2 Book(s) Related to cheryl terra

Keheningan Mematikan (lengkap)

Keheningan Mematikan (lengkap)

351 Dilihat · Sedang Berlangsung · Terra Matthews
Pencarian tujuh belas tahun atas seorang perempuan yang menghilang akhirnya berhenti ketika sisa-sisa jasadnya ditemukan. Namun, ada kejutan yang menghantam keluarga yang berduka: perempuan itu ternyata pernah hamil—dan sempat melahirkan seorang anak perempuan.

Namanya Vivian. Kini usianya enam belas. Untuk pertama kalinya ia bertemu keluarga kandungnya, tapi sama sekali bukan tipe yang langsung bersemangat ingin akrab. Masa lalunya terlalu penuh rahasia; rahasia yang, kalau sampai mereka tahu, bisa membuat mereka berbalik membencinya.

Hanya saja, keluarganya pun menyimpan rahasia mereka sendiri—rahasia yang bertabrakan dengan hal-hal yang Vivian mati-matian tolak untuk diucapkan. Saat dua dunia itu saling menghantam, Vivian harus memilih: apakah ia bisa mempercayakan masa lalunya pada mereka, apakah ia sanggup menerima siapa mereka sebenarnya, dan apakah “keluarga” memang masih punya arti.
Istri Kontrak: Pernikahan Penuh Dendam

Istri Kontrak: Pernikahan Penuh Dendam

702 Dilihat · Sedang Berlangsung · Cherie Frost
“Kamu suruh aku berhenti, aku berhenti,” bisiknya di dekat telingaku. “Tapi kalau kamu nggak...”

Dia nggak meneruskan. Dia juga nggak perlu.

Aku nggak menyuruhnya berhenti.

Sebaliknya, jemariku mencengkeram kemejanya, meremas kain itu seolah itu satu-satunya pegangan yang bikin aku tetap waras. Ada sesuatu di dalam dirinya yang akhirnya putus—sesuatu yang sudah terlalu lama dia tahan. Bibirnya menemukan bibirku dalam ciuman yang sama sekali bukan lembut, melainkan lapar, putus asa.

Aku terengah ke dalam ciumannya, tangannya meluncur naik, menangkup rahangku, menahanku seperti dia takut aku bakal lenyap begitu saja.

“Kamu bikin gue gila,” hembusnya di bibirku, lalu bibirnya turun menyusuri leherku. “Gue nggak bisa kehilangan lo, Alya. Bukan lo.”

Kepalaku terdongak, bunyi pelan lolos dari bibirku saat jemarinya menghafal lekuk pinggangku. Amarahku lumer di bawah keputusasaannya.

“Rangga...” bisikku, lebih seperti permohonan daripada penolakan.

Tangannya menangkap tanganku, jemari kami bertaut rapat. “Gue bakal balikin dia. Gue sumpah. Cuma... jangan menjauh dari gue. Tolong.”

Kata tolong itu—pelan, serak, nyaris remuk—menghancurkanku lebih dari apa pun.


Alya nggak pernah membayangkan dia akan menikahi laki-laki yang diam-diam sudah dia cintai bertahun-tahun, dengan cara seperti ini.

Saat kakaknya, Bima, terancam hukuman dua puluh lima tahun penjara karena penggelapan dana dalam jumlah besar, Rangga Wijaya—konglomerat bisnis yang terkenal kejam—menawarkan sebuah kesepakatan: menikah dengannya sebagai ganti kebebasan sang kakak.

Ini bukan lamaran dongeng, melainkan balas dendam yang disusun rapi. Karena di hati Rangga, Alya adalah biang keladi yang telah membunuh adiknya, Citra. Dia ingin Alya membayar harganya—menebusnya dengan seumur hidup penderitaan.
1