Budak Perawan Sang Pangeran Vampir
560 Dilihat · Selesai · Kika_Nava
“Aku bisa mencium birahimu… memekmu kecil, halus, seperti kuncup bunga—merah muda, bengkak, licin tercukur. Kamu suka sentuhanku, budak?” tanya pangeran vampir itu, membuka pahaku saat aku duduk di pangkuannya, hampir telanjang, di depan semua orang.
“Basah banget,” bisiknya, merapatkan pahaku lalu membukanya lagi, jelas menikmati bunyi lengket yang muncul dari sela kakiku. “Pikiranmu mungkin bukan milikku, kemauanmu juga belum sepenuhnya… tapi tubuhmu? Tubuhmu bereaksi padaku. Aku tuan bagi budak perawan kecil yang lagi kepanasan,” geramnya, napasnya panas menampar telingaku.
Kalista tak pernah membayangkan tunangannya akan menjualnya sebagai pelunasan utang. Sekarang ia jadi bagian dari tradisi vampir kuno yang kejam: Perburuan Darah. Di sana, mereka yang terkutuk harus lari menyelamatkan nyawa, sementara para vampir menyalurkan kesenangan dengan memburu mereka, menangkap, lalu mengikat mereka sebagai budak.
Penculiknya adalah Pangeran Kegelapan—yang paling ditakuti di antara semuanya. Pemangsa mematikan yang berabad-abad tak menemukan apa pun yang mampu membangkitkan minatnya… sampai sekarang.
Terperangkap di dunia bayang-bayang dan hasrat, Kalista harus menghadapi ujian yang mematikan, menahan godaan sang pangeran, dan menguak kebenaran tentang keberadaannya. Ketika dua musuh yang ditakdirkan saling menghancurkan justru tak bisa hidup tanpa satu sama lain… satu-satunya pilihan adalah memeluk kegelapan.
“Basah banget,” bisiknya, merapatkan pahaku lalu membukanya lagi, jelas menikmati bunyi lengket yang muncul dari sela kakiku. “Pikiranmu mungkin bukan milikku, kemauanmu juga belum sepenuhnya… tapi tubuhmu? Tubuhmu bereaksi padaku. Aku tuan bagi budak perawan kecil yang lagi kepanasan,” geramnya, napasnya panas menampar telingaku.
Kalista tak pernah membayangkan tunangannya akan menjualnya sebagai pelunasan utang. Sekarang ia jadi bagian dari tradisi vampir kuno yang kejam: Perburuan Darah. Di sana, mereka yang terkutuk harus lari menyelamatkan nyawa, sementara para vampir menyalurkan kesenangan dengan memburu mereka, menangkap, lalu mengikat mereka sebagai budak.
Penculiknya adalah Pangeran Kegelapan—yang paling ditakuti di antara semuanya. Pemangsa mematikan yang berabad-abad tak menemukan apa pun yang mampu membangkitkan minatnya… sampai sekarang.
Terperangkap di dunia bayang-bayang dan hasrat, Kalista harus menghadapi ujian yang mematikan, menahan godaan sang pangeran, dan menguak kebenaran tentang keberadaannya. Ketika dua musuh yang ditakdirkan saling menghancurkan justru tak bisa hidup tanpa satu sama lain… satu-satunya pilihan adalah memeluk kegelapan.




