Seorang Alfa yang bertahun-tahun hidup tanpa pasangan, sampai luka itu mengubahnya jadi pria yang brutal dan tak kenal ampun.

Saat Mila mulai percaya dia mungkin masih punya kesempatan untuk bahagia, pasangan pertamanya muncul lagi—cemburu, menguasai, dan menuntut Mila menjadi istrinya.

Kini Mila terjepit di antara dua pasangan dari kawanan yang saling bermusuhan, dan entah bagaimana, dalam dirinya tersimpan kekuatan yang bisa memenangkan perang.
Sebelum Dia Menjadi Miliarder Terobsesiku

Sebelum Dia Menjadi Miliarder Terobsesiku

716 Dilihat · Sedang Berlangsung · Vivian Brooks
“Pernah nggak sih… kamu beneran cinta sama aku?” tanya Summer Hayes suatu kali pada suaminya.

Kieran Cross tak pernah menjawab.

Selama dua tahun, Summer hidup dengan keyakinan kalau pernikahan mereka cuma bentuk balas dendam. Sentuhan Kieran dingin seperti es, genggamannya selalu terasa seperti belenggu, dan diamnya… tajam, seolah bisa melukai tanpa perlu kata-kata. Cowok kaya raya yang dulu ia anggap tak terlihat saat SMA akhirnya membuatnya membayar semuanya.

Sampai malam saat Kieran mati demi menyelamatkannya.

Ketika yacht mereka miring lalu tenggelam, ombak membekukan menampar wajah Summer tanpa ampun. Lampu-lampu di atas geladak padam satu per satu, berubah jadi titik-titik redup di balik kabut asin. Di tengah kekacauan—teriakan, bunyi logam beradu, aroma bahan bakar—Kieran mendorongnya ke perahu penyelamat.

Dengan paksa.

Dengan tenaga terakhir.

Ada darah di bibirnya, merah gelap yang kontras dengan kulitnya yang pucat. Matanya tetap menahan Summer, seolah tak mau melepas walau laut menarik tubuhnya ke bawah. Dan untuk pertama kalinya sejak mereka menikah—untuk pertama kalinya selama Summer mengenal Kieran—mulut itu membentuk kalimat yang selalu ia tunggu, kalimat yang tak pernah sekalipun ia dengar.

“Aku cinta kamu.”

Summer baru benar-benar mengerti saat semuanya terlambat.

Saat perahu penyelamat menjauh, dan sosok Kieran tersapu gelombang, lenyap dalam dingin yang tak berujung.

Tiga tahun kemudian, Summer hidup seperti cangkang kosong. Duka menggumpal di dadanya, tak pernah benar-benar turun, sementara ingatan malam itu terus menghantamnya di waktu-waktu yang paling tak siap. Suara air, bau garam, rasa sesak—semuanya datang mendadak, menelan napasnya. PTSD membuatnya sulit tidur, sulit makan, sulit percaya bahwa ia masih berhak hidup.

Lalu suatu hari, saat jalanan basah dan lampu-lampu kendaraan berpendar di kaca, dunia berputar terlalu cepat.

Mobilnya menabrak.

Benturan keras. Gelap. Sunyi.

Dan saat Summer membuka mata—

Ia ada di kamar yang sudah lama hilang dari hidupnya.

Dinding dengan poster lama, meja belajar penuh buku, aroma sabun laundry yang dulu selalu dipakai ibunya. Jantungnya seperti berhenti, lalu berdetak liar.

Ia menoleh.

Di cermin, wajahnya… muda. Terlalu muda. Pipi masih penuh, mata masih menyimpan naivete yang seharusnya sudah lama mati. Tubuhnya kecil, tangan ini tangan remaja.

Enam belas.

Summer menahan napas saat mendengar suara dari luar kamar.

Suara yang selama bertahun-tahun ia rindukan sampai rasanya bisa gila.

Ibunya.

Masih hidup.

Kaki Summer lemas. Ia hampir jatuh hanya karena satu kenyataan itu. Dunia yang dulu merebut terlalu banyak darinya—kali ini mengembalikan sesuatu yang mustahil.

Namun ada satu hal lagi yang membuat tengkuknya merinding.

Kieran.

