2 Book(s) Related to b-ok for audiobooks

Serigala Betina Terkutuk

Serigala Betina Terkutuk

917 Dilihat · Sedang Berlangsung · Kasey B. 🐺
Aku membunuh pasangan pertamaku dan bertemu yang kedua

"Tidak perlu malu." Suaranya terdengar lucu.
Dalam sekejap, celananya sudah di lutut. Darius dengan cepat menyingkirkan pakaian itu dan memasukkannya ke dalam tasnya. "Semua pria sama saja di balik pakaian mereka."
Otot-otot pahanya tampak sekuat otot perutnya, dengan bekas luka yang begitu kecil dan tipis sehingga hampir tak terlihat, tapi kejantanan di antara kakinya menarik perhatianku.
Aku merapatkan lutut. Apa ini sensasi hangat di perutku?
"Aku ingin kamu naik di atas tubuhku," katanya, dan jantungku berdegup kencang.
"A-APA?!"

Alina adalah serigala betina terkutuk yang hanya bisa berubah menjadi serigala besar dalam kondisi tertentu, seperti saat dia marah. Pada malam pernikahannya, pasangannya mencoba mengungkapkan niat jahatnya, tapi Alina kehilangan kendali dan membunuhnya. Ketika dia sadar kembali, dia mendapati dirinya telanjang, hanya ditutupi oleh kemeja pria. Kemeja itu milik seorang lycan yang telah berkeliaran di perbatasan Agares mencari Luna Takdirnya. Dia mengklaim bahwa seorang gadis yang lahir dari dua lycan seharusnya menjadi pasangannya. Aroma yang tak bisa dia deskripsikan tercium olehnya.
Mungkinkah dia adalah kesempatan keduanya, yang ditakdirkan untuk mematahkan kutukan kelam yang membayangi keberadaannya?
Tanpa Gangguan, Tetap Berkembang

Tanpa Gangguan, Tetap Berkembang

1.1k Dilihat · Sedang Berlangsung · Gloria Fox
Sebulan sebelum hari pernikahanku, aku membakar habis gaun pengantin yang sudah susah payah kujahit dengan tanganku sendiri selama setahun penuh.

Tunanganku berdiri di sana, mendekap erat selingkuhannya yang tengah berbadan dua, lalu mencibir ke arahku. "Tanpa aku, kamu itu bukan siapa-siapa."

Aku membalikkan badan, melangkah pergi, dan mengetuk pintu kediaman pria terkaya di kota ini. "Tuan Dirgantara, tertarik dengan sebuah pernikahan bisnis? Saya menawarkan kepemilikan saham bernilai ratusan triliun rupiah—plus sebuah kerajaan bisnis di masa depan, secara cuma-cuma."
1