9 Book(s) Related to sarawat

Sahabat Sejati

Sahabat Sejati

1.2k Dilihat · Sedang Berlangsung · Evelyn Hartwell
Menantu perempuanku sudah menikah di keluarga kami selama tiga tahun tapi belum juga hamil. Demi meneruskan garis keturunan keluarga Pak Zhang, aku terpaksa menggantikan anakku...
Ayah Sahabat Terbaikku

Ayah Sahabat Terbaikku

982 Dilihat · Sedang Berlangsung · P.L Waites
Elona, yang berusia delapan belas tahun, sedang berada di ambang babak baru dalam hidupnya—tahun terakhirnya di SMA. Dia memiliki impian untuk menjadi model. Namun, di balik penampilan percaya dirinya, ada rahasia yang ia simpan—perasaan suka pada seseorang yang tak terduga—Pak Crane, ayah dari sahabatnya.

Tiga tahun lalu, setelah kehilangan istrinya secara tragis, Pak Crane, seorang pria yang sangat tampan, kini menjadi seorang miliarder pekerja keras, simbol kesuksesan dan rasa sakit yang tak terucapkan. Dunianya bersinggungan dengan Elona melalui sahabatnya, jalan yang mereka tinggali, dan persahabatannya dengan ayah Elona.

Suatu hari yang menentukan, sebuah kesalahan kecil mengubah segalanya. Elona secara tidak sengaja mengirimkan serangkaian foto yang agak terbuka kepada Pak Crane, yang seharusnya dikirimkan kepada sahabatnya. Saat dia duduk di meja rapat, Pak Crane menerima gambar-gambar tak terduga tersebut. Pandangannya tertahan di layar, dia harus membuat pilihan.

Apakah dia akan menghadapi pesan yang tidak disengaja itu, mempertaruhkan persahabatan yang rapuh dan mungkin membangkitkan emosi yang tak terduga?

Ataukah dia akan bergulat dengan keinginannya sendiri dalam diam, mencari cara untuk menavigasi wilayah yang belum terpetakan ini tanpa mengganggu kehidupan di sekitarnya?
Sahabat Ibu Pacarku

Sahabat Ibu Pacarku

1.1k Dilihat · Sedang Berlangsung · Elias Hawthorne
Pacar saya punya seorang sahabat cantik yang merupakan teman dekat ibunya.
Meski sudah berusia lebih dari empat puluh tahun, pesonanya masih tetap memikat.
Karena dia seorang guru tari, tubuhnya bahkan lebih bagus daripada gadis-gadis muda.
Suatu kali dia terjatuh dan cedera pinggang, dan saya diminta oleh pacar saya untuk merawatnya beberapa hari.
Akhirnya, saya benar-benar merasakan pesonanya yang luar biasa…
Diklaim oleh Sahabat Terbaik Kakakku

Diklaim oleh Sahabat Terbaik Kakakku

989 Dilihat · Sedang Berlangsung · Destiny Williams
Pada usia 22 tahun, Alyssa Bennett kembali ke kota kecil tempat asalnya, melarikan diri dari suaminya yang kasar bersama putri mereka yang berusia tujuh bulan, Zuri. Tidak dapat menghubungi kakaknya, dia dengan enggan meminta bantuan kepada sahabat-sahabat kakaknya yang brengsek, meskipun mereka pernah menyiksanya. King, penegak hukum dari geng motor kakaknya, Crimson Reapers, berniat untuk menghancurkannya. Nikolai ingin memilikinya untuk dirinya sendiri, dan Mason, yang selalu menjadi pengikut, senang bisa ikut serta dalam aksi tersebut. Saat Alyssa menavigasi dinamika berbahaya dari teman-teman kakaknya, dia harus menemukan cara untuk melindungi dirinya dan Zuri, sambil menemukan rahasia gelap yang bisa mengubah segalanya.
Ayah Sahabat Terbaikku Terlalu Menggoda

Ayah Sahabat Terbaikku Terlalu Menggoda

643 Dilihat · Sedang Berlangsung · Baby Butterfly
Aku sama sekali nggak pernah nyangka kencan butaku bakal berakhir dengan… dia.

Di kamar hotel yang remang, si pria asing itu bertanya pelan, “Aku boleh lebih dekat?”

Ini persis skenario yang pernah kubayangkan setelah patah hati ditinggal pacarku. Cara paling cepat buat mengubur rasa sakit: cari orang yang nggak kenal aku, malam yang nggak perlu diingat, lalu besok pura-pura semuanya baik-baik saja.

