5 Book(s) Related to nothing matters except you and me

Lahir Kembali Dengan Tangan Master

Lahir Kembali Dengan Tangan Master

634 Dilihat · Sedang Berlangsung · PageProfit Studio
Xiao Yi, yang aslinya adalah master alkimia dari Sekolah Xuanyi, meninggal secara tak terduga dan dirasuki oleh seorang pemuda terpencil di Kota Haicheng. Ia terlahir kembali di museum pengobatan Tiongkok. Keterampilan akupunktur empat-xiang yang telah lama hilang muncul kembali, dan berbagai obat mujarab muncul kembali mengejutkan dunia. Grandmaster senang bisa pergi ke kota, kembali ke puncak masa lalu!
Keheningan Mematikan (lengkap)

Keheningan Mematikan (lengkap)

351 Dilihat · Sedang Berlangsung · Terra Matthews
Pencarian tujuh belas tahun atas seorang perempuan yang menghilang akhirnya berhenti ketika sisa-sisa jasadnya ditemukan. Namun, ada kejutan yang menghantam keluarga yang berduka: perempuan itu ternyata pernah hamil—dan sempat melahirkan seorang anak perempuan.

Namanya Vivian. Kini usianya enam belas. Untuk pertama kalinya ia bertemu keluarga kandungnya, tapi sama sekali bukan tipe yang langsung bersemangat ingin akrab. Masa lalunya terlalu penuh rahasia; rahasia yang, kalau sampai mereka tahu, bisa membuat mereka berbalik membencinya.

Hanya saja, keluarganya pun menyimpan rahasia mereka sendiri—rahasia yang bertabrakan dengan hal-hal yang Vivian mati-matian tolak untuk diucapkan. Saat dua dunia itu saling menghantam, Vivian harus memilih: apakah ia bisa mempercayakan masa lalunya pada mereka, apakah ia sanggup menerima siapa mereka sebenarnya, dan apakah “keluarga” memang masih punya arti.
Lahir Kembali di Tahun 80-an, Suami Sibuk Memanjakan Istri

Lahir Kembali di Tahun 80-an, Suami Sibuk Memanjakan Istri

896 Dilihat · Sedang Berlangsung · Lysandra Veyne
Pada abad ke-24, seorang pemuda bernama Cui Xiaoyu mengalami kecelakaan mobil yang membuatnya terlempar ke tahun 80-an, menjadi seorang gadis biasa dari keluarga petani miskin di desa.

Katanya sih bakal menikmati kehidupan pedesaan yang santai, tapi kenapa baru saja sampai malah hampir dijual oleh pedagang manusia? Dia harus mengurus makanan keluarganya, dan juga menghadapi dua paman yang memandangnya seperti musuh!

Orang lain yang terlempar ke masa lalu biasanya punya "cheat" yang membuat hidup mereka lancar dan sukses. Tapi dia hanya punya sepasang mata yang bisa melihat segala sesuatu dengan jelas. Di zaman yang keras ini, mata seperti itu berguna buat apa?

Jadi, dia hanya bisa bekerja keras menanam jagung, mencari sumber air, dan melihat apakah ada tambang tersembunyi di sekitar sini! Dia tidak percaya bahwa dengan otaknya ini, dia bisa mati kelaparan di zaman kekeringan ini!

Dengan menendang paman yang jahat dan memukul preman tambang di desa, dia akan membawa seluruh keluarga Cui menuju jalan kekayaan!
GODAAN MANIS: EROTIKA

GODAAN MANIS: EROTIKA

2.2k Dilihat · Sedang Berlangsung · Excel Arthur
PERINGATAN!!!!! BUKU INI MURNI EROTIKA DAN MENGANDUNG KONTEN EKSTRIM YANG SANGAT EKSPLISIT DI HAMPIR SETIAP BAB. RATED 18+ 🔞 INI ADALAH KOMPILASI DARI TIGA CERITA ROMAN EROTIKA TABU DALAM SATU BUKU.

