2 Book(s) Related to alin yazim

Ratu Yatim Piatu

Ratu Yatim Piatu

977 Dilihat · Sedang Berlangsung · Brandi Ray
Setelah ditinggalkan di perbatasan wilayah Pack Sungai Biru, Rain dibesarkan di panti asuhan sebagai penyihir, di mana dia menjadi sahabat dengan Jessica Tompson, seorang yatim piatu werewolf dari pack tersebut. Setelah ulang tahun Jessica yang ketujuh belas, Jessica memberi tahu Rain bahwa mereka harus melarikan diri dari pack untuk menyelamatkan Rain dari nasib yang mengerikan. Namun sebelum mereka bisa pergi, Odett, seorang anak rogue berusia lima tahun, masuk ke dalam kehidupan mereka, dan mereka memutuskan untuk membawanya agar dia tidak mengalami nasib yang sama dengan Rain. Setelah mereka pergi, mereka menghadapi bahaya di hutan saat mencoba menuju ke selatan ke New Orleans untuk mencari penyihir yang akan membantu melatih Rain menggunakan sihirnya. Namun segera, mereka akan menemukan bahwa Dewi Bulan memiliki rencana untuk Rain dan keluarga barunya. Dia ditarik dari kehidupan sengsaranya dan dilemparkan ke dalam rollercoaster naik turun, menemukan pasangan yang diberikan oleh dewi, menemukan masa lalu keluarganya, dan bahkan berperang untuk menyelamatkan semua spesies supernatural. Apa yang akan terjadi pada nasib mereka? Akankah dia menemukan akhir bahagianya?
Dipaksa Menikah dengan Pangeran Alien

Dipaksa Menikah dengan Pangeran Alien

1.1k Dilihat · Sedang Berlangsung · Amarachi Gabriel
Xy’thern bergerak cepat mengambil alih dari Xavier, dan udara di ruangan itu seketika terasa makin tegang, seperti listrik tipis yang merambat di kulit.

Tatapannya menusuk dalam ke mataku, membuatku merasa semakin liar—seolah semua batas yang tadi kupunya luruh begitu saja.

“Kamu mau aku masukin?” tanyanya pelan. Suaranya saja sudah cukup membuat tubuhku yang basah kian tak karuan. Ekornya menggesek punggungku, ujungnya menyapu kulitku dengan sengaja, memicu gelombang hangat yang mengalir deras ke seluruh tubuhku.

“Mau, Xy… tolong bikin aku enak pakai… semua punyamu,” kataku hampir seperti memohon, tubuhku penuh sesak oleh hasrat.

Tiba-tiba terdengar bunyi beradu di lantai—dia sudah menyapu bersih apa pun yang ada di atas meja, disingkirkan begitu saja tanpa peduli.

Bibirnya menempel di leherku, menghisap dan menahan napas di sana, lalu—perlahan—dia menembusku. Aku tersentak, napasku pecah jadi erangan yang terlalu keras untuk kutahan.


Mengetahui bahwa ketika menginjak delapan belas tahun, ia akan dijadikan “pembiak” bagi alien entah siapa, adalah kenyataan yang harus diterima Tessa sejak kecil—seperti setiap gadis manusia lain yang tumbuh dengan ketakutan yang sama. Itu sudah cukup buruk. Namun yang tak pernah ia siapkan adalah satu hal: pangeran dari bangsa alien yang sejak lama ia benci—dengan alasan yang ia anggap benar—tiba-tiba memutuskan bahwa dialah yang akan menjadi pengantinnya.

Lebih parahnya lagi, semakin ia mengenalnya, semakin banyak alasan baru untuk membencinya. Tapi entah bagaimana, alasan-alasan lain juga bermunculan—alasan yang membuat dada Tessa terasa goyah, membuatnya harus bertarung mati-matian agar pikirannya menang atas hatinya.

Sementara dunia alien mulai menemukan harapan kembali karena dirinya, Tessa justru harus berjuang untuk planetnya sendiri. Karena alien yang akhirnya berhasil merebut hati dan pikirannya bisa saja menjadi sosok yang menghancurkan segala yang ia cintai dan ia bela: Bumi.
1