3 Book(s) Related to Vampire's only flower

Budak Perawan Sang Pangeran Vampir

Budak Perawan Sang Pangeran Vampir

560 Dilihat · Sedang Berlangsung · Kika_Nava
“Aku bisa mencium birahimu… memekmu kecil, halus, seperti kuncup bunga—merah muda, bengkak, licin tercukur. Kamu suka sentuhanku, budak?” tanya pangeran vampir itu, membuka pahaku saat aku duduk di pangkuannya, hampir telanjang, di depan semua orang.

“Basah banget,” bisiknya, merapatkan pahaku lalu membukanya lagi, jelas menikmati bunyi lengket yang muncul dari sela kakiku. “Pikiranmu mungkin bukan milikku, kemauanmu juga belum sepenuhnya… tapi tubuhmu? Tubuhmu bereaksi padaku. Aku tuan bagi budak perawan kecil yang lagi kepanasan,” geramnya, napasnya panas menampar telingaku.

Kalista tak pernah membayangkan tunangannya akan menjualnya sebagai pelunasan utang. Sekarang ia jadi bagian dari tradisi vampir kuno yang kejam: Perburuan Darah. Di sana, mereka yang terkutuk harus lari menyelamatkan nyawa, sementara para vampir menyalurkan kesenangan dengan memburu mereka, menangkap, lalu mengikat mereka sebagai budak.

Penculiknya adalah Pangeran Kegelapan—yang paling ditakuti di antara semuanya. Pemangsa mematikan yang berabad-abad tak menemukan apa pun yang mampu membangkitkan minatnya… sampai sekarang.

Terperangkap di dunia bayang-bayang dan hasrat, Kalista harus menghadapi ujian yang mematikan, menahan godaan sang pangeran, dan menguak kebenaran tentang keberadaannya. Ketika dua musuh yang ditakdirkan saling menghancurkan justru tak bisa hidup tanpa satu sama lain… satu-satunya pilihan adalah memeluk kegelapan.
Dipilih oleh Si Kembar Vampir

Dipilih oleh Si Kembar Vampir

326 Dilihat · Sedang Berlangsung · Amarachi Gabriel
"Ini sangat salah, aku tidak seharusnya melakukan ini tapi aku tidak bisa menahan diriku, tidak lagi!" Dia mengerang, menarikku ke dalam pelukannya segera.

Sentuhan Lucien terasa dingin, namun aku terbakar panas dengan hasrat, penuh nafsu dan kebutuhan.
Bibirnya begitu lembut dan dia menciumku dengan kebutuhan yang sama yang membuat celana dalamku basah.
Tiba-tiba pintu terbuka dan saudara kembarnya masuk, mata merahnya melihat adegan itu saat aku terkejut dan merasa nikmat karena Lucien memasukkan jarinya ke dalam vaginaku yang basah.


Violet sudah terbiasa dengan perlakuan buruk dan perselingkuhan pasangannya. Tidak seperti dia bisa pergi kemana-mana, dia adalah Beta dan semua usaha pelariannya selalu berakhir dengan kekerasan.
Tetapi kemudian dia melampaui batas dengan menjualnya kepada Vampir Kembar yang terkenal.
Reed dan Liam Knight, Pangeran vampir abadi yang terkutuk yang telah bersumpah untuk tidak pernah menerima pasangan jiwa, memenangkan permainan judi melawan pasangan Violet dan untuk menghukumnya, mereka menuntut satu hal yang seharusnya sangat berharga bagi seorang werewolf, pasangannya.
Namun alih-alih melawan, dia dengan sukarela menyerahkannya kepada mereka.
Ketika mereka melihatnya, mereka berdua jatuh cinta pada pandangan pertama.
Mereka menyimpulkan bahwa itu pasti sihir mengingat ada aura misterius di sekitarnya. Mereka bahkan curiga bahwa pasangannya telah mengirimnya dengan misi untuk menghancurkan mereka.
Jadi mereka menjadikannya pelayan mereka tetapi takdir memiliki rencana berbeda dan Pangeran Kembar akan diuji kehendaknya secara mendalam.
Baca lebih lanjut untuk mengetahui bagaimana kisah harem terbalik ini berakhir.
Obat untuk Sang Miliarder

Obat untuk Sang Miliarder

240 Dilihat · Sedang Berlangsung · Leah Flores
“Lo tau nggak? Muka lo kalau lagi main catur tuh kayak orang mau ngebunuh,” gue ketawa kecil, sambil ngejepit rajanya. “Skakmat.”

Di detik itu juga, gue nangkep kilat kaget di matanya—lalu sesuatu yang gelap, pekat, yang gue sendiri nggak bisa nebak artinya.

Dia berdiri mendadak. Badannya yang tinggi bikin napas gue serasa ketahan, bayangannya jatuh menutup gue. “Nggak ada yang menang di permainan gue, Nona Valencia. Nggak ada.”


Oliver Kang, dua puluh delapan tahun, pengusaha muda tajir yang namanya disebut-sebut orang seolah uang punya bau sendiri. Di balik sikapnya yang dingin dan rapi kayak baja, dia nyimpen rahasia yang nggak bisa dia beli atau suap: kondisi langka yang bikin sentuhan manusia jadi siksaan. Kulit orang lain, bahkan cuma kena sekilas, bisa memantik nyeri yang merambat cepat, bikin tubuhnya menolak. Akhirnya dia hidup sendirian di tengah kemewahan, dikelilingi orang tapi nggak pernah benar-benar disentuh siapa pun.

Dunia yang dia susun dengan perhitungan milimeter itu retak pada satu malam—malam ketika dia memergoki Dallas Valencia sedang nyelonong di rumah besarnya, berusaha ngambil sesuatu yang bukan miliknya.

Kesepakatannya sederhana, tanpa ruang tawar: kerja jadi ART di rumahnya atau berurusan sama polisi.

Tapi semuanya berubah waktu Oliver nemuin sesuatu yang mustahil. Sentuhan Dallas—yang seharusnya bikin dia meringis, menarik diri, kesakitan—nggak memicu reaksi apa pun. Nggak ada nyeri. Nggak ada panas. Nggak ada tubuhnya yang menjerit minta lepas. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, dinding yang dia bangun rapi mulai rapuh.

Dallas Valencia nggak pernah berencana jadi ART pribadi miliarder paling dingin di kota. Rekeningnya kosong, dompetnya tipis, dan harga dirinya keras kepala. Dia nerima ultimatum itu dengan gigi terkatup, berniat bertahan dari arogansinya sampai dia bisa kabur dan balik ngatur hidupnya sendiri. Yang nggak pernah dia bayangin: dia justru jadi satu-satunya orang yang bisa nyentuh Oliver tanpa bikin pria itu tersiksa—jadi semacam penawar untuk penyakit yang udah ngurung Oliver seumur hidup.

“Apa yang lo lakuin ke gue?” suatu malam dia menjebak gue di antara tubuhnya dan dinding, suaranya rendah, serak, bikin bulu kuduk gue berdiri. “Kenapa cuma lo?”
1