15 Book(s) Related to jeff lindsay books

Istri Terbuang Membalas Dendam

Istri Terbuang Membalas Dendam

340 Dilihat · Sedang Berlangsung · Freya Brooks
Setelah sepuluh tahun menikah, Hollis Meyer percaya bahwa dia telah menemukan suami yang luar biasa. Sedikit yang dia tahu, suaminya akan membawanya ke jalan kehancuran! Dengan menyamar sebagai pernikahan, dia memanipulasi emosinya, merencanakan untuk mengambil kekayaannya, dan bahkan memusnahkan seluruh keluarga Meyer, semua demi sekejap cinta sejati.

Namun, takdir campur tangan dengan pembunuhan yang direncanakan dengan cermat, mengirimnya kembali sepuluh tahun ke masa lalu! Dalam kehidupan baru ini, dia bersumpah untuk menghancurkannya sepenuhnya, menghapus garis keturunannya hingga menjadi abu, dan mengutuk kekasihnya dengan kemalangan tanpa akhir.

Dia berjanji untuk membalas dendam seratus kali lipat pada semua orang yang telah menyakitinya!
Dan begitu, tindakan pertamanya setelah terlahir kembali adalah menolak rayuan si brengsek itu dan dengan tegas menikahi musuh bebuyutannya dari kehidupan sebelumnya—seorang taipan terkemuka yang seharusnya tidak dia ganggu kali ini!

Dia mengira pernikahan mereka akan didorong oleh nafsu daripada kasih sayang, tetapi yang mengejutkannya, taipan itu menghujaninya dengan cinta dan pengabdian tanpa batas setelah mereka menikah.
Dewa Medis Turun Gunung

Dewa Medis Turun Gunung

440 Dilihat · Sedang Berlangsung · Hazel Brooks
Pewaris Tian Dao Yi Men dari Gunung Long Hu, Yang Hao, turun gunung atas perintah gurunya untuk mengobati orang sakit. Dengan kondisi bawaan lahir yang langka, ia memulai karirnya sebagai dokter magang di rumah sakit. Berbekal keterampilan medis dan kemampuan ramalannya, ia perlahan-lahan mengumpulkan pahala dan mencapai puncak hidupnya. Dia dengan tegas mengalahkan anak-anak kaya yang sombong dan menikmati kehidupan dengan wanita-wanita cantik yang luar biasa.
Sebelum Dia Menjadi Miliarder Terobsesiku

Sebelum Dia Menjadi Miliarder Terobsesiku

715 Dilihat · Sedang Berlangsung · Vivian Brooks
“Pernah nggak sih… kamu beneran cinta sama aku?” tanya Summer Hayes suatu kali pada suaminya.

Kieran Cross tak pernah menjawab.

Selama dua tahun, Summer hidup dengan keyakinan kalau pernikahan mereka cuma bentuk balas dendam. Sentuhan Kieran dingin seperti es, genggamannya selalu terasa seperti belenggu, dan diamnya… tajam, seolah bisa melukai tanpa perlu kata-kata. Cowok kaya raya yang dulu ia anggap tak terlihat saat SMA akhirnya membuatnya membayar semuanya.

Sampai malam saat Kieran mati demi menyelamatkannya.

Ketika yacht mereka miring lalu tenggelam, ombak membekukan menampar wajah Summer tanpa ampun. Lampu-lampu di atas geladak padam satu per satu, berubah jadi titik-titik redup di balik kabut asin. Di tengah kekacauan—teriakan, bunyi logam beradu, aroma bahan bakar—Kieran mendorongnya ke perahu penyelamat.

Dengan paksa.

Dengan tenaga terakhir.

Ada darah di bibirnya, merah gelap yang kontras dengan kulitnya yang pucat. Matanya tetap menahan Summer, seolah tak mau melepas walau laut menarik tubuhnya ke bawah. Dan untuk pertama kalinya sejak mereka menikah—untuk pertama kalinya selama Summer mengenal Kieran—mulut itu membentuk kalimat yang selalu ia tunggu, kalimat yang tak pernah sekalipun ia dengar.

“Aku cinta kamu.”

Summer baru benar-benar mengerti saat semuanya terlambat.

Saat perahu penyelamat menjauh, dan sosok Kieran tersapu gelombang, lenyap dalam dingin yang tak berujung.