Saat dia mulai membantuku melepas baju, ujung-ujung jarinya menelusuri kulitku pelan, bikin bulu kudukku berdiri. Aku menahan isak yang nyaris lolos—campur aduk antara sedih yang belum selesai dan tubuhku yang tetap merespons sentuhannya.

Lalu, di sela napas yang berat, aku menangkap sesuatu yang familiar.

Aroma.

Aroma yang pernah kucium berkali-kali, di ruang tamu rumah sahabatku, di mobil yang sering menjemput kami, di jaket yang pernah kupinjam ketika hujan. Sejenak, dadaku terasa sesak, tapi aku memaksa otakku berhenti mencari-cari jawaban.

Sampai dia menunduk, bibirnya mendekat ke telingaku, dan berbisik, “Kita mulai pelan-pelan, ya…”

Kalimat itu—nada itu—cara dia menyebutnya… menghantamku seperti tamparan.

Aku menegang.

“Justin!” Aku terengah, suara itu keluar begitu saja, sementara jantungku berlari kencang, seolah mau menembus tulang rusukku.

Dan pada detik itu juga, kenyataan menabrakku tanpa ampun.

Pria yang semalaman bersamaku—pria yang kukira orang asing—adalah ayah sahabatku sendiri.


Salsa mengira kencan buta dengan orang asing akan membantunya melupakan patah hati—sampai ia sadar pria yang menghabiskan malam bersamanya adalah Justin, ayah sahabatnya.

Di hadapan godaan yang terlarang, akankah Salsa membiarkan dirinya tenggelam dalam rasa itu, meski ia tahu risikonya?
Melintasi Batas: Terjebak dengan Sahabat Sendiri

Melintasi Batas: Terjebak dengan Sahabat Sendiri

911 Dilihat · Sedang Berlangsung · Nia Kas
POV Laila

Nggak pernah sedikit pun terpikir hidup gue bakal jungkir balik begini.

Dimas dan Alex—dua sahabat gue, yang dari TK selalu jagain gue, yang selalu ada di sisi gue—ternyata sama sekali bukan orang yang gue kenal selama ini. Sejak gue delapan belas, gue udah tahu. Dan gue simpan rapat-rapat. Gue rapikan semuanya sampai kelihatan seolah nggak ada apa-apa… sampai akhirnya ketahuan juga.

Jatuh cinta sama sahabat sendiri itu bukan sesuatu yang seharusnya lo lakuin. Apalagi kalau sahabat lo itu saudara kembar.

Persahabatan kami dulu baik-baik aja, sampai suatu hari gue ninggalin mereka demi kewarasan gue sendiri. Menghilang ternyata ampuh. Gue pikir jarak bakal bikin semuanya reda. Gue pikir kalau gue lenyap, perasaan gue bakal mati pelan-pelan.

Tapi satu acara kumpul-kumpul dadakan sama teman-teman kampus kami bikin semuanya berantakan lagi. Satu malam yang harusnya cuma obrolan receh dan nostalgia malah bikin gue kebuka—gue keceplosan ngasih lihat beberapa rahasia gue.

Dan beberapa rahasia mereka.

Saat teman-teman mulai nuding-nuding, mulai nanya dengan nada yang bikin dada sesak, gue nyerah. Gue capek jadi orang yang harus pura-pura baik-baik aja. Gue capek jadi pihak yang selalu diminta jelasin, sementara mereka cuma duduk manis seolah nggak pernah ngelakuin apa-apa.

Dan yang paling bikin gue ngeri: gue baru sadar kalau acara kumpul itu dari awal cuma umpan.

Cuma akal-akalan biar mereka bisa masuk lagi ke hidup gue.

Mereka mainnya bukan main cepat. Mereka mainnya panjang. Pelan, rapi, sabar—kayak orang yang udah nentuin dari dulu kalau gue harus jadi milik mereka.

Milik mereka. Dan mereka doang.

POV Dimas

Detik gue buka pintu dan ngelihat dia berdiri di situ—cantik banget—gue langsung tahu, malam ini cuma ada dua kemungkinan: semuanya berjalan sesuai yang gue dan Alex mau, atau dia kabur.

Gue dan Alex jatuh cinta sama dia waktu gue delapan belas. Dia tujuh belas. Masih batas yang nggak boleh kami lewatin. Buat dia, kami cuma kayak abang—orang yang selalu jagain, yang selalu ada, yang selalu jadi tempat aman.

Jadi kami nunggu.

