2 Book(s) Related to read dead tube

Kawin dengan Alpha Dean, Balas Dendam Sang Rogue

Kawin dengan Alpha Dean, Balas Dendam Sang Rogue

1.2k Dilihat · Sedang Berlangsung · Sharon Smallwood
“Lo gemetar buat gue,” geramnya di tepi telingaku. Tangannya sudah menyusup ke bawah pinggang celanaku, pelan—sengaja mempermainkan. Ujung-ujung jarinya menelusup ke tempat paling tersembunyi, membuka satu per satu rahasia yang selama ini kutimbun rapat—tubuh dan jiwaku.


Dean ada di kamar sebelah—Alfaku, pasanganku, ayah dari anak yang kusembunyikan tujuh tahun lamanya. Tapi aku nggak peduli.

Nggak kalau sama Luca. Nggak saat setiap inci diriku sudah menyerah pada sentuhannya, seolah ditandai oleh panas hasratnya.

Aku tumbuh dengan keyakinan aku ini nggak punya serigala—cuma cewek tanpa masa depan di tengah kawanan yang memuja kekuatan. Sampai suatu malam yang ceroboh, malam ketika aku menyerah pada Alpha Dean, mengubah semuanya.

Dia meninggalkanku dengan sebuah ingatan… dan seorang anak.

Aku kabur karena aku tahu nasib darah bangsawan yang lahir di luar ikatan. Mereka jadi bahan olok-olok. Ditolak. Dicap anak haram bahkan sebelum bisa belajar jalan.

Sekarang, tujuh tahun kemudian, takdir menyeretku balik. Dean sedang mencari Lunanya, dan aku dipilih jadi salah satu kandidat. Dia menatap mataku… lalu menolakku di depan seluruh kawanan.

Kupikir semuanya sudah selesai.

Tapi lalu Luca—adik Dean yang berdarah campuran—melangkah maju. Seharusnya dia nggak menginginkanku.

Aku terlarang, rusak, seorang ibu. Tapi cara dia menyentuhku bilang sebaliknya—seolah aku sudah jadi miliknya. Dan aku tahu apa yang terjadi kalau seorang Alpha mengklaim sesuatu: dia nggak pernah melepas.

Apa aku bisa bertahan jadi hadiah di antara dua Alpha?

Dan saat kebenaran tentang anakku akhirnya terbongkar…

Apa salah satu dari mereka masih akan memilihku?
Jatuh Cinta pada Paman Tiri Mafia-ku

Jatuh Cinta pada Paman Tiri Mafia-ku

902 Dilihat · Sedang Berlangsung · Red Vixen
Sofia sempat mengira kematian ibunya adalah pemicu yang akan mengakhiri hidupnya. Namun justru itulah pemicu yang menyeretnya kembali ke titik awal—ke masa ketika ia benar-benar hidup.

Menjadi yatim piatu di usia sembilan belas dan tak punya pilihan selain menumpang di rumah paman tiri yang bahkan tak pernah ia kenal, hidup Sofia mendadak seperti naik turun komidi putar. Yang menunggunya bukan sosok paman tiri seperti yang ia bayangkan—dingin, tua, dan menjengkelkan—melainkan seorang pria tiga puluh enam tahun yang terlalu rupawan untuk disebut “paman” tanpa membuat lidahnya kelu.

Ia nyaris siap menyerahkan semuanya begitu saja—hatinya, tubuhnya, keperawanannya, bahkan hidupnya—asal pria itu mau melihatnya.

Sejauh apa Sofia akan melangkah untuk membuktikan dirinya? Dan apa yang akan terjadi saat ia tanpa sengaja mengorek rahasia-rahasia yang seharusnya tetap terkubur, tak pernah sekalipun menyentuh terang?
1