Tiga tahun kemudian, Summer hidup seperti cangkang kosong. Duka menggumpal di dadanya, tak pernah benar-benar turun, sementara ingatan malam itu terus menghantamnya di waktu-waktu yang paling tak siap. Suara air, bau garam, rasa sesak—semuanya datang mendadak, menelan napasnya. PTSD membuatnya sulit tidur, sulit makan, sulit percaya bahwa ia masih berhak hidup.

Lalu suatu hari, saat jalanan basah dan lampu-lampu kendaraan berpendar di kaca, dunia berputar terlalu cepat.

Mobilnya menabrak.

Benturan keras. Gelap. Sunyi.

Dan saat Summer membuka mata—

Ia ada di kamar yang sudah lama hilang dari hidupnya.

Dinding dengan poster lama, meja belajar penuh buku, aroma sabun laundry yang dulu selalu dipakai ibunya. Jantungnya seperti berhenti, lalu berdetak liar.

Ia menoleh.

Di cermin, wajahnya… muda. Terlalu muda. Pipi masih penuh, mata masih menyimpan naivete yang seharusnya sudah lama mati. Tubuhnya kecil, tangan ini tangan remaja.

Enam belas.

Summer menahan napas saat mendengar suara dari luar kamar.

Suara yang selama bertahun-tahun ia rindukan sampai rasanya bisa gila.

Ibunya.

Masih hidup.

Kaki Summer lemas. Ia hampir jatuh hanya karena satu kenyataan itu. Dunia yang dulu merebut terlalu banyak darinya—kali ini mengembalikan sesuatu yang mustahil.

Namun ada satu hal lagi yang membuat tengkuknya merinding.

Kieran.

Kieran Cross yang ia kenal—suaminya, miliarder yang tak tersentuh, pria dengan jas mahal dan tatapan yang tak pernah benar-benar hangat—belum menjadi siapa-siapa.

Di usia ini, Kieran bukan penguasa yang membuat orang menunduk. Ia hanyalah anak beasiswa yang semua orang anggap tidak penting. Yang duduk di ujung kelas. Yang menunduk saat berjalan, seolah berharap tak ada yang melihatnya.

Pendiam.

Kelelahan.

Dan terlalu kurus, seolah sengaja menahan lapar demi seseorang.

Summer segera mengingat detail-detail yang dulu tak pernah ia pedulikan—karena dulu ia terlalu sibuk dengan dunianya sendiri. Kieran punya adik perempuan kecil yang tuli. Dan Kieran bekerja apa saja, mengambil shift tambahan, menahan kantuk, menahan lapar, agar adiknya tetap bisa makan… tetap bisa sekolah… tetap bisa bertahan.

Sementara semua orang? Menertawakan sepatu lusuhnya. Mengabaikan keberadaannya. Menganggapnya cuma “anak miskin” yang kebetulan numpang belajar di sekolah mereka.

Summer menelan ludah saat bayangan masa depan menghantamnya: Kieran yang kelak menjadi pria yang dingin, keras, dan penuh rahasia. Kieran yang memeluknya tanpa pernah benar-benar memberi tempat aman. Kieran yang mati untuknya—dan baru mengucapkan “aku cinta kamu” di detik terakhir hidupnya.

Kalau ini kesempatan kedua…

Kalau takdir benar-benar memberinya kesempatan—

Maka kali ini, ia tak akan membiarkan Kieran menjalani hidup sendirian.

Hari pertama ia kembali ke sekolah, semuanya terasa seperti déjà vu yang kejam. Lorong ramai, tawa, geng-geng kecil yang dulu ia kenal. Tapi pandangan Summer tak mencari siapa pun selain satu nama.

Dan ia menemukannya.

Kieran duduk di bus sekolah, berdiri di dekat pintu, memeluk tasnya dekat dada. Tatapannya menelusuri bangku-bangku yang sudah terisi—tempat yang tak pernah disisakan untuknya. Anak-anak lain berpura-pura tak melihat, ada yang sengaja memalingkan wajah, ada yang menyeringai kecil.

Tak ada satu pun yang menawarkan kursi.

Summer merasakan dada panas, bukan karena marah saja, tapi karena rasa bersalah yang menumpuk seperti utang.

Dulu, ia juga salah satu dari mereka.

Dulu, ia juga memilih diam.

Kali ini tidak.

Summer melangkah masuk, menembus kerumunan, dan duduk di bangku kosong sebelah jendela. Ia menoleh pada Kieran—pada anak laki-laki yang suatu hari akan menjadi suaminya, pada pria yang mati demi dirinya—lalu menepuk kursi di sebelahnya.

“Duduk sini,” kata Summer, suaranya tegas tapi lembut. “Masih kosong.”

