Raja Alfa untuk Putri yang Tak Diinginkan
454 Dilihat · Sedang Berlangsung · Cass
Pintu di belakangku terbuka. Adrian, Alpha di sini, tersenyum—tatapannya tertuju pada laki-laki yang kini berdiri di hadapan kami berdua—tapi senyum itu runtuh seketika begitu matanya jatuh padaku. Kaget dan jijik memenuhi sorotnya.
“Yang Mulia Raja Alpha Rhys.” Adrian berusaha menutupi rasa muaknya. “Saya mohon maaf. Pelayan bodoh ini tidak menyadari kalau kita akan bertemu di sini.”
Aku mengangguk pelan, serendah mungkin. Jadi ini Raja Alpha. Tak ada hal baik yang bakal terjadi karena aku tersandung masuk ke tempat seperti ini.
Adrian mencengkeram bahuku kasar dan mulai menarikku pergi. “Dia akan pergi sekarang.”
“Dia bisa bicara untuk dirinya sendiri.” Aura Raja Alpha membuat kami berdua membeku. “Siapa namamu, Nak?”
Selama hidupnya, Grace tumbuh di dalam kawanan yang tak pernah menganggapnya berharga—dan memanfaatkannya dengan segala cara yang bisa mereka pikirkan. Ayahnya, Alpha pada masa itu, membiarkan semuanya terjadi, sampai pada akhirnya malah mengurungnya.
Ketika ayahnya mati, bukannya membaik, keadaan justru makin buruk. Saudari tirinya dan suami saudari tirinya mengubah hidupnya jadi neraka yang tak putus-putus. Grace tak pernah melihat jalan keluar; ia tak punya serigala, dan ia memilih jadi bisu—karena diam selalu terasa lebih aman daripada membuka mulut. Tapi ia tidak selemah yang ia kira.
Saat Raja Alpha Rhys datang berkunjung dengan harapan menemukan calon pendamping, hidup Grace berubah total. Semua yang ia pahami selama ini ternyata tidak seperti kelihatannya, dan kini ia mulai mengurai kusut yang ditinggalkan untuknya. Dengan bantuan sang Raja Alpha, ia perlahan menemukan dirinya sendiri, sepotong demi sepotong.
Tapi apakah ia cuma bidak dalam permainan sang Raja? Sudah ada orang lain sebelum dirinya. Benarkah dia yang selama ini ditunggu Rhys? Mampukah ia bertahan dari kekacauan yang membelitnya—atau ia akan hancur sebelum sempat menemukan jawaban yang menantinya?
Ia sudah terlanjur masuk terlalu dalam. Dan kalau ia jatuh, mungkin ia akan ikut menyeret Raja Alpha bersamanya...
“Yang Mulia Raja Alpha Rhys.” Adrian berusaha menutupi rasa muaknya. “Saya mohon maaf. Pelayan bodoh ini tidak menyadari kalau kita akan bertemu di sini.”
Aku mengangguk pelan, serendah mungkin. Jadi ini Raja Alpha. Tak ada hal baik yang bakal terjadi karena aku tersandung masuk ke tempat seperti ini.
Adrian mencengkeram bahuku kasar dan mulai menarikku pergi. “Dia akan pergi sekarang.”
“Dia bisa bicara untuk dirinya sendiri.” Aura Raja Alpha membuat kami berdua membeku. “Siapa namamu, Nak?”
Selama hidupnya, Grace tumbuh di dalam kawanan yang tak pernah menganggapnya berharga—dan memanfaatkannya dengan segala cara yang bisa mereka pikirkan. Ayahnya, Alpha pada masa itu, membiarkan semuanya terjadi, sampai pada akhirnya malah mengurungnya.
Ketika ayahnya mati, bukannya membaik, keadaan justru makin buruk. Saudari tirinya dan suami saudari tirinya mengubah hidupnya jadi neraka yang tak putus-putus. Grace tak pernah melihat jalan keluar; ia tak punya serigala, dan ia memilih jadi bisu—karena diam selalu terasa lebih aman daripada membuka mulut. Tapi ia tidak selemah yang ia kira.
Saat Raja Alpha Rhys datang berkunjung dengan harapan menemukan calon pendamping, hidup Grace berubah total. Semua yang ia pahami selama ini ternyata tidak seperti kelihatannya, dan kini ia mulai mengurai kusut yang ditinggalkan untuknya. Dengan bantuan sang Raja Alpha, ia perlahan menemukan dirinya sendiri, sepotong demi sepotong.
Tapi apakah ia cuma bidak dalam permainan sang Raja? Sudah ada orang lain sebelum dirinya. Benarkah dia yang selama ini ditunggu Rhys? Mampukah ia bertahan dari kekacauan yang membelitnya—atau ia akan hancur sebelum sempat menemukan jawaban yang menantinya?
Ia sudah terlanjur masuk terlalu dalam. Dan kalau ia jatuh, mungkin ia akan ikut menyeret Raja Alpha bersamanya...














