Sunscar

Penulis Tertanda

2 Cerita oleh Sunscar

Proposal Tak Senonoh Sang Miliarder

Proposal Tak Senonoh Sang Miliarder

961 Dilihat · Selesai · Sunscar
"Aku punya sebuah usulan." Nicholas dengan lembut mengelus kulitku sambil menatapku. "Aku ingin punya anak. Dan aku ingin kamu membantuku untuk itu." Dia ingin aku memberinya seorang anak! "Sebagai gantinya, aku akan memberimu segala yang kamu inginkan."


Yatim piatu dan tanpa tempat untuk disebut rumah, satu-satunya harapan Willow untuk kebahagiaan adalah kuliah. Ketika beasiswanya gagal, dia hanya bisa menghubungi Nicholas Rowe, seorang miliarder misterius dan sangat menggoda, untuk memberinya uang yang seharusnya dia dapatkan.

Bagaimana dia bisa tahu bahwa tidak hanya Nicholas bersedia membiayai pendidikannya, tetapi dia juga ingin Willow menjadi ibu dari anak-anaknya! Ini bukan bagian dari rencana. Namun ketika dihadapkan dengan godaan, Willow hanya bisa menerima tawaran tidak senonoh itu dan jatuh ke dalam cengkeraman pria yang lebih tua itu.

Apakah hubungan mereka akan bertahan? Apa yang akan terjadi ketika hantu masa lalu Nicholas muncul untuk memisahkan pasangan ini? Bisakah mereka bertahan dari badai?
Mencari Ayah Bayiku

Mencari Ayah Bayiku

471 Dilihat · Selesai · Sunscar
Pandora selalu membayangkan hidupnya bakal lurus-lurus saja: rumah kecil dengan pagar putih, anak dua—tambah “setengah” yang dulu sering jadi bahan bercandaan—dan tangan lelaki yang ia cintai sejak SMA menggenggam tangannya sampai tua. Ia percaya dongeng itu, sampai suatu hari lelaki itu menghilang begitu saja di jam kencan mereka, lalu tak lama kemudian Pandora memergokinya selingkuh.

Setelah resmi bercerai, Pandora kabur ke tempat yang paling mudah membuat orang lupa: kota yang lampunya tak pernah benar-benar padam. Ia membiarkan dirinya lepas, tertawa lebih keras dari biasanya, meneguk minuman tanpa menghitung, dan membiarkan malam menyeretnya ke arah yang bahkan ia tak sempat pikirkan. Ia pulang bersama seorang pria asing—malam yang liar, cepat, hangat, seakan dunia tak punya besok.

Besoknya justru datang dengan kepala yang nyut-nyutan, mulut pahit, dan ingatan yang bolong. Pandora terbangun dengan mabuk yang mengerikan, dan yang lebih memalukan: ia tak bisa mengingat nama pria itu. Bahkan wajahnya pun kabur seperti mimpi yang keburu menguap begitu mata terbuka.

Ia pikir setelah itu hidup akan kembali membosankan. Paling-paling ia hanya perlu menjaga jarak dari mantan suaminya yang tak tahu malu, menahan diri untuk tidak meledak tiap kali wanita simpanan itu berlagak menang, dan melanjutkan hari-hari seperti orang biasa yang pura-pura baik-baik saja.

Ternyata satu malam yang ia anggap sekadar pelarian menanam sesuatu yang jauh lebih besar—konsekuensi yang tak bisa dihapus dengan air dingin atau waktu. Hidup Pandora berbelok tanpa permisi, dan kali ini ia tak punya peta.

Kini Pandora harus mencari ayah dari bayinya. Namun apa yang harus ia lakukan ketika ia justru tertarik pada dokternya sendiri? Akankah ia mengubur sosok pria misterius yang dulu membuatnya tertawa di tengah kekacauan, atau ia memilih memulai ulang bersama dokter yang tampan, sopan, dan hadir dengan cara yang menenangkan?

Dan kalau masa lalu masih menyimpan taring—kalau bayang-bayang yang pernah menelannya belum mau pergi—apakah Pandora masih punya kesempatan untuk menemukan akhir bahagia?

Popular Tags

lainnya
Membawa Anda ke Fantasi.

Unduh Aplikasi AnyStories untuk menemukan lebih banyak Cerita Fantasi.

Download App