2 Book(s) Related to sirius black to harry potter

7 Malam dengan Tuan Black

7 Malam dengan Tuan Black

1.2k Dilihat · Sedang Berlangsung · ALMOST PSYCHO
PERINGATAN: Buku ini mengandung adegan seks eksplisit yang sangat detail... sekitar 10-12 bab. Tidak cocok untuk pembaca muda!

"Apa yang kamu lakukan?" Dakota mencengkeram pergelangan tanganku sebelum mereka menyentuh tubuhnya.

"Menyentuhmu." Bisikan keluar dari bibirku dan aku melihat matanya menyipit padaku seolah aku telah menghinanya.

"Emara. Kamu tidak akan menyentuhku. Hari ini atau kapan pun."

Jari-jarinya yang kuat meraih tanganku dan menempatkannya dengan tegas di atas kepalaku.

"Aku di sini bukan untuk bercinta denganmu. Kita hanya akan bercinta."

Peringatan: Buku Dewasa 🔞
. . ......................................................................................................

Dakota Black adalah pria yang diselimuti karisma dan kekuasaan.
Tapi aku membuatnya menjadi monster.
Tiga tahun lalu, aku mengirimnya ke penjara. Secara tidak sengaja.
Dan sekarang dia kembali untuk membalas dendam padaku.
"Tujuh malam." Katanya. "Aku menghabiskan tujuh malam di penjara busuk itu. Aku memberimu tujuh malam untuk tinggal bersamaku. Tidur denganku. Dan aku akan membebaskanmu dari dosamu."
Dia berjanji untuk menghancurkan hidupku demi pemandangan yang bagus jika aku tidak mengikuti perintahnya.

Pelacur pribadinya, begitu dia memanggilku.

🔻KONTEN DEWASA🔻
Gigolo Miliarder dan Aku

Gigolo Miliarder dan Aku

200 Dilihat · Sedang Berlangsung · precious peter
“Empat ratus ribu. Cukup buat jasa lo?”

Alya melempar kartu ke arah pria itu, mengiranya cuma pemandu di klub malam. Padahal yang berdiri di depannya adalah Lucas Wijaya—miliarder paling berpengaruh di Ibu Kota.

Dikhianati tunangannya dan disingkirkan oleh adiknya sendiri, Alya cuma ingin satu malam tanpa sadar, satu malam untuk lupa. Ia mengira pria itu hanya pengalih perhatian yang dibayar. Namun Lucas punya rencana lain.

Saat Alya berusaha menghilang, Lucas sudah lebih dulu menutup jalan. Ia menjepit Alya ke dinding, jarak mereka nyaris tak ada. Tatapan mata gelapnya membakar, panas, seolah menandai kepemilikan.

“Kamu sudah beli tubuh gue, Alya.” Suaranya rendah, dingin, tapi menggigit. “Tapi harga buat pergi? Itu bakal lo bayar seumur hidup.”
1