2 Book(s) Related to harry potter as an anime

Lahir Kembali di Tahun 80-an, Suami Sibuk Memanjakan Istri

Lahir Kembali di Tahun 80-an, Suami Sibuk Memanjakan Istri

896 Dilihat · Sedang Berlangsung · Lysandra Veyne
Pada abad ke-24, seorang pemuda bernama Cui Xiaoyu mengalami kecelakaan mobil yang membuatnya terlempar ke tahun 80-an, menjadi seorang gadis biasa dari keluarga petani miskin di desa.

Katanya sih bakal menikmati kehidupan pedesaan yang santai, tapi kenapa baru saja sampai malah hampir dijual oleh pedagang manusia? Dia harus mengurus makanan keluarganya, dan juga menghadapi dua paman yang memandangnya seperti musuh!

Orang lain yang terlempar ke masa lalu biasanya punya "cheat" yang membuat hidup mereka lancar dan sukses. Tapi dia hanya punya sepasang mata yang bisa melihat segala sesuatu dengan jelas. Di zaman yang keras ini, mata seperti itu berguna buat apa?

Jadi, dia hanya bisa bekerja keras menanam jagung, mencari sumber air, dan melihat apakah ada tambang tersembunyi di sekitar sini! Dia tidak percaya bahwa dengan otaknya ini, dia bisa mati kelaparan di zaman kekeringan ini!

Dengan menendang paman yang jahat dan memukul preman tambang di desa, dia akan membawa seluruh keluarga Cui menuju jalan kekayaan!
Gigolo Miliarder dan Aku

Gigolo Miliarder dan Aku

200 Dilihat · Sedang Berlangsung · precious peter
“Empat ratus ribu. Cukup buat jasa lo?”

Alya melempar kartu ke arah pria itu, mengiranya cuma pemandu di klub malam. Padahal yang berdiri di depannya adalah Lucas Wijaya—miliarder paling berpengaruh di Ibu Kota.

Dikhianati tunangannya dan disingkirkan oleh adiknya sendiri, Alya cuma ingin satu malam tanpa sadar, satu malam untuk lupa. Ia mengira pria itu hanya pengalih perhatian yang dibayar. Namun Lucas punya rencana lain.

Saat Alya berusaha menghilang, Lucas sudah lebih dulu menutup jalan. Ia menjepit Alya ke dinding, jarak mereka nyaris tak ada. Tatapan mata gelapnya membakar, panas, seolah menandai kepemilikan.

“Kamu sudah beli tubuh gue, Alya.” Suaranya rendah, dingin, tapi menggigit. “Tapi harga buat pergi? Itu bakal lo bayar seumur hidup.”
1