2 Book(s) Related to twilight harry potter fanfic

Serigala Putih

Serigala Putih

388 Dilihat · Sedang Berlangsung · Twilight's Court
Dia terdiam. Melihat sekeliling mencari siapa pun yang ada di dekatnya. Tidak ada siapa-siapa. Aroma itu begitu manis, hanya bisa berarti satu hal. Pasangannya. Dia ada di sini.

Dia mengikuti aroma itu menyusuri lorong sampai tiba di sebuah pintu dan menyadari bahwa dia berdiri di Kamar Raja. Kemudian dia mendengarnya. Suara yang membuat perutnya mual dan dadanya sakit. Rintihan terdengar dari balik pintu.

Air mata mulai mengalir. Dia memaksa kakinya untuk bergerak. Dia tidak bisa berpikir, tidak bisa bernapas, yang bisa dia lakukan hanyalah berlari. Berlari secepat dan sejauh mungkin.

Hujan turun deras. Guntur menggelegar. Kilat menyambar di kejauhan tapi dia tidak peduli. Tidak, yang ada di pikirannya hanyalah pasangannya. Pasangan sejatinya saat ini sedang bersama wanita lain di tempat tidurnya.

Alexia dilahirkan sebagai serigala putih. Dia kuat dan cantik dan telah menantikan untuk bertemu pasangannya selama delapan belas tahun. Caspian adalah Raja Alpha. Dia menginginkan lunanya tetapi dia membuat kesalahan besar. Dia tidur dengan wanita lain hanya untuk seks. Dia akan melakukan apa saja untuk memenangkan kembali hati Lunanya.

Namun sebagai Raja, dia harus memikul tanggung jawab untuk berpatroli di perbatasan. Caspian tiba-tiba jatuh dalam bahaya dan serigala putih, Alexia, lunanya menyelamatkannya. Caspian tidak bisa melepaskan pandangannya darinya. Akankah Alexia memaafkan Caspian dan menjadi Ratu Lunanya?
Gigolo Miliarder dan Aku

Gigolo Miliarder dan Aku

200 Dilihat · Sedang Berlangsung · precious peter
“Empat ratus ribu. Cukup buat jasa lo?”

Alya melempar kartu ke arah pria itu, mengiranya cuma pemandu di klub malam. Padahal yang berdiri di depannya adalah Lucas Wijaya—miliarder paling berpengaruh di Ibu Kota.

Dikhianati tunangannya dan disingkirkan oleh adiknya sendiri, Alya cuma ingin satu malam tanpa sadar, satu malam untuk lupa. Ia mengira pria itu hanya pengalih perhatian yang dibayar. Namun Lucas punya rencana lain.

Saat Alya berusaha menghilang, Lucas sudah lebih dulu menutup jalan. Ia menjepit Alya ke dinding, jarak mereka nyaris tak ada. Tatapan mata gelapnya membakar, panas, seolah menandai kepemilikan.

“Kamu sudah beli tubuh gue, Alya.” Suaranya rendah, dingin, tapi menggigit. “Tapi harga buat pergi? Itu bakal lo bayar seumur hidup.”
1