3 Book(s) Related to soldier poet king lyrics

MILIKNYA SELAMA EMPAT BELAS MALAM

MILIKNYA SELAMA EMPAT BELAS MALAM

826 Dilihat · Sedang Berlangsung · Esther King
“Iya, iya.”

Erangan itu merobek keluar dari bibirku tanpa bisa kutahan. Di gelap aku nggak bisa melihat ekspresi wajahnya, tapi aku tahu senyum puas pasti mengembang di sana, dan tatapan matanya yang sayu mengawasi setiap reaksiku.

Suaranya rendah, serak, “Lo suka, ya? Suka cara gue nyentuh lo? Suka cara gue ngusap itu pakai jari gue seolah-olah lo milik gue?”

Aku mengangguk terus-menerus, erangan kenikmatan naik turun di tenggorokan, nggak yakin sampai kapan aku bisa menunggu sebelum dia benar-benar masuk ke dalamku. Jarinya bergerak lebih cepat, sementara tangan satunya mengusap bagian paling peka itu, “Nah gitu. Ayo. Gue suka suara erangan kecil lo tiap gue godain.”

Aku susah menyusun kata-kata, “T-t-tolong jangan godain terus. Masukin—” pekik yang keterlaluan, “Aku pengin ngerasain banget. Aku pengin—”

Napas tersedak lepas dari bibirku saat dia menghujam masuk. Otakku seakan mengerut seperti daun layu. Aku membuka kedua kakiku lebih lebar dan dia menekan tubuhnya sepenuhnya ke arahku. Terlalu berat untuk kutahan, dan terlalu ringan untuk kulepaskan. Dia mulai menghentak. Semakin dalam dan semakin keras di tiap dorongan. Di dalamku. Tanpa jeda. Aku melingkarkan kedua kakiku ke punggungnya supaya dia nggak bisa menjauh.


Pulang ke kota tempat ia dilahirkan, Rebekah Lestari terlibat adu mulut habis-habisan dengan bajingan paling kejam di kota itu; tanpa ia sadari, aksi sok pintar yang ia lakukan justru menyeretnya ke dalam bahaya.

14 hari. Satu rumah besar. Satu ranjang. Satu pria yang sama sekali nggak polos. Apa sih yang mungkin bisa salah?
Pengantin yang Enggan dari Bos Mafia yang Kejam

Pengantin yang Enggan dari Bos Mafia yang Kejam

1.1k Dilihat · Sedang Berlangsung · Kierra King
“Kau kira bisa pergi begitu saja, cantik?”

Suara Melo rendah dan berbahaya, jarinya menyusup mengangkat dagunya, memaksa Isabella menatapnya. “Kau sudah tanda tangan menanggung utang bapakmu pakai namamu sendiri. Artinya kau jadi milikku.”

Isabella menahan napas, menatap balik mata kelabu itu yang dingin seperti besi. Ia tak mau memalingkan wajah. “Kau boleh punya tubuhku, Melo Rossi,” bisiknya, “tapi hati gue nggak akan pernah jadi milik lo.”

Seringainya tajam, seolah bisa mengiris. “Kita lihat nanti.”

Ketika utang ayahnya menyeretnya ke dalam jerat yang tak bisa ditawar, Isabella Bianchi dipaksa menjadi pengantin dari Carmelo Rossi—seorang bos mafia yang namanya dibisikkan orang dengan takut, dipuja karena kuasanya, dan dibenci karena kejamnya.

Terkurung di dunia Melo yang penuh bahaya sekaligus godaan, Isabella mati-matian menjaga agar hatinya tetap utuh, tak tersentuh. Mampukah ia kabur dari pria yang menggenggam nasibnya—atau justru ia akan jatuh pada sosok monster yang selama ini ia pelajari untuk ditakuti?
Terikat Pada Paman Tiri Mafia-ku

Terikat Pada Paman Tiri Mafia-ku

908 Dilihat · Sedang Berlangsung · Ruth Poe
Alya sejak dulu selalu jadi anak yang seolah tak terlihat—nggak diinginkan, nggak dicintai, dan terus-menerus tenggelam di bawah bayang-bayang kakaknya yang serba sempurna. Tapi begitu dia bertemu mereka, semuanya berubah.

Matteo, Enzo, dan Dante Moretti kaya, berpengaruh, dan berbahaya dalam cara yang bikin susah nolak. Tatapan mereka menempel padanya seakan-akan dia milik mereka. Sentuhan mereka jatuh begitu saja, seperti mereka sama sekali nggak bisa menahan diri. Dan saat mereka memutuskan mereka menginginkannya, kata tidak bukan jawaban.

Alya tahu itu salah. Secara teknis, mereka om tiri. Orang-orang juga suka berbisik—katanya mereka penjahat. Dan cara mereka “main” terlalu keras, terlalu liar. Tapi ketika Alya ada di pelukan mereka, ketika bisikan-bisikan kotor itu merayap di telinganya dan mereka memaksanya memohon untuk ditambah lagi… dunia di luar jadi nggak ada artinya.

Tapi mencintai mereka selalu ada harganya. Rahasia dari masa lalu Alya siap menyeretnya jatuh, dan musuh-musuh keluarga Moretti sudah menunggu celah untuk menjadikannya senjata. Alya terjepit di antara bahaya dan hasrat, tapi ada satu hal yang dia tahu pasti—dia memang nggak pernah ditakdirkan selamat dari mereka.

Dia ditakdirkan jadi milik mereka.
1