5 Book(s) Related to thump daddy band

My Super Daddy

My Super Daddy

266 Dilihat · Sedang Berlangsung · Raden Mas
Seorang raja dunia bawah yang memiliki hidup sangat sepi, Aldi seorang mafia besar yang menguasai dunia bawah yang sangat bertanggung jawab akan segalanya. Ia sudah lajang selama bertahun-tahun, akan tetapi masa-masa itu sirna sudah usai seorang wanita membalikkan keadaannya, semua hal itu dimulai dari sini, apakah Aldi akan menjadi seorang bos mafia atau tidak?
Mencintai Sugar Daddy-ku

Mencintai Sugar Daddy-ku

1.1k Dilihat · Sedang Berlangsung · Oguike Queeneth
Aku berumur dua puluh tahun, dia empat puluh, tapi aku tergila-gila pada pria yang dua kali usiaku.

"Kamu basah sekali untukku, Sayang." Jeffrey berbisik.
"Biarkan Daddy membuatmu merasa lebih baik," aku merengek, melengkungkan punggungku ke dinding sambil mencoba mendorong pinggulku ke jari-jarinya.
Dia mulai memainkan jarinya lebih cepat dan pikiranku kacau.
"Sebut namaku." Dia bergumam.
"J... Jeffrey," kataku, dia tiba-tiba mendorong pinggulnya ke arahku, menarik kepalanya ke belakang untuk menatapku.
"Itu bukan namaku." Dia menggeram, matanya penuh nafsu dan napasnya berat di pipiku.
"Daddy." Aku mengerang.
Bayi Imut Satu Lawan Satu: Dimanjakan CEO Daddy

Bayi Imut Satu Lawan Satu: Dimanjakan CEO Daddy

392 Dilihat · Sedang Berlangsung · PageProfit Studio
Ketika dia baru berusia dua puluh tahun, dia dipaksa untuk menutup mata dan bertindak sebagai korban bagi iblis. Menjarah semalaman, rahim diikat secara diam-diam. Lima tahun kemudian, ketika saya pertama kali kembali, saya bertemu dengan pria mesum itu. Pria itu mendominasi seperti biasanya, dia ada di mana pun dia pergi, mengganggunya. Kapanpun dia tidak bergerak, dia akan membunuh dengan tembok, menyentuh kepala, membunuh dengan punggung, membunuh dengan wajah, membunuh dengan uang, dan bertanya dengan bangga: “Wanita, yang mana yang kamu suka?” Wen Qiao memandang ke arahnya. dia suka idiot, dan dibunuh oleh dia. aku hanya ingin melarikan diri. Mengetahui bahwa wanita malam itu adalah dia, presiden marah, meraihnya, dan memutar sebuah roti kecil, “Wanita, kamu akan bertanggung jawab untuk melahirkan benihku!” Wen Qiao tersenyum dengan tenang, dan memutar salah satu dari belakang . sedikit bun, "di sini, inilah satu lagi!" Sekarang giliran presiden untuk tenang. presiden sombong berubah menjadi anjing susu sedikit, menjilati wajahnya untuk menyenangkan hatinya, "Baik Joe, berapa banyak yang telah kamu berikan?" "
Cinta Terlarang: Aku Menikahi Paman Muda Mantan Suamiku

Cinta Terlarang: Aku Menikahi Paman Muda Mantan Suamiku

834 Dilihat · Sedang Berlangsung · Brand
Cinta Terlarang: Aku Menikahi Paman Muda Mantan Suamiku

Malam itu, hujan turun deras, seolah-olah langit sedang menangis. Aku duduk di ruang tamu, memandangi jendela yang berembun. Pikiran-pikiranku melayang ke masa lalu, ke saat-saat ketika hidupku masih sederhana dan bahagia. Tapi sekarang, semuanya telah berubah.

"Kenapa kamu menikah dengannya?" tanya Rina, sahabatku, dengan nada penasaran. Dia duduk di sebelahku, memegang secangkir teh hangat.

Aku menghela napas panjang. "Aku tidak tahu, Rina. Mungkin karena aku merasa kesepian. Setelah perceraian itu, aku merasa hampa. Dan dia... dia ada di sana untukku."

Rina mengangguk pelan, seolah-olah mengerti. "Tapi dia paman muda mantan suamimu. Bukankah itu aneh?"

Aku tersenyum pahit. "Memang aneh. Tapi cinta itu kadang datang dari tempat yang tak terduga, kan?"

Rina tertawa kecil. "Iya, kamu benar. Tapi tetap saja, ini seperti cerita sinetron."

Aku tertawa bersamanya, meskipun hatiku masih terasa berat. "Ya, hidupku memang seperti sinetron sekarang."

Kami terdiam sejenak, hanya suara hujan yang terdengar. Aku memikirkan suamiku yang baru, Arman. Dia jauh lebih muda dariku, tapi dia memiliki kedewasaan yang luar biasa. Dia selalu tahu bagaimana membuatku merasa dicintai dan dihargai.

"Bagaimana dengan Arman?" tanya Rina, memecah keheningan. "Apakah dia tahu tentang masa lalumu?"

Aku mengangguk. "Dia tahu semuanya. Dan dia tetap mencintaiku. Itu yang membuatku yakin untuk menikah dengannya."

Rina tersenyum hangat. "Kalau begitu, aku senang untukmu. Kamu pantas mendapatkan kebahagiaan."

Aku merasakan air mata menggenang di mataku. "Terima kasih, Rina. Aku juga berharap begitu."

Malam itu, aku merasa sedikit lebih ringan. Meskipun hidupku penuh dengan liku-liku, aku tahu bahwa aku tidak sendirian. Aku memiliki sahabat yang selalu mendukungku, dan suami yang mencintaiku apa adanya. Dan itu sudah lebih dari cukup.
1