3 Book(s) Related to foxy babe

Foxy Wife

Foxy Wife

742 Dilihat · Sedang Berlangsung · Raein23
Deby, nama perempuan yang rela memberikan seluruh hidup ke orang yang tak ia kenal demi pembalasan dendam atas kematian keluarganya.

Cinta bukanlah perioritas hidup Deby. Satu hal yang ditekankan, ia bukan perempuan nakal, orang terjepit hidup ataupun menjual diri.

Hanya melihat 'peruntungan' hubungan bersama seorang presdir Alzero Corp. Terikat penuh ke balas dendam.

Hidup sederhana cukup, Deby tak mengharapkan hal lain.

Menjadi istri diatas kertas adalah sebab ia mau. Sementara licik, licin dan perempuan ular bukanlah pilihan terakhir.

Deby sendiri yang memposisikan diri sendiri. So..., hit with that do. Done.

Zenit Alzero pun bukan orang yang terjebak, ia yang menawarkan. Tak ada dusta antara mereka.

Deby seorang anak dari mafia yang punya dendam ke keluarga Arnais, sepupu Zenit Alzero. Deby menikah ke Zen adalah untuk akses balas dendamnya.

Bagaimana jadinya Devil bertemu evil?

Akankah hubungan mereka berjalan baik?

Semua adalah kisah cinta dan balas dendam. bisakah cinta sejati mempersatukan mereka?
Oops, Sugar Baby-ku Seorang Miliarder

Oops, Sugar Baby-ku Seorang Miliarder

404 Dilihat · Sedang Berlangsung · Sophia
Pada hari pernikahannya, suaminya kabur dengan wanita lain.
Malam itu, dia membawa pulang seorang pemuda tampan!
Siapa yang butuh pria di zaman sekarang?
Tiga tahun kemudian, pemuda itu berubah menjadi CEO yang berkuasa.
Tunggu, kamu, seorang miliarder, menghabiskan uang cewek ini setiap hari?
Ayah Sahabat Terbaikku Terlalu Menggoda

Ayah Sahabat Terbaikku Terlalu Menggoda

643 Dilihat · Sedang Berlangsung · Baby Butterfly
Aku sama sekali nggak pernah nyangka kencan butaku bakal berakhir dengan… dia.

Di kamar hotel yang remang, si pria asing itu bertanya pelan, “Aku boleh lebih dekat?”

Ini persis skenario yang pernah kubayangkan setelah patah hati ditinggal pacarku. Cara paling cepat buat mengubur rasa sakit: cari orang yang nggak kenal aku, malam yang nggak perlu diingat, lalu besok pura-pura semuanya baik-baik saja.

Saat dia mulai membantuku melepas baju, ujung-ujung jarinya menelusuri kulitku pelan, bikin bulu kudukku berdiri. Aku menahan isak yang nyaris lolos—campur aduk antara sedih yang belum selesai dan tubuhku yang tetap merespons sentuhannya.

Lalu, di sela napas yang berat, aku menangkap sesuatu yang familiar.

Aroma.

Aroma yang pernah kucium berkali-kali, di ruang tamu rumah sahabatku, di mobil yang sering menjemput kami, di jaket yang pernah kupinjam ketika hujan. Sejenak, dadaku terasa sesak, tapi aku memaksa otakku berhenti mencari-cari jawaban.

Sampai dia menunduk, bibirnya mendekat ke telingaku, dan berbisik, “Kita mulai pelan-pelan, ya…”

Kalimat itu—nada itu—cara dia menyebutnya… menghantamku seperti tamparan.

Aku menegang.

“Justin!” Aku terengah, suara itu keluar begitu saja, sementara jantungku berlari kencang, seolah mau menembus tulang rusukku.

Dan pada detik itu juga, kenyataan menabrakku tanpa ampun.

Pria yang semalaman bersamaku—pria yang kukira orang asing—adalah ayah sahabatku sendiri.


Salsa mengira kencan buta dengan orang asing akan membantunya melupakan patah hati—sampai ia sadar pria yang menghabiskan malam bersamanya adalah Justin, ayah sahabatnya.

Di hadapan godaan yang terlarang, akankah Salsa membiarkan dirinya tenggelam dalam rasa itu, meski ia tahu risikonya?
1