2 Book(s) Related to dipika mukherjee

DIIKAT DENGAN TIGA ALPHA MILIARDER

DIIKAT DENGAN TIGA ALPHA MILIARDER

778 Dilihat · Sedang Berlangsung · gemmalynne19
Nadiku berlari kencang, terbelah antara takut dan sesuatu yang bahkan tak bisa kunamai.

“Jangan dekat-dekat,” bisikku, tapi dia cuma menatapku, sorot matanya gelap dan tak terbaca. Kedekatannya merampas udara dari paru-paruku, kehadirannya terlalu mendominasi untuk diabaikan.

Dia mengendus—pelan, sengaja—mulutnya berbahaya sekali dekat dengan leherku, lalu tangannya meluncur naik, mencengkeram pinggangku dengan kepemilikan yang tegas sampai napasku tercekat. Aku terkesiap saat jemarinya menyusup ke bawah rokku, kainnya meluncur di atas pahaku seperti godaan dosa.

Aku berusaha melawan, memanggil marah yang selama ini jadi perisaiku, tapi tubuhku mengkhianatiku lewat napas yang bergetar.

Kata-katanya rendah, seperti geraman yang dibungkus rayuan. “Kamu seharusnya sama aku, Sera.”

Aku membeku, jantung berdebar, setiap naluri menjerit menyuruhku bergerak tapi aku tak sanggup. Wibawa dalam suaranya, keyakinannya, membuat tekadku goyah.

Aku ingin menyangkal, ingin berteriak, ingin melawan, tapi diamku justru memberi jawaban yang tak pernah kumaksudkan.


Aku terkutuk, begitu kata mereka. Tanpa serigala. Tak berguna. Beban buat keluargaku dan orang buangan di dalam kawanan tempat aku dilahirkan.

Bertahan hidup berarti menelan harga diri dan mengejar pekerjaan—apa saja—asal bisa kabur dari bisik-bisik dan rasa malu yang menempel seperti noda.

Tapi takdir punya rencana lain.

Tiga Alfa. Para atasanku. Semuanya kuat. Semuanya posesif. Semuanya… milikku.

Aku nggak pernah minta dijodohkan dengan mereka. Aku nggak menyangka sentuhan mereka, obsesi mereka, atau panas aneh yang menyala setiap kali mereka menatapku seolah aku sesuatu yang ingin mereka lahap hidup-hidup.

Namun di balik kuasa mereka ada rahasia—kebenaran yang kelam, luka yang menyakitkan, dan masa lalu yang menghantui—hal-hal yang belum siap kutanggung.

Sekarang, semuanya—takdirku, serigalaku, jiwaku—berada di tanganku.

Tapi aku harus memilih satu Alfa.

Meski itu berarti menghancurkan kami semua.
Dipaksa Menikah dengan Pangeran Alien

Dipaksa Menikah dengan Pangeran Alien

1.1k Dilihat · Sedang Berlangsung · Amarachi Gabriel
Xy’thern bergerak cepat mengambil alih dari Xavier, dan udara di ruangan itu seketika terasa makin tegang, seperti listrik tipis yang merambat di kulit.

Tatapannya menusuk dalam ke mataku, membuatku merasa semakin liar—seolah semua batas yang tadi kupunya luruh begitu saja.

“Kamu mau aku masukin?” tanyanya pelan. Suaranya saja sudah cukup membuat tubuhku yang basah kian tak karuan. Ekornya menggesek punggungku, ujungnya menyapu kulitku dengan sengaja, memicu gelombang hangat yang mengalir deras ke seluruh tubuhku.

“Mau, Xy… tolong bikin aku enak pakai… semua punyamu,” kataku hampir seperti memohon, tubuhku penuh sesak oleh hasrat.

Tiba-tiba terdengar bunyi beradu di lantai—dia sudah menyapu bersih apa pun yang ada di atas meja, disingkirkan begitu saja tanpa peduli.

Bibirnya menempel di leherku, menghisap dan menahan napas di sana, lalu—perlahan—dia menembusku. Aku tersentak, napasku pecah jadi erangan yang terlalu keras untuk kutahan.


Mengetahui bahwa ketika menginjak delapan belas tahun, ia akan dijadikan “pembiak” bagi alien entah siapa, adalah kenyataan yang harus diterima Tessa sejak kecil—seperti setiap gadis manusia lain yang tumbuh dengan ketakutan yang sama. Itu sudah cukup buruk. Namun yang tak pernah ia siapkan adalah satu hal: pangeran dari bangsa alien yang sejak lama ia benci—dengan alasan yang ia anggap benar—tiba-tiba memutuskan bahwa dialah yang akan menjadi pengantinnya.

Lebih parahnya lagi, semakin ia mengenalnya, semakin banyak alasan baru untuk membencinya. Tapi entah bagaimana, alasan-alasan lain juga bermunculan—alasan yang membuat dada Tessa terasa goyah, membuatnya harus bertarung mati-matian agar pikirannya menang atas hatinya.

Sementara dunia alien mulai menemukan harapan kembali karena dirinya, Tessa justru harus berjuang untuk planetnya sendiri. Karena alien yang akhirnya berhasil merebut hati dan pikirannya bisa saja menjadi sosok yang menghancurkan segala yang ia cintai dan ia bela: Bumi.
1