Kieran Cross yang ia kenal—suaminya, miliarder yang tak tersentuh, pria dengan jas mahal dan tatapan yang tak pernah benar-benar hangat—belum menjadi siapa-siapa.

Di usia ini, Kieran bukan penguasa yang membuat orang menunduk. Ia hanyalah anak beasiswa yang semua orang anggap tidak penting. Yang duduk di ujung kelas. Yang menunduk saat berjalan, seolah berharap tak ada yang melihatnya.

Pendiam.

Kelelahan.

Dan terlalu kurus, seolah sengaja menahan lapar demi seseorang.

Summer segera mengingat detail-detail yang dulu tak pernah ia pedulikan—karena dulu ia terlalu sibuk dengan dunianya sendiri. Kieran punya adik perempuan kecil yang tuli. Dan Kieran bekerja apa saja, mengambil shift tambahan, menahan kantuk, menahan lapar, agar adiknya tetap bisa makan… tetap bisa sekolah… tetap bisa bertahan.

Sementara semua orang? Menertawakan sepatu lusuhnya. Mengabaikan keberadaannya. Menganggapnya cuma “anak miskin” yang kebetulan numpang belajar di sekolah mereka.

Summer menelan ludah saat bayangan masa depan menghantamnya: Kieran yang kelak menjadi pria yang dingin, keras, dan penuh rahasia. Kieran yang memeluknya tanpa pernah benar-benar memberi tempat aman. Kieran yang mati untuknya—dan baru mengucapkan “aku cinta kamu” di detik terakhir hidupnya.

Kalau ini kesempatan kedua…

Kalau takdir benar-benar memberinya kesempatan—

Maka kali ini, ia tak akan membiarkan Kieran menjalani hidup sendirian.

Hari pertama ia kembali ke sekolah, semuanya terasa seperti déjà vu yang kejam. Lorong ramai, tawa, geng-geng kecil yang dulu ia kenal. Tapi pandangan Summer tak mencari siapa pun selain satu nama.

Dan ia menemukannya.

Kieran duduk di bus sekolah, berdiri di dekat pintu, memeluk tasnya dekat dada. Tatapannya menelusuri bangku-bangku yang sudah terisi—tempat yang tak pernah disisakan untuknya. Anak-anak lain berpura-pura tak melihat, ada yang sengaja memalingkan wajah, ada yang menyeringai kecil.

Tak ada satu pun yang menawarkan kursi.

Summer merasakan dada panas, bukan karena marah saja, tapi karena rasa bersalah yang menumpuk seperti utang.

Dulu, ia juga salah satu dari mereka.

Dulu, ia juga memilih diam.

Kali ini tidak.

Summer melangkah masuk, menembus kerumunan, dan duduk di bangku kosong sebelah jendela. Ia menoleh pada Kieran—pada anak laki-laki yang suatu hari akan menjadi suaminya, pada pria yang mati demi dirinya—lalu menepuk kursi di sebelahnya.

“Duduk sini,” kata Summer, suaranya tegas tapi lembut. “Masih kosong.”

Kieran seperti tak percaya. Matanya menatap Summer sejenak, bingung, ragu, seolah khawatir ini cuma lelucon. Ia menelan ludah, lalu duduk perlahan, tubuhnya kaku seperti siap kabur kapan saja.

Summer memandang lurus ke depan, tapi hatinya bergetar.

Karena ia tahu apa yang dipertaruhkan.

Di hidup ini, ia akan menyelamatkan Kieran—bukan hanya dari kelaparan, kelelahan, dan kesepian, tapi dari masa depan yang membentuknya jadi pria yang begitu hancur sampai cinta pun ia simpan sebagai senjata.

Namun semakin dekat Summer dengan Kieran, semakin besar kemungkinan ia mengorek kebenaran yang dulu tersembunyi rapi: alasan Kieran menjadi seperti itu, alasan kebenciannya terasa seperti cinta yang salah arah, dan alasan mengapa… setiap kali Kieran mencintainya, ujungnya selalu tragedi.

Dan Summer tak tahu mana yang lebih menakutkan—

Menyelamatkan Kieran…

atau mengetahui bahwa takdir selalu meminta bayaran saat mereka saling jatuh cinta.
1