3 Book(s) Related to patreon. com

Tiga Puluh Hari

Tiga Puluh Hari

426 Dilihat · Sedang Berlangsung · Bibi Paterson
Pemalu dan sederhana, Abigail James sangat suka memanggang. Dia bermimpi membuka kafe pencuci mulut sendiri, tetapi sebaliknya dia menghabiskan hari-harinya bekerja sebagai analis data dan diam-diam membawa kue-kue buatannya sebagai 'pembunuh diet' di kantor. Taylor Hudson, pemilik Hudson International yang misterius, telah terpesona oleh kepolosan dan pesona tenang Abby sejak hari pertama dia bekerja di perusahaan itu. Namun, sejarahnya dengan wanita dipenuhi oleh keadaan pribadi yang membuatnya berjanji untuk menjauh. Pertemuan tak terduga membuat dunia Abby terbalik ketika, tertarik oleh mata cokelat Taylor dan kebaikan yang tak terduga, dia memulai perjalanan ketertarikan yang akan membuat hati dan jiwanya terbuka. Meskipun ketertarikan mereka saling, baik Abby maupun Taylor memiliki setan batin mereka sendiri yang perlu mereka atasi jika hubungan mereka bisa maju untuk menemukan 'bahagia selamanya' mereka sendiri.
Dia pikir dia adalah kebahagiaan selamanya... Tapi apakah dia juga kebahagiaannya?
Berlatar di London dan Brighton, Thirty Days adalah seri roman yang sangat provokatif yang memberikan Anda kisah cinta yang sangat panas antara pria tampan dan pahlawan wanita yang tidak yakin, kue-kue, dan beberapa tikungan dan belokan yang tak terduga di sepanjang jalan.

"Sial, Abby, kamu tidak tahu apa yang sedang ada di pikiranku sekarang." Aku menatapnya dengan terkejut, geraman rendah di suaranya membuatku merinding.
Taylor menggeram, menggeser celana dalamku ke samping dan memasukkan jarinya ke dalamku, meregangkanku. Suara foil robek, dan kemudian dia masuk ke dalamku, menekanku ke pintu.
Aku melingkarkan tangan dan kakiku di sekelilingnya saat dia menghantamku dengan keras dan cepat, dan aku hanya mengikutinya, melemparkan kepalaku ke belakang saat aku menikmati gelombang pasang. Aku merasakan Taylor meledak di dalamku, membuatku mencapai puncak lagi.
Dalam sekejap aku meledak dengan kekuatan yang membuatku melihat bintang-bintang...
Jatuh Cinta pada Penculikku

Jatuh Cinta pada Penculikku

1.2k Dilihat · Sedang Berlangsung · C.M Curtis
“Tolong… ambil aku.”

Kali ini kubisikkan tepat di daun telinganya. Dia sedikit bangkit, tangannya mencengkeram pinggulku lalu menarikku lebih keras menempel padanya. Semakin dalam dia masuk, semakin aku kehilangan kendali. Aku bisa merasakan dia menahan diri. Mungkin dia takut menyakitiku. Lebam-lebam itu—karena dia tahu sesuatu tentang masa laluku. Dia pikir dia harus memperlakukanku seolah aku rapuh, gampang pecah.

Aku menatap matanya lurus-lurus.

“Aku kuat,” kataku terengah. “Tolong… aku mau. Bikin aku jadi milik kamu.”

Sekarang aku benar-benar memohon. Kulihat wajahnya berubah ketika dia duduk lebih tegak dan mengangkat kedua kakiku lebih tinggi. Dan tiba-tiba, dia menghantam masuk tanpa ampun…


Saat Sari menikah dengan Rangga, dia mengira dirinya menikahi seorang pahlawan. Detektif polisi muda yang cerdas, kariernya menanjak, nama baiknya harum. Tapi tak butuh waktu lama sampai Sari sadar, dia keliru.

Yang dia dapat bukan pahlawan, melainkan lelaki narsis dan kasar—yang merasa punya dunia di bawah telapak tangan karena dukungan orang-orang kota dan institusinya sendiri. Semua orang seolah menutup mata. Sari terperangkap. Terkurung.

Sampai malam itu: jadwal bulanan ke bioskop—satu-satunya kegiatan yang “diizinkan” untuknya, dengan teman-teman yang boleh dia temui. Istri-istri detektif lain.

Di lorong gedung, Sari melihat seorang pria bersandar santai ke dinding. Tatapannya menempel padanya. Ada seberkas rasa mengenal saat Sari melewatinya—seperti kilatan ingatan yang nyaris tertangkap.

Lalu semuanya gelap.
Ratu Mafia Kembali

Ratu Mafia Kembali

770 Dilihat · Sedang Berlangsung · C.M Curtis
Aku megap-megap mencari napas, satu tangan mencengkeram dada, sementara adegan berdarah ketika selingkuhan mantan suamiku, Keli, menggorok leherku masih menyala jelas di kepala. Tapi sekarang… aku sudah kembali. Terlahir lagi.

Pria yang dulu kucintai mati-matian—pria yang bersamaku membangun kerajaan bisnis dari nol—dan perempuan simpanannya, Keli, menatapku dengan dagu terangkat, seolah aku yang mengganggu hidup mereka.

“Evelyn, ini Keli. Dia… dia hamil. Dia butuh bantuan kita. Kayaknya kita bisa nerima dia tinggal di sini.”

Evelyn yang dulu akan menangis, memohon, dan percaya pada sisa-sisa cinta—perempuan itu sudah mati. Yang berdiri di hadapan mereka sekarang adalah ratu yang pulang dari neraka, siap membakar habis kerajaan yang mereka banggakan.

“Tentu, Sayang,” kataku lembut, manis, tapi beracun. “Biar dia tinggal. Aku senang kok kalau musuhku ada di dekat-dekat.”

Raka mengembuskan napas lega, seolah baru lolos dari badai. Dia nggak tahu—kali ini aku bukan cuma akan menceraikannya. Aku akan mengambil anak buahnya, uangnya, harga dirinya, dan meninggalkan dia tanpa apa-apa selain penyesalan.
1