5 Book(s) Related to r18.com close down

PENGANTIN DON

PENGANTIN DON

349 Dilihat · Sedang Berlangsung · chalista saqila
Seharusnya dia calon ayah tiriku. Seharusnya aku memanggilnya Ayah, bukan “Sayang”, “Cintaku”, apalagi “Suamiku”.

Tapi begitu Ibu dibunuh, dia mendadak menyeretku ke pelaminan, memaksaku menggantikan posisi Ibu untuk menikah dengannya.

Seolah kematian Ibu belum cukup menghantamku, aku dipaksa mengucap “aku bersedia” di bawah tatapannya yang menembus kulit—dengan moncong pistol menekan rusukku. Aku ketakutan, dan aku nggak punya pilihan untuk menolak. Aku harus menikahi orang asing yang seharusnya jadi ayah tiriku.

Dan yang lebih buruk, aku bahkan nggak tahu kalau calon ayah tiriku—atau sekarang, calon suamiku—ternyata seorang Don.

“Kamu bakal aman selama pakai marga gue. Gue pastiin mereka nggak bakal nyentuh sehelai rambut pun di kepala lo.”

“Beneran? Yang terjadi sama Ibu malah bukti sebaliknya.”

“Sayang sekali, Katherine udah nggak pakai marga gue lagi.” Suaranya dingin, tanpa jeda. “Dan lo—lo sekarang Fiona Craig.”

Hidup benar-benar aneh. Dalam sekejap aku kehilangan Ibu. Dalam sekejap aku jadi istri seorang Don, Joshua Craig. Dan entah apa lagi yang menunggu setelah ini.

Rasanya salah—buat kami. Rasanya salah—buatku.
Menggoda Don Alpha

Menggoda Don Alpha

938 Dilihat · Sedang Berlangsung · Karima Saad Usman
Alya Wiratama hanyalah serigala Omega dari keluarga yang pas-pasan di dalam kawanan mereka. Di tengah hidup yang serba kurang, empat kakaknya yang penyayang tetap berdiri di sisinya, bahkan ketika ibu mereka makin sering tenggelam dalam depresi dan ayah mereka kian parah terlilit kebiasaan judi. Hidup di dasar hierarki kawanan tak mengenal ampun—penuh tatapan menghakimi, kerja keras tanpa henti, dan perih yang diam-diam karena selalu dianggap tak ada.

Pukulan terakhir datang dari Reno, pacarnya selama empat tahun—orang yang selama ini ia kira bisa jadi pintu keluar dari semua kesialan. Tanpa sedikit pun rasa iba, Reno menolaknya mentah-mentah. Ia tak sanggup menutup mata dari status Alya yang rendah; ia memilih menikahi putri Alfa, lalu meninggalkan Alya dengan hati yang hancur berkeping-keping. Keinginan untuk lepas dari nasib keluarga terasa seperti mimpi yang bahkan tak pantas ia punya. Namun Alya dan keempat kakaknya tetap menggenggam harapan, bertahan melewati hari-hari yang menggiling mereka pelan-pelan.

Bagi Alya, tempat berlindung hanya ada di dalam tidur. Di dunia yang memikat, jauh dari kenyataan, ia selalu bertemu seorang lelaki yang terasa terlalu sempurna—kuat, hangat, dan setia. Lelaki itu memberinya tenang dan bahagia yang tak pernah ia temukan saat terjaga. Setiap pagi, Alya menuliskan mimpi-mimpi itu ke dalam buku catatan, seolah-olah tinta bisa jadi tali tipis yang mengikatnya pada kebahagiaan yang nyaris nyata.

Namun hidup segera lepas kendali. Utang ayahnya memanggil ancaman tanpa putus dari preman penagih di wilayah itu, menyeret keluarga mereka ke mimpi buruk yang tak punya jalan keluar. Saat dunianya runtuh jadi kekacauan, Alya bertemu lelaki dari mimpinya—bukan sebagai penyelamat, melainkan sebagai penguasa dari neraka yang sedang menelan hidupnya.
Terjual kepada Don Beruang Grizzly

Terjual kepada Don Beruang Grizzly

777 Dilihat · Sedang Berlangsung · Tatienne Richard
Saat Alya Maharani menginjak usia dua puluh satu tahun, ia tahu waktunya telah habis. Sejak usianya masih dua belas tahun, keluarganya telah menjodohkannya dengan calon penguasa klan Laksana, Tora "Si Beruang" Laksana. Pria itu dirumorkan sebagai sosok yang dingin, kejam, dan tak punya hati, serta usianya terpaut sepuluh tahun lebih tua darinya.