CERITA UTAMA

Marilyn Muriel yang berusia delapan belas tahun terkejut pada suatu musim panas yang indah ketika ibunya membawa seorang pria muda yang tampan dan memperkenalkannya sebagai suami barunya. Sebuah koneksi yang tak terjelaskan langsung terbentuk antara dia dan pria tampan ini, yang diam-diam mulai memberikan berbagai sinyal yang tidak diinginkan kepadanya. Marilyn segera mendapati dirinya terlibat dalam berbagai petualangan seksual yang tak tertahankan dengan pria menawan dan menggoda ini saat ibunya tidak ada. Apa yang akan menjadi nasib atau hasil dari tindakan seperti itu dan apakah ibunya akan pernah mengetahui kejahatan yang terjadi tepat di bawah hidungnya?
Raja Para Alfa

Raja Para Alfa

286 Dilihat · Sedang Berlangsung · Ana Karoline Mendes
Ditolak habis-habisan oleh belahan jiwa yang selama ini kupercaya ditakdirkan untukku, aku lari dari sakit hati dan mencari pegangan di pelukan seorang asing. Ada sesuatu pada dirinya—tatapan yang dalam, wibawa yang menyesakkan dada—yang membuatku tak mampu menolak, seolah tubuhku sudah lebih dulu menyerah sebelum pikiranku sempat bertahan.

Malam itu berubah jadi badai. Hasrat, amarah, dan kesepian bercampur jadi satu, menenggelamkanku sampai aku lupa siapa diri sendiri. Aku mengira aku hanya membiarkan diriku jatuh pada orang yang tak akan pernah kutemui lagi setelah fajar.

Aku salah.

Aku baru paham setelah semuanya terlambat—bahwa lelaki yang kupilih untuk melupakan takdir justru adalah takdir yang lebih besar: Raja Kaum Serigala.

Dan kini, di dalam rahimku tumbuh pewaris takhtanya.

Aku terjepit di antara dua hal yang sama-sama berbahaya: menolak tarikan dirinya yang seperti hipnosis, atau membiarkan ikatan rapuh di antara kami tumbuh hingga cukup kuat untuk menyelamatkan kami berdua. Setiap kali ia mendekat, udara terasa lebih berat. Suaranya seperti perintah yang tak terdengar namun ditaati. Kehadirannya membuatku ingin kabur sekaligus ingin pulang—padahal aku bahkan tak tahu di mana rumahku lagi.

Di luar sana, bayang-bayang bergerak mengincar kami. Ancaman datang dari lorong-lorong gelap, dari bisik-bisik yang berhenti saat aku lewat, dari mata-mata yang terlalu lama menatap. Ada yang tak sudi melihat seorang perempuan tanpa nama, tanpa darah bangsawan, membawa calon raja.

Setiap pertemuan dengannya menguji tekadku.

Ia bukan hanya lelaki. Ia mahkota, hukum, dan kutukan. Di balik sikap dinginnya, ada sesuatu yang menuntut—bukan sekadar tubuhku, tapi kepercayaanku. Dan setiap kali ia menyebut anak itu, suaranya melembut seperti ia sedang memegang sesuatu yang mudah pecah. Aku ingin percaya kelembutan itu nyata, bukan sekadar cara lain untuk menundukkanku.

Namun bagaimana caranya mencintai seseorang yang hidupnya milik takhta? Bagaimana caranya melindungi sebuah ikatan ketika dunia terus menajamkan pisau?

Aku tahu, aku harus memilih: menyerah pada rasa yang pelan-pelan tumbuh di antara kami, atau bertahan pada akal sehat yang terus berteriak agar aku lari sebelum mahkota itu menghancurkan semuanya.

Karena di dunia serigala, cinta sering kalah oleh kewajiban.

Dan aku takut—bukan pada gelap, bukan pada kematian—melainkan pada kemungkinan bahwa aku akan jatuh terlalu dalam, lalu ditinggalkan lagi. Bukan karena ia tak ingin, tetapi karena beratnya mahkota di kepalanya tak pernah mengizinkan siapa pun untuk benar-benar bahagia.
1