Kieran seperti tak percaya. Matanya menatap Summer sejenak, bingung, ragu, seolah khawatir ini cuma lelucon. Ia menelan ludah, lalu duduk perlahan, tubuhnya kaku seperti siap kabur kapan saja.

Summer memandang lurus ke depan, tapi hatinya bergetar.

Karena ia tahu apa yang dipertaruhkan.

Di hidup ini, ia akan menyelamatkan Kieran—bukan hanya dari kelaparan, kelelahan, dan kesepian, tapi dari masa depan yang membentuknya jadi pria yang begitu hancur sampai cinta pun ia simpan sebagai senjata.

Namun semakin dekat Summer dengan Kieran, semakin besar kemungkinan ia mengorek kebenaran yang dulu tersembunyi rapi: alasan Kieran menjadi seperti itu, alasan kebenciannya terasa seperti cinta yang salah arah, dan alasan mengapa… setiap kali Kieran mencintainya, ujungnya selalu tragedi.

Dan Summer tak tahu mana yang lebih menakutkan—

Menyelamatkan Kieran…

atau mengetahui bahwa takdir selalu meminta bayaran saat mereka saling jatuh cinta.
Luna Kami, Jodoh Kami

Luna Kami, Jodoh Kami

1.9k Dilihat · Sedang Berlangsung · Linda Middleman
"Indah sekali," bisik Ares sambil tersenyum.

"Benar-benar mempesona," balas Eros sambil mengambil tanganku dan mengecupnya dengan lembut.

"Terima kasih," jawabku sambil tersipu. "Kalian juga tampan."

"Tapi kamu, pasangan cantik kami, lebih bersinar dari siapa pun," bisik Ares sambil menarikku ke dalam pelukannya, menyegel bibir kami dengan ciuman.


Athena Moonblood adalah seorang gadis tanpa kawanan atau keluarga. Setelah menerima penolakan dari pasangannya, Athena berjuang hingga Pasangan Kedua muncul.

Ares dan Eros Moonheart adalah Alpha kembar dari Kawanan Bayangan Mistis yang sedang mencari Pasangan mereka. Dipaksa menghadiri pesta tahunan, Dewi Bulan memutuskan untuk menyatukan takdir mereka, mempertemukan mereka bersama.
Putri Terlarang dan Para Pria Mafianya

Putri Terlarang dan Para Pria Mafianya

987 Dilihat · Sedang Berlangsung · Linda Middleman
“Cinta…” dengkur sebuah suara, berat dan lembut seperti beludru, ketika hembusan napas panas menempel di daun telingaku. Seluruh tubuhku merinding, getarannya merayap sampai ke pusat ragaku, memaksaku merengek pelan.

“Kata-kata, Putri,” bisik suara lain—lembut tapi tegas—bersamaan dengan tamparan ringan yang mendarat di bokongku.

“Tolong…” rintihku. Kebutuhanku pada mereka membengkak, nyaris menyakitkan.

“Tolong apa?” tanya yang lain.

“Apa yang kamu mau? Ucapkan, Nak,” perintah suara yang paling mendominasi di antara mereka.

“Ambil aku! Aku udah nggak kuat nahan lagi!” jeritku. Air mata mengancam tumpah di balik penutup mataku.

“Nah, gitu dong. Nggak susah, kan?” kata salah satu suara, dan aku bisa mendengar seringai di balik ucapannya.


Citra Wiratama selalu hidup sebagai putri. Setidaknya, begitu yang ia yakini—sampai hari ayahnya terpaksa mencari pertolongan pada empat lelaki yang namanya cukup untuk membuat orang-orang menunduk.

Lukas, Galang, Alex, dan Tono.

Mereka bukan sekadar orang berkuasa. Mereka adalah para pemimpin jaringan gelap yang mengatur semuanya—di kantor, di jalanan, dan di ranjang. Lelaki-lelaki yang terbiasa mengambil apa yang mereka mau, lalu berbagi… hampir segala hal.

Saat keluarga Citra jatuh miskin dan nyawanya jadi taruhan, ia tak punya pilihan selain menikah—bukan dengan satu, melainkan empat lelaki itu. Masing-masing menawarkan kenikmatan dengan cara yang bahkan tak pernah berani ia bayangkan.