Menjual kesuciannya secara daring adalah cara paling ampuh untuk memastikan Si Beruang membatalkan perjanjian tersebut. Ketika ia memberi tahu ayahnya bahwa ia telah menjualnya kepada penawar tertinggi tanpa pernah mengetahui nama asli pria itu, kontrak perjodohan pun berakhir. Namun, begitu pula
Ratu Mafia Kembali

Ratu Mafia Kembali

770 Dilihat · Sedang Berlangsung · C.M Curtis
Aku megap-megap mencari napas, satu tangan mencengkeram dada, sementara adegan berdarah ketika selingkuhan mantan suamiku, Keli, menggorok leherku masih menyala jelas di kepala. Tapi sekarang… aku sudah kembali. Terlahir lagi.

Pria yang dulu kucintai mati-matian—pria yang bersamaku membangun kerajaan bisnis dari nol—dan perempuan simpanannya, Keli, menatapku dengan dagu terangkat, seolah aku yang mengganggu hidup mereka.

“Evelyn, ini Keli. Dia… dia hamil. Dia butuh bantuan kita. Kayaknya kita bisa nerima dia tinggal di sini.”

Evelyn yang dulu akan menangis, memohon, dan percaya pada sisa-sisa cinta—perempuan itu sudah mati. Yang berdiri di hadapan mereka sekarang adalah ratu yang pulang dari neraka, siap membakar habis kerajaan yang mereka banggakan.

“Tentu, Sayang,” kataku lembut, manis, tapi beracun. “Biar dia tinggal. Aku senang kok kalau musuhku ada di dekat-dekat.”

Raka mengembuskan napas lega, seolah baru lolos dari badai. Dia nggak tahu—kali ini aku bukan cuma akan menceraikannya. Aku akan mengambil anak buahnya, uangnya, harga dirinya, dan meninggalkan dia tanpa apa-apa selain penyesalan.
Jatuh Cinta pada Penculikku

Jatuh Cinta pada Penculikku

1.2k Dilihat · Sedang Berlangsung · C.M Curtis
“Tolong… ambil aku.”

Kali ini kubisikkan tepat di daun telinganya. Dia sedikit bangkit, tangannya mencengkeram pinggulku lalu menarikku lebih keras menempel padanya. Semakin dalam dia masuk, semakin aku kehilangan kendali. Aku bisa merasakan dia menahan diri. Mungkin dia takut menyakitiku. Lebam-lebam itu—karena dia tahu sesuatu tentang masa laluku. Dia pikir dia harus memperlakukanku seolah aku rapuh, gampang pecah.

Aku menatap matanya lurus-lurus.

“Aku kuat,” kataku terengah. “Tolong… aku mau. Bikin aku jadi milik kamu.”

Sekarang aku benar-benar memohon. Kulihat wajahnya berubah ketika dia duduk lebih tegak dan mengangkat kedua kakiku lebih tinggi. Dan tiba-tiba, dia menghantam masuk tanpa ampun…


Saat Sari menikah dengan Rangga, dia mengira dirinya menikahi seorang pahlawan. Detektif polisi muda yang cerdas, kariernya menanjak, nama baiknya harum. Tapi tak butuh waktu lama sampai Sari sadar, dia keliru.

Yang dia dapat bukan pahlawan, melainkan lelaki narsis dan kasar—yang merasa punya dunia di bawah telapak tangan karena dukungan orang-orang kota dan institusinya sendiri. Semua orang seolah menutup mata. Sari terperangkap. Terkurung.

Sampai malam itu: jadwal bulanan ke bioskop—satu-satunya kegiatan yang “diizinkan” untuknya, dengan teman-teman yang boleh dia temui. Istri-istri detektif lain.

Di lorong gedung, Sari melihat seorang pria bersandar santai ke dinding. Tatapannya menempel padanya. Ada seberkas rasa mengenal saat Sari melewatinya—seperti kilatan ingatan yang nyaris tertangkap.

Lalu semuanya gelap.
1