2 Book(s) Related to Sweet Tragedy

Menyelamatkan Tragedi

Menyelamatkan Tragedi

355 Dilihat · Sedang Berlangsung · Bethany Donaghy
"Tugas pertamamu adalah, aku ingin kamu memotong rambutku dan mencukur janggutku."
"A-Apa?" Aku tergagap.
Aku menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan tangan yang gemetar saat aku mengambil gunting terlebih dahulu.

Aku menyisir rambut hitamnya dengan jari-jariku, merasakan ketebalan dan beratnya. Helai-helai rambut itu melilit di ujung jariku seperti makhluk hidup, seolah-olah mereka adalah perpanjangan dari kekuatannya.

Matanya menatap tajam ke arahku, intensitas hijau mereka menembus jiwaku. Seolah-olah dia bisa melihat setiap pikiran dan keinginanku, mengungkapkan kejujuran yang ada dalam diriku.

Setiap helai yang jatuh ke tanah terasa seperti bagian dari identitasnya yang terlepas, mengungkapkan sisi dirinya yang dia sembunyikan dari dunia.

Aku merasakan tangannya bergerak naik ke pahaku dan tiba-tiba memegang pinggulku, membuatku tegang di bawah sentuhannya...

"Kamu gemetar." Dia berkomentar dengan santai, sementara aku berdeham dan mengutuk dalam hati pipiku yang memerah.


Tragedi menemukan dirinya di tangan putra Alpha yang baru kembali dari perang untuk menemukan pasangannya - yang ternyata adalah dia!

Sebagai serigala yang baru saja ditolak, dia mendapati dirinya diusir dari kawanan. Dia melarikan diri dengan tergesa-gesa dan menaiki kereta kargo misterius dengan harapan bisa bertahan hidup. Sedikit yang dia tahu, keputusan ini akan membawanya ke dalam perjalanan berbahaya yang penuh dengan ketidakpastian dan bentrokan dengan Alpha terkuat di dunia...

Baca dengan risiko Anda sendiri!
Cinta yang Bersemi Lagi: Kesempatan Kedua

Cinta yang Bersemi Lagi: Kesempatan Kedua

751 Dilihat · Sedang Berlangsung · Sweet
Selama tiga tahun, aku tak lebih dari sekadar istri pajangan yang tak dianggap. Sementara suamiku, Bima sang konglomerat, menghujani perempuan simpanannya dengan kemewahan bernilai puluhan miliar rupiah, aku hanya bisa menyaksikan keluargaku didorong ke jurang kehancuran.

Dengan hati hancur, kutinggalkan surat cerai yang telah kutandatangani dan melarikan diri. Namun, mimpi buruk yang sesungguhnya baru menghantamku di sebuah rumah sakit di luar negeri: dokter menyatakan putri yang baru saja kulahirkan meninggal dunia. Saat itu juga, duniaku runtuh dan gelap gulita.

Enam tahun kemudian, aku kembali. Bukan lagi sebagai ibu rumah tangga yang lemah dan menyedihkan, melainkan sebagai seorang pakar medis jenius bertaraf internasional, didampingi oleh dua putra kembarku yang luar biasa cerdas.

Lalu, kenyataan yang memuakkan itu pun terungkap. Putriku ternyata tidak mati. Dia diculik, dikurung di balik tembok tinggi Mansion keluarga Wibowo, dan disiksa oleh simpanan Bima hingga menderita autisme. Kini, perempuan gila itu bermaksud menyingkirkanku selamanya, sementara Bima tiba-tiba saja mati-matian berusaha menjeratku agar tetap berada di sisinya, mengemis sebuah kesempatan kedua.

Tapi kali ini, aku tidak akan lari. Atas tahun-tahun yang terampas, siksaan yang diderita putriku, dan kehancuran keluargaku—aku akan memastikan kalian membayar semuanya. Berkali-kali lipat.
1