Kami nahan diri. Kami ngunci semua itu rapat-rapat, sambil pura-pura jadi sahabat terbaik. Sambil nonton dia tumbuh, nonton dia makin dewasa, makin cantik, makin jadi alasan gue sulit napas setiap kali dia ketawa.

Waktu dia menghilang, kami biarin.

Bukan karena kami nggak peduli. Tapi karena kami tahu, suatu saat dia pasti muncul lagi. Dan kalau dia nggak muncul, kami yang bakal nyamperin.

Dia pikir kami nggak tahu dia di mana.

Dia salah besar.

Gue tahu dia ke mana, sama siapa dia ngobrol, kapan dia pulang, apa yang dia makan kalau lagi capek. Gue tahu kebiasaan kecilnya yang dia sendiri nggak sadar. Gue tahu cara bikin dia luluh—cara bikin dia berhenti lari dan mulai nurut sama apa yang kami mau.

Gue cuma perlu momen yang tepat.

Dan momen itu akhirnya ada di depan mata gue, berdiri di ambang pintu, dengan tatapan yang masih sok kuat—padahal gue bisa lihat ketakutannya dari cara jemarinya kaku.

POV Alex

Laila kecil yang dulu suka nempel di gue dan Dimas sekarang udah jadi… cantik banget sampai bikin gue pengin merem. Bukan karena nggak sanggup lihat, tapi karena kalau gue terus ngelihatin, gue takut gue bakal kehilangan kendali.

Gue dan Dimas udah mutusin: dia bakal jadi punya kami.

Dia jalan-jalan di pulau itu—merasa aman, merasa jauh, merasa nggak ada yang bisa nyentuh hidupnya lagi—tanpa sadar apa yang lagi mendekat. Tanpa sadar kalau semua langkahnya dari dulu selalu ada yang ngikutin.

Satu cara atau cara lain, sahabat kami bakal berakhir di bawah kami, di ranjang kami.

Dan yang paling manis: pada akhirnya, dia bakal minta itu juga.
Hamil oleh Sahabat Terbaikku si Serigala

Hamil oleh Sahabat Terbaikku si Serigala

825 Dilihat · Sedang Berlangsung · Sheila
Dia manusia; dia serigala.

Alya Handayani sudah jatuh cinta pada Draven Blake sejak mereka sama-sama berusia tiga belas. Tanpa pernah tahu ada dunia gaib yang berjalan beriringan dengan dunia yang ia kenal, Alya terseret masuk ke wilayah yang jauh melampaui nalar dan pemahamannya.

Draven Blake—yang menyebut dirinya sendiri Tuan Alfa—adalah serigala berkuasa, kaya, dan keras kepala; laki-laki yang bersumpah akan menulis takdirnya dengan tangannya sendiri. Meski ia menyangkal Alya adalah pasangan takdirnya, Draven tetap menyimpan Alya sebagai sahabat terdekatnya, orang yang paling ia percaya. Selama lima belas tahun, Alya bertahan di sisinya, menahan harap agar ikatan mereka suatu hari tumbuh menjadi cinta yang tak perlu disembunyikan.

Lalu datang satu malam yang panas, ketika mimpi Alya terasa seperti akhirnya dikabulkan. Di bawah tatapan Draven yang tajam menusuk, Alya luluh—pada ciumannya yang menghabisi napas, pada sentuhan yang menuntut patuh seolah tubuh Alya memang miliknya.

“Kamu jauh lebih enak dari yang gue bayangin, Alya,” geramnya, suara serak berat oleh nafsu. “Gue bakal bikin kamu mencapai puncak berkali-kali sampai kamu lupa cowok lain itu ada.”

Kata-kata itu membakar dada Alya, membuat jantungnya berdegup liar. Namun di detik yang sama, ia tersadar dengan perih yang mendadak: yang berbicara barusan bukan laki-laki yang ia cintai—melainkan lapar purba seekor serigala.

Sementara itu, paman Draven yang karismatik, Maverick Blake, mengincar Percikan Alfa milik Draven untuk menaklukkan seluruh kaum serigala. Ia sudah membunuh ayah Draven demi merebut percikan itu, dan sekarang bidikannya tinggal satu: Draven. Tapi Maverick terjebak pada satu masalah—ia tak punya cukup tenaga untuk menumbangkan Draven dalam duel. Maka ia memilih jalan lain: membunuh pasangan Draven. Maverick percaya, kehilangan pasangan akan menyeret Draven ke jurang kegilaan, membuatnya rapuh, cukup lemah untuk diselesaikan. Ancaman itu justru menguatkan tekad Draven untuk tidak mengakui, apalagi mengikatkan diri pada, seorang pasangan.

