2 Book(s) Related to left behind novel

Serigala Betina Terkutuk

Serigala Betina Terkutuk

917 Dilihat · Sedang Berlangsung · Kasey B. 🐺
Aku membunuh pasangan pertamaku dan bertemu yang kedua

"Tidak perlu malu." Suaranya terdengar lucu.
Dalam sekejap, celananya sudah di lutut. Darius dengan cepat menyingkirkan pakaian itu dan memasukkannya ke dalam tasnya. "Semua pria sama saja di balik pakaian mereka."
Otot-otot pahanya tampak sekuat otot perutnya, dengan bekas luka yang begitu kecil dan tipis sehingga hampir tak terlihat, tapi kejantanan di antara kakinya menarik perhatianku.
Aku merapatkan lutut. Apa ini sensasi hangat di perutku?
"Aku ingin kamu naik di atas tubuhku," katanya, dan jantungku berdegup kencang.
"A-APA?!"

Alina adalah serigala betina terkutuk yang hanya bisa berubah menjadi serigala besar dalam kondisi tertentu, seperti saat dia marah. Pada malam pernikahannya, pasangannya mencoba mengungkapkan niat jahatnya, tapi Alina kehilangan kendali dan membunuhnya. Ketika dia sadar kembali, dia mendapati dirinya telanjang, hanya ditutupi oleh kemeja pria. Kemeja itu milik seorang lycan yang telah berkeliaran di perbatasan Agares mencari Luna Takdirnya. Dia mengklaim bahwa seorang gadis yang lahir dari dua lycan seharusnya menjadi pasangannya. Aroma yang tak bisa dia deskripsikan tercium olehnya.
Mungkinkah dia adalah kesempatan keduanya, yang ditakdirkan untuk mematahkan kutukan kelam yang membayangi keberadaannya?
Rubah Betina Sang Alfa

Rubah Betina Sang Alfa

406 Dilihat · Sedang Berlangsung · Thenightingale
“Aku mau lo minta-minta sama gue. Aku mau lo ngemis biar gue bikin lo lepas, sampai tubuh lo basah kuyup. Aku mau lo jungkir balik di depan gue—lemah, rapuh, gemetar karena nikmat.”

Saat itulah mata cokelat madu miliknya mendadak terbuka dan menatapku… hanya saja, warnanya bukan lagi cokelat keemasan. Bola matanya berubah jadi merah terang, pekat, menyala.

Novel ini mengandung konten dewasa


Lembut, penurut, nyaris tak bersuara. Di situlah Alya Svarna hidup—di balik topeng kecil yang rapi, yang membuat orang mengira ia gadis baik-baik yang selalu bilang “iya” dan menunduk saat diminta.

Tapi diam-diam, ia milik sebuah lingkaran eksklusif para dominatrix bertopeng yang dikenal sebagai The Vixens. Mereka bukan sekadar perempuan yang bermain kuasa; mereka “ditugaskan” untuk menempatkan orang pada tempatnya—mengajari para pria yang merasa dunia berputar di bawah telapak tangannya, bahwa ada batas yang tak bisa dilewati.

Lalu apa yang terjadi ketika Alya mendapat tugas untuk “menempatkan” bosnya sendiri, Damar Mahendra—CEO tajir melintir yang terlalu tampan sampai bikin orang malas bertanya apakah wajah seperti itu pantas dimiliki manusia, dan yang diam-diam menyimpan beberapa rahasia miliknya?

Dan apa yang terjadi ketika laki-laki itu, tanpa sengaja, membawa ketertarikannya yang aneh pada Alya bukan cuma selangkah… tapi melompat terlalu jauh?

“Keluarlah, keluarlah, Vixen kecil… Tenang aja, gue nggak gigit. Sekarang lo milik gue.”

Dia sama sekali nggak tahu—Alya bukan milik siapa-siapa.
1