Paha Putri Duyung
527 Dilihat · Sedang Berlangsung · amy worcester
“Pagi, bestie. Kenalin, ini Om Owen. Tapi semua orang manggil dia Reese, soalnya itu nama belakangnya, dan orang militer emang suka aneh-aneh begitu. Dia suka cewek yang berisi sama seks yang nyeleneh.”
Helen, empat puluh tiga tahun, baru saja bercerai dan lagi berusaha menemukan dirinya sendiri. Untuk pertama kalinya sepanjang hidup, dia nggak berada di bawah kendali laki-laki. Dengan ayah yang menghilang entah ke mana, kakak tiri yang abusif, dan mantan suami yang manipulatif, hidupnya seperti dapat paket lengkap—tiga jenis laki-laki yang sama-sama bikin luka.
Selain belajar menjalani hidup sendirian, Helen juga berusaha membantu tiga anaknya. Jaxon sedang berjuang memahami seksualitasnya. Jolene mulai menyadari bahwa pernikahan yang kelihatan sempurna itu ternyata jauh dari kata sempurna. JD cuma berusaha bertahan di SMA dan masuk TNI AL.
Owen Reese, lima puluh dua tahun, pulang ke kampung halamannya setelah dua puluh tahun bertugas di Angkatan Laut. Dia membuka usaha kecil yang dalam sepuluh tahun terakhir membuatnya jadi jutawan—uangnya sudah sampai miliaran. Dengan putrinya yang sudah dewasa dan menjalani hidupnya sendiri, Owen mengira masa-masa mengasuh anak sudah lewat. Tapi sekarang dia membesarkan keponakan perempuan berusia enam belas tahun, sementara adiknya sedang bertugas di luar negeri bersama organisasi dokter relawan.
Dan sekarang, resepsionis yang imut dan berisi dari kantor akuntannya itu ada di mana-mana setiap kali dia menoleh. Bukan berarti dia mengeluh; Owen justru kepingin sekali menyentuh paha-paha ranum bak putri duyung yang terus menghantui mimpinya.
Tak ada yang benar-benar berjalan mulus untuk mereka. Semua saudara perempuan Owen yang jumlahnya segambreng terus ikut campur. Anak-anak Helen mengkhawatirkannya sampai nyaris obsesif. Sementara Helen cuma ingin bahagia. Dan lebih kurus.
Peringatan: mengandung hubungan yang abusif.
Helen, empat puluh tiga tahun, baru saja bercerai dan lagi berusaha menemukan dirinya sendiri. Untuk pertama kalinya sepanjang hidup, dia nggak berada di bawah kendali laki-laki. Dengan ayah yang menghilang entah ke mana, kakak tiri yang abusif, dan mantan suami yang manipulatif, hidupnya seperti dapat paket lengkap—tiga jenis laki-laki yang sama-sama bikin luka.
Selain belajar menjalani hidup sendirian, Helen juga berusaha membantu tiga anaknya. Jaxon sedang berjuang memahami seksualitasnya. Jolene mulai menyadari bahwa pernikahan yang kelihatan sempurna itu ternyata jauh dari kata sempurna. JD cuma berusaha bertahan di SMA dan masuk TNI AL.
Owen Reese, lima puluh dua tahun, pulang ke kampung halamannya setelah dua puluh tahun bertugas di Angkatan Laut. Dia membuka usaha kecil yang dalam sepuluh tahun terakhir membuatnya jadi jutawan—uangnya sudah sampai miliaran. Dengan putrinya yang sudah dewasa dan menjalani hidupnya sendiri, Owen mengira masa-masa mengasuh anak sudah lewat. Tapi sekarang dia membesarkan keponakan perempuan berusia enam belas tahun, sementara adiknya sedang bertugas di luar negeri bersama organisasi dokter relawan.
Dan sekarang, resepsionis yang imut dan berisi dari kantor akuntannya itu ada di mana-mana setiap kali dia menoleh. Bukan berarti dia mengeluh; Owen justru kepingin sekali menyentuh paha-paha ranum bak putri duyung yang terus menghantui mimpinya.
Tak ada yang benar-benar berjalan mulus untuk mereka. Semua saudara perempuan Owen yang jumlahnya segambreng terus ikut campur. Anak-anak Helen mengkhawatirkannya sampai nyaris obsesif. Sementara Helen cuma ingin bahagia. Dan lebih kurus.
Peringatan: mengandung hubungan yang abusif.




















