2 Book(s) Related to twilight book read online

Serigala Putih

Serigala Putih

388 Dilihat · Sedang Berlangsung · Twilight's Court
Dia terdiam. Melihat sekeliling mencari siapa pun yang ada di dekatnya. Tidak ada siapa-siapa. Aroma itu begitu manis, hanya bisa berarti satu hal. Pasangannya. Dia ada di sini.

Dia mengikuti aroma itu menyusuri lorong sampai tiba di sebuah pintu dan menyadari bahwa dia berdiri di Kamar Raja. Kemudian dia mendengarnya. Suara yang membuat perutnya mual dan dadanya sakit. Rintihan terdengar dari balik pintu.

Air mata mulai mengalir. Dia memaksa kakinya untuk bergerak. Dia tidak bisa berpikir, tidak bisa bernapas, yang bisa dia lakukan hanyalah berlari. Berlari secepat dan sejauh mungkin.

Hujan turun deras. Guntur menggelegar. Kilat menyambar di kejauhan tapi dia tidak peduli. Tidak, yang ada di pikirannya hanyalah pasangannya. Pasangan sejatinya saat ini sedang bersama wanita lain di tempat tidurnya.

Alexia dilahirkan sebagai serigala putih. Dia kuat dan cantik dan telah menantikan untuk bertemu pasangannya selama delapan belas tahun. Caspian adalah Raja Alpha. Dia menginginkan lunanya tetapi dia membuat kesalahan besar. Dia tidur dengan wanita lain hanya untuk seks. Dia akan melakukan apa saja untuk memenangkan kembali hati Lunanya.

Namun sebagai Raja, dia harus memikul tanggung jawab untuk berpatroli di perbatasan. Caspian tiba-tiba jatuh dalam bahaya dan serigala putih, Alexia, lunanya menyelamatkannya. Caspian tidak bisa melepaskan pandangannya darinya. Akankah Alexia memaafkan Caspian dan menjadi Ratu Lunanya?
Jatuh Cinta pada Paman Tiri Mafia-ku

Jatuh Cinta pada Paman Tiri Mafia-ku

902 Dilihat · Sedang Berlangsung · Red Vixen
Sofia sempat mengira kematian ibunya adalah pemicu yang akan mengakhiri hidupnya. Namun justru itulah pemicu yang menyeretnya kembali ke titik awal—ke masa ketika ia benar-benar hidup.

Menjadi yatim piatu di usia sembilan belas dan tak punya pilihan selain menumpang di rumah paman tiri yang bahkan tak pernah ia kenal, hidup Sofia mendadak seperti naik turun komidi putar. Yang menunggunya bukan sosok paman tiri seperti yang ia bayangkan—dingin, tua, dan menjengkelkan—melainkan seorang pria tiga puluh enam tahun yang terlalu rupawan untuk disebut “paman” tanpa membuat lidahnya kelu.

Ia nyaris siap menyerahkan semuanya begitu saja—hatinya, tubuhnya, keperawanannya, bahkan hidupnya—asal pria itu mau melihatnya.

Sejauh apa Sofia akan melangkah untuk membuktikan dirinya? Dan apa yang akan terjadi saat ia tanpa sengaja mengorek rahasia-rahasia yang seharusnya tetap terkubur, tak pernah sekalipun menyentuh terang?
1