Bagi Alya, Draven adalah pahlawan yang mulia, dan Maverick penjahat tanpa hati. Namun wajah bisa menipu.

Hancur oleh kekejaman dan ambisi Draven yang selama ini tersembunyi rapat, Alya akhirnya paham: lelaki yang ia cintai ternyata sebuah kebohongan. Paman yang ia takuti bukan monster seperti yang ia kira. Dengan hati yang remuk, Alya meninggalkan Draven, memilih membangun hidupnya sendiri—hidup yang tidak lagi bergantung pada janji-janji yang tak pernah diucapkan.

Namun takdir selalu punya cara mengacaukan rencana.

Tak lama kemudian, Alya tahu ia hamil—dan mendapati dirinya berada dalam pelukan Maverick, lelaki yang dulu ia yakini ingin melihatnya mati.
Kurasa Aku Tidur dengan Sahabat Terbaik Kakakku

Kurasa Aku Tidur dengan Sahabat Terbaik Kakakku

526 Dilihat · Sedang Berlangsung · PERFECT PEN
Aku menciumnya lagi untuk mengalihkan perhatiannya saat aku melonggarkan ikat pinggangnya dan menarik celana serta boksernya sekaligus. Aku menjauh dan tidak percaya dengan apa yang kulihat... Maksudku, aku tahu dia besar, tapi tidak sebesar ini, dan aku yakin dia menyadari bahwa aku terkejut.

"Ada apa, sayang... aku menakutimu ya?" Dia tersenyum, menatap mataku. Aku menjawab dengan memiringkan kepala dan tersenyum padanya.

"Kamu tahu, aku tidak menyangka kamu akan melakukan ini, aku hanya ingin..." Dia berhenti bicara ketika aku melingkarkan tanganku di sekitar kemaluannya sambil memutar lidahku di sekitar kepalanya sebelum memasukkannya ke dalam mulutku.

"Sial!!" Dia mengerang.


Hidup Dahlia Thompson berubah drastis setelah dia kembali dari perjalanan dua minggu untuk mengunjungi orang tuanya dan mendapati pacarnya, Scott Miller, berselingkuh dengan sahabatnya dari SMA, Emma Jones.

Marah dan hancur, dia memutuskan untuk pulang, tetapi berubah pikiran dan memilih untuk berpesta gila-gilaan dengan seorang asing.

Dia mabuk berat dan akhirnya menyerahkan tubuhnya kepada orang asing ini, Jason Smith, yang ternyata adalah calon bosnya dan sahabat kakaknya.
Diisi, Dimiliki, dan Disetubuhi oleh Ayah Sahabat Terbaikku

Diisi, Dimiliki, dan Disetubuhi oleh Ayah Sahabat Terbaikku

973 Dilihat · Sedang Berlangsung · Ayu Melati
Aku nggak pernah berniat menginginkan dia. Pak Gianto Rosadi—penuh tato, berbahaya, usianya dua kali lipat dariku, dan ayah dari sahabatku sendiri.

Dia seharusnya jadi wilayah terlarang. Nggak boleh disentuh. Tipe laki-laki yang cuma berani kamu bayangkan saat sendirian di kamar gelap, tanganmu nyasar di antara pahamu.

Tapi malam ketika aku memergokinya melahap perempuan lain di pinggir kolam, aku nggak sanggup memalingkan wajah.
Dan dia tahu.
Detik mata gelapnya mengunci mataku lewat pintu kaca, aku berubah jadi mangsa. Senyum kotornya cuma menjanjikan satu hal—dia tahu aku pernah menyentuh diriku sendiri sambil membayangkan dia, dan dia sama sekali nggak berniat membiarkanku lupa.

Sekarang, tiap kali aku ada di rumahnya, aku bahkan nggak bisa menarik napas tanpa kebayang mulutnya di antara kedua kakiku.
Aku meninggalkan mantan pacarku yang selingkuh, cuma untuk jatuh ke sesuatu yang jauh lebih berbahaya:
seorang pria yang bisa menghancurkanku, mematahkanku, dan bikin aku memohon agar dia menancapkan kemaluannya sementara putrinya sendiri tidur di kamar sebelah.

Dia terlalu tua. Terlalu berkuasa. Terlalu terlarang.
Tapi Pak Gianto nggak pernah minta—dia mengambil.
Dan aku nggak mau dia berhenti.
1