3 Book(s) Related to luck guy manwha

Halo, Nyonya Gu

Halo, Nyonya Gu

491 Dilihat · Sedang Berlangsung · Elara Vossington
Tahun itu, karena pertemuan yang tidak terduga, hatinya yang sunyi mulai berdetak untuknya. Pertama kali melihatnya, ia merasakan perasaan yang disebut "nyaman" menyebar di dalam hatinya, perlahan berakar dan tumbuh.

Tahun itu, saat pertama kali melihatnya, topeng dinginnya perlahan hancur, ia melindunginya dari segala badai. Demi dia, ia rela merendahkan diri, saat dia menangis tak berdaya, ia memeluknya erat di dadanya. Demi dia, ia rela belajar memasak, saat dia lelah, ia mulai belajar mencuci tangan dan membuat sup.

Di masa-masa terindah, mereka saling mengenal, saling memahami, dan saling mencintai. Pada akhirnya, kamu menjadi Nyonya Gu-nya, dan dia menjadi Tuan Gu-mu.

Dia berkata, "Betapa beruntungnya aku bisa bertemu denganmu dan memilikinya."

Dia berkata, "Hanya karena kamu adalah Nyonya Gu-ku, seseorang yang akan ku jaga sepanjang hidupku."
Mantan Suami Manja & Kecanduan Padaku

Mantan Suami Manja & Kecanduan Padaku

422 Dilihat · Sedang Berlangsung · Ahmad Fauzi
Hal yang paling disesali Sari Wijaya adalah ketika melepaskan segalanya untuk menikah diam-diam dengan Ari Limbong, lalu dengan hina menemani di sisinya hingga kehilangan jati dirinya.
Saat cinta pertama sang pria kembali ke tanah air, dia memutuskan untuk tidak menginginkannya lagi.
Usai perceraian, wanita itu justru mencapai puncak kesuksesan hidupnya.
Warisan Darah

Warisan Darah

305 Dilihat · Sedang Berlangsung · Lavinia Luca
"Setannya kembali..."

Aku berdiri di dekat loker. "Masa pubertas pasti menghantamnya seperti truk. Kapan dia jadi seganteng ini?"

Tangan besarnya yang kuat mencengkeram pergelangan tanganku dengan erat, menekannya dengan paksa ke pintu di level bahuku, membuat tulang-tulangku sakit banget sampai aku pikir mereka akan patah kalau dia menambah sedikit lagi tekanan.

Namun meskipun rasa sakitnya luar biasa, aku menolak untuk meneteskan air mata, menatap balik ke dalam mata hijaunya yang berkilauan dengan penuh tantangan.

"Aku nggak takut sama kamu," aku meludah di antara gigi yang terkatup rapat, memperhatikan senyum iblis yang menarik bibir merah mudanya yang alami.

"Bagaimana sekarang?"

Dia berbisik dengan jahat, membuat seluruh tubuhku dipenuhi rasa takut dan ngeri saat aku melihat matanya berubah dari hijau zamrud menjadi emas yang bersinar tak wajar, menatapku dengan lapar.

Tangannya dengan cepat menekan mulutku, tiba-tiba membungkam teriakan yang hampir keluar.

"Aku nggak peduli apa yang kamu pikirkan, kamu milikku!"

"Apa-apaan ini..."


Carrie DeLuca, seorang remaja yang tidak terlalu normal dengan banyak masalah perilaku dan hidup yang benar-benar kacau, bertemu dengan masalah terbesar dalam hidupnya: seorang manusia serigala dengan banyak masalah kemarahan dan obsesi yang jelas terhadapnya...

Apa yang bisa dia lakukan? Lari sejauh mungkin darinya atau tetap tinggal dan mencoba melawannya?
1