Tapi ketika dua keluarga lain ikut mengincarnya, apakah Citra sanggup bertahan dari kegilaan ini? Atau justru mengakui hasrat terdalamnya akan jadi awal kehancuran—selamanya ternoda oleh tangan para lelaki paling berbahaya itu?
Cinta Terlarang Kita

Cinta Terlarang Kita

838 Dilihat · Sedang Berlangsung · Linda Middleman
“Tolong, lewat sini, Nona,” suara seorang pembantu terdengar, lembut tapi tegas, sementara ia menuntunku dengan hati-hati menaiki anak tangga yang mengarah ke dalam sebuah rumah besar.

Aku masih terpaku, tapi kakiku tetap bergerak mengikuti. Entah kenapa, dadaku mendadak sesak oleh rasa gugup yang datang begitu saja.

“Nggak usah khawatir. Tuan-tuan sudah menunggu kedatangan Nona sejak menerima kabar lewat telepon,” begitu saja yang kudengar saat kami memasuki rumah itu.

Begitu melewati ambang, aku seperti kehilangan udara. Tiga pria berdiri menunggu—tampan, berwibawa, dan terlalu nyata untuk sekadar jadi bayangan masa kecil. Tenggorokanku kering.

“Selamat datang di rumah, Putri,” ucap salah satunya.

“Sudah lama ya, harta kecilku,” kata yang lain, suaranya rendah, mengikat telingaku.

“Ke sini. Biar kami sambut kamu pulang, Sayang,” suara ketiga menyusul, hangat dan memerintah dalam satu tarikan napas.

Mereka bertiga—kakak-kakak tiriku—kini berdiri tepat di depanku.

Sial. Ini yang jadi makin panas situasinya… atau aku yang salah napas?


Alya, putri bungsu keluarga Ksatria, pelan-pelan harus kembali masuk ke hidup yang baru setelah kematian kedua orang tuanya menghantam tanpa ampun. Usianya belum genap delapan belas ketika ia dikirim untuk tinggal bersama kakak-kakak tirinya—orang-orang yang sudah tak ia temui sejak ia berumur delapan tahun.

Reza, Dilan, dan Kaleb adalah kakak-kakak tiri Alya. Kini berusia dua puluh delapan, Reza dan kedua saudaranya mendadak harus mengurus adik mereka yang hampir memasuki usia dewasa.

Hanya saja, begitu Alya tiba, mereka justru seakan terseret pada sesuatu yang tak mereka rencanakan—tertarik seketika, dan siap melakukan apa pun agar Alya tetap bersama mereka… selamanya.
Sang Putri Sejati Kembali

Sang Putri Sejati Kembali

368 Dilihat · Sedang Berlangsung · Linda Lim
【Prolog: Anak Ajaib + Cinta Murni 1V1 + Nikah Kilat + Cinta Setelah Nikah + Pura-pura Lembut + Identitas Tersembunyi】

Kirana adalah putri palsu yang dipelihara keluarga Wijaya selama 19 tahun. Ia dipaksa menggantikan putri sejati untuk menikahi seorang pria sakarat yang tak pernah bisa ditemui.

Mengira dirinya akan hidup sengsara sebagai yatim piatu, ia justru mengganti marga dan sukses membangun hidupnya sendiri.

Ardian adalah lambang kekuasaan di Kota Harbour. Kabarnya, ia kejam, tak berperasaan, dan identitas ibu dari anak ajaib di sisinya adalah misteri terbesar kota itu.

Suatu hari, saat Ardian sakit dan tak sadarkan diri, seorang wanita nekat menyusup ke kamarnya dan... "merusaknya"!

Ia menggelar perburuan di seluruh kota, tak menyangka bahwa "biang kerok"-nya justru berkeliaran di bawah hidungnya sendiri—guru anaknya!

Saat semuanya terbongkar, ia mengepungnya di sudut dinding, mencengkeram dagunya, "Bu Guru Kirana, mainmu cukup berwarna."

Dia mengeluarkan buku nikah berdebu: "Aku 'merusak'mu, secara legal."

Sejak itu, ia mencintainya sampai ke tulang sumsum, memanjakannya bagai di surga.

"Kirana licik sekali, demi jadi ibu tiri muda keluarga Hartawan, sampai jadi guru TK!"
"Jadi ibu tiri di keluarga konglomerat nggak gampang, aku yakin dalam sebulan dia diusir!"

Keesokan harinya, Kirana mengunggah hasil tes DNA di media sosial, dengan caption: 【MAAF YA, ANAK KANDUNG!】
Jangan Ganggu Pernikahanku, Mantan

Jangan Ganggu Pernikahanku, Mantan

703 Dilihat · Sedang Berlangsung · Linda Handayani
Sudah empat tahun aku menikah dengannya, satu-satunya keinginanku adalah memberinya seorang anak.

Sayangnya, dia tak pernah mau tidur bersamaku.

Kupikir dia memang pria yang dingin dan tak punya gairah...

Tapi dokter justru bilang, dia begitu ganas saat bercinta sampai seorang wanita mengalami luka robek di bagian duburnya.

Hatiku berhenti berdetak. Karena wanita itu bukan orang lain.

Dia adalah "adik" kandung tirinya.
Suamiku Berencana Membunuhku

Suamiku Berencana Membunuhku

330 Dilihat · Sedang Berlangsung · Linda Lim
Dulu, kukira aku punya keluarga yang sempurna. Kuyakin suamiku mencintaiku dalam-dalam dan menganggap diriku wanita paling bahagia di dunia.

Namun suatu hari, aku menemukan bahwa pembantu kami diam-diam meracuniku. Yang lebih mengejutkanku lagi... aku mengetahui bahwa suamiku ternyata berselingkuh dengannya.
Dikejar CEO Dingin, Sang Mantan Istri Jadi Idama

Dikejar CEO Dingin, Sang Mantan Istri Jadi Idama

463 Dilihat · Sedang Berlangsung · Linda Handayani
Suamiku jatuh cinta pada wanita lain dan minta cerai. Aku setuju.
Bercerai itu mudah, tetapi rujuk lagi tidak akan semudah itu.

Setelah bercerai, mantan suamiku baru tahu bahwa aku ternyata putri keluarga konglomerat. Ia pun jatuh cinta lagi padaku, bahkan sampai berlutut memohon untuk menikahinya kembali.

Untuk itu, aku hanya punya satu kata: "Pergi sana!"
Cinta Terlarang: Rahasia di Balik Keluarga

Cinta Terlarang: Rahasia di Balik Keluarga

790 Dilihat · Sedang Berlangsung · Linda Handayani
Agus Salim adalah seorang elit pembunuh bayaran, tengah menjalankan misi rahasia tertinggi di tengah pergolakan perang—misi yang melambangkan kehormatan tertinggi bagi seorang asasin.

Namun, di momen paling genting, dia mendapat telepon dari rumah: ayahnya meninggal dalam keadaan misterius, diselimuti rahasia besar.

Terburu-buru pulang untuk menyelidiki kematian ayahnya, Benjamin terkejut menemukan halangan pertamanya adalah seorang wanita memikat yang kini harus dipanggilnya 'Ibu Tiri'.

Mungkinkah ibu tiri yang cantik, sensual, dan muda ini terkait dengan kematian mendadak ayahnya?
Dihadapkan pada salah paham darinya, jalan mana yang harus Benjamin pilih?
Dilema ini menuntut kontemplasi yang dalam darinya.
RATU ALPHA

RATU ALPHA

1.1k Dilihat · Sedang Berlangsung · Linda NH
Bagaimana reaksi kamu jika mencoba menangkap suamimu di kantor hanya mengenakan lingerie di bawah mantel dan menemukan dia sedang berselingkuh dengan rekan kerjanya?
Bagi Isabella, ini adalah titik puncak. Setelah bertahun-tahun diremehkan dan diabaikan, dia memutuskan untuk mengakhiri pernikahannya.
Dan dia sama sekali tidak menyangka bahwa ketika dia pergi merayakan perceraiannya, dia akan bertemu dengan tiga pria yang akan mengubah nasibnya selamanya dan memperkenalkannya pada kenikmatan yang belum pernah dia rasakan.
Asher, Jax, dan Know, tiga pria alfa, pewaris raja werewolf terakhir, akan melakukan apa saja untuk menjaga calon ratu mereka tetap di sisi mereka.
Dan ketika aku bilang apa saja, aku benar-benar maksud... apa saja.
Cepat, CEO! Kejar Mantan yang Kabur!

Cepat, CEO! Kejar Mantan yang Kabur!

904 Dilihat · Sedang Berlangsung · Linda Lim
Aku mengikutinya sejak usiaku delapan belas tahun, selalu yakin bahwa aku berbeda dari yang lain.
Hingga kemudian, ia membawa pulang seorang gadis. Pemalu, penakut, persis seperti diriku dulu.
Menyaksikannya membanjiri gadis itu dengan segala perhatian yang pernah ia tahan untukku, barulah aku tersadar: aku tak pernah menjadi keistimewaan. Dialah satu-satunya.
Pada tahun kesepuluh mengikutinya, dengan hati yang luka tapi mantap, aku memilih untuk